http://www.kompas.com/read/xml/2008/06/12/15370712/kepala.polri.akkbb.yang.cari.masalah

Assalamu`alaykum,

JAKARTA, KAMIS - Insiden bentrokan antara mahasiswa Universitas Nasional (Unas) 
dan aparat kepolisian pada 24 Mei lalu menjadi salah satu hal yang ditanyakan 
anggota Komisi III DPR kepada Kapolri Jenderal (Pol) Sutanto yang berlangsung 
di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (12/6).

Menurut Kapolri, jika saja Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan 
Berkeyakinan (AKKBB) mengikuti rute yang sudah disepakati, maka insiden 
tersebut tidak akan terjadi. Rute yang seharusnya dilalui AKKBB, jelas dia, 
Gambir-Kedubes AS-Air Mancur-BI-Thamrin-HI. Di lokasi tersebut sudah 
ditempatkan sekitar 400 personel.

"Rute-rute tersebut sudah diamankan, tapi AKKBB tidak menepati janji. Kalau 
menepati rute mereka, pasti tidak akan terjadi (bentrokan). Kalau polisi 
dibilang tidak siap, tidak tepat. Mereka (AKKBB) sendiri yang cari masalah," 
ujar Kapolri menjawab pertanyaan anggota Dewan. Pihak kepolisian sendiri 
menurunkan sekitar 10.000 hingga 14.000 orang. Sementara jumlah massa yang 
melakukan aksi 6.000 orang.

Di sela-sela raker, kepada wartawan, Kapolri juga mengatakan agar masyarakat 
turut aktif mencegah terjadinya tindak kekerasan. "Kita harus menyikapi situasi 
dengan jernih dan arif. Jangan sampai terjadi tindakan kekerasan dan jatuh 
korban," kata dia. (ING)


Wassalam,
HarryMau
"al Jaahilu laa Ya`lamu Rutbata Nafsih, Fakayfa Ya`rifu Rutbata Ghayrih?"

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke