Emang ada undang-undangnya ya gerombolan pembantu polisi yang bisa main 
hakim dan mengambil tindakan kekerasan semau sendiri?
Kenapa ga dibubarin aja polisi sekalian biar FPI jadi gantinya terus ga 
usah ada hukum di negara kita?


Syaikhul Amin - MTD wrote:
>
> Melakukan kekerasan atas nama agama koq bangga? Aneh...:-(
> Membantu polisi? Emang dengan adanya gerombolan FPI ini kemaksiatan jadi
> berkurang? Korupsi berkurang? Jakarta jadi bertambah aman? Aneh dan Lucu
> deh...
>
> Saya sih berharap rizieq shihab jadi sadar dan tidak bertambah sombong
> karena merasa jadi pahlawan, bukan apa2 dakwah model seperti ini adalah
> ngawur...
>
> Kalau kekerasan ditebarkan maka ujung2nya akan ada kekerasan berikutnya,
> spt dilansir berita dibawah ini:
> - *23 Juli 2000 <http://id.wikipedia.org/wiki/23_Juli 
> <http://id.wikipedia.org/wiki/23_Juli>>* Al-Habib Sholeh
> Alattas, penasihat FPI ditembak hingga terbunuh di
> Jakarta<http://id.wikipedia.org/wiki/Jakarta 
> <http://id.wikipedia.org/wiki/Jakarta>>
> - *24 Juli 2000 <http://id.wikipedia.org/wiki/24_Juli 
> <http://id.wikipedia.org/wiki/24_Juli>>* KH. Cecep
> Bustomi,
> deklarator FPI, diberondong tembakan hingga tewas di
> Serang<http://id.wikipedia.org/wiki/Serang 
> <http://id.wikipedia.org/wiki/Serang>>
>
> Matinya cecep bustomi itu mengenaskan dan tidak ada satu orang pun yg
> mau menolongnya kecuali kawanan gerombolannya. Ya asal muasalnya
> masyarakat sekitar pandeglang-serang sudah kesal dengan ulahnya yg suka
> membubarkan seenaknya orang yg lagi hajatan (gara2 ada "tanggapan" organ
> tunggal dan biduannya) akibatnya ya itu, begitu ada yg memberondong
> dibiarkan saja dan tak satu pun yg merasa kasihan dan sampai sekarang
> kasusnya juga nggak jelas alias dianggap selesai.
>
> -----Original Message-----
> From: [email protected] <mailto:kmnu2000%40yahoogroups.com> 
> [mailto:[email protected] <mailto:kmnu2000%40yahoogroups.com>] On
> Behalf Of Halimi Zuhdy
> Sent: Thursday, June 12, 2008 10:54 AM
> To: [email protected] <mailto:kmnu2000%40yahoogroups.com>
> Cc: [EMAIL PROTECTED] <mailto:mahasiswa-ksu%40yahoogroups.com>
> Subject: [kmnu2000] Sisi yang Tidak Diekspos Media Tentang FPI
>
> ...
>
> Sejak berdiri pada tahun 1998, FPI memang getol memerangi tempat-tempat
> maksiat. "Sudah banyak tokoh dan elemen Islam yang menyampaikan amar
> ma'ruf, maka kami memang mengkhususkan diri pada Nahyi Munkar. Tapi
> tentu dengan prosedur yang benar secara hukum formal, " demikian ujar
> Habib Rizieq.
> Keberanian FPI ini dalam menggempur lokasi-lokasi kemaksiatan memang
> tidak main-main. Rumah-rumah pelacuran, rumah judi, termasuk kantor
> tempat raja media porno dunia "Playboy"di Jakarta, semua diganyang oleh
> laskar Islam yang satu ini. Bagi media massa, baik cetak, radio, maupun
> teve, tindakan FPI tersebut memang merupakan berita yang layak dijadikan
> tajuk utama. Sayangnya, media-media yang juga banyak disusupi kelompok
> liberal dan kelompok penyuka kemaksiatan ini yang diekspos adalah
> kekerasan FPI semata.
> Padahal, kekerasan atau penyerbuan yang dilakukan FPI merupakan jalan
> terakhir yang terpaksa diambil FPI setelah melewati berlapis-lapis
> prosedur, di antaranya mendesak kepolisian untuk berbuat.
>
> "Media massa hanya mengekspos hal itu, tapi tidak memuat apa yang kami
> lakukan sebelum itu, " ujar Habib Rizieq dalam sebuah pertemuan beberapa
> waktu lalu.
>
> Penyerbuan atau pengrusakkan merupakan langkah terakhir yang diambil FPI
> setelah melewati tahap-tahap sebelumnya. Habib Rizieq memaparkan, "Jika
> ada informasi yang menyebutkan di suatu tempat ada lokasi yang tidak
> beres, maka kami biasanya mengirim intelijen kami yang terdiri dari
> beberapa orang untuk menggali informasi yang valid. Jika benar itu
> tempat yang tidak beres, maka ada dua pengelompokkan yang FPI lihat.
> Jika tempat maksiat itu didukung warga sekitar dalam arti banyak warga
> sekitar yang mencari nafkah di sana dan menggantungkan hidupnya di sana,
> maka kami kirim ustadz untuk memberi pencerahan. Ini sisi amar ma'ruf
> FPI. Kami mendirikan pengajian dan sebagainya."
> "Namun jika tempat maksiat itu ternyata meresahkan warga sekitar, dan
> banyak yang dilindungi oleh preman terorganisir atau malah ada oknum
> aparat yang ikut melindungi, maka kami biasanya melayangkan surat
> pemberitahuan kepada pihak kepolisian agar polisi bisa bersifat
> pro-aktif. Jika sampai waktu yang kami minta belum ada tindakan apa pun
> juga dari kepolisian, kami melayangkan surat kembali mendesak agar
> aparat segera turun tangan. Ini kami lakukan sampai tiga kali. Namun
> jika aparat ternyata diam terus, tidak menunjukkan itikad baik untuk
> menyikat kemaksiatan, maka FPI pun segera mengirim surat pemberitahuan
> bahwa FPI akan mengirim laskarnya ke tempat tersebut untuk membantu
> tugas kepolisian. Ini semata-mata kami lakukan karena polisi tidak
> bertindak, " lanjut Habib.
> "Kami membantu tugas kepolisian. Ini patut diberi tekanan. Karena polisi
> terlalu sibuk sehingga tempat maksiat tersebut tetap berjalan dengan
> aman dalam meracuni masyarakat, maka laskar kami yang turun. Selain
> memberi surat kepada polisi, kami pun melayangkan surat pemberitahuan
> berlapis-lapis kepada pengeloal tempat kemaksiatan itu, dan biasanya
> mereka membandel karena menganggap polisi saja tidak berani
> membereskannya, apalagi FPI. Tapi sekali lagi saya tekankan. FPI
> berjuang untuk menegakkan agama Allah, jadi kami tidak kenal takut
> terhadap segala kemaksiatan. Mereka yang berada di jalan setan saja
> berani, masak kami yang berjaung di jalan Allah harus takut?" tegas
> Habib.
>
> "Sisi inilah yang jarang diekspos media massa sehingga masyarakat banyak
> tahunya kami ini organisasi anarkis. Padahal kami telah melakukan
> berlapis-lapis peringatan, bahkan berkoordinasi dengan kepolisian dan
> sebagainya, " tambah Habib.
> Sebenarnya, media-media massa di negeri ini banyak yang mengetahui hal
> tersebut. Namun disebabkan mereka memang banyak yang berkepentingan agar
> FPI bubar, maka yang diberitakan adalah sisi kekerasan dari FPI.
> Padahal, FPI hanya membantu tugas kepolisian yang terlalu sibuk dengan
> tugas-tugas rutin seperti "razia" di jalan-jalan dan sebagainya. (rz)
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
> ------------------------------------
>
> __________________________________________________________
> http://www.numesir.org <http://www.numesir.org> untuk informasi 
> tentang Cabang Istimewa NU Mesir
> dan KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah.
> ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
> Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda
> harus meninggalkan forum ini silakan kirim email ke:
> [EMAIL PROTECTED] 
> <mailto:kmnu2000-unsubscribe%40yahoogroups.com>
> Yahoo! Groups Links
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>  



[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke