sangat menarik...
tapi untuk statemen yang terakhir mengenai anjuran menggundul kepala, apakah 
anda punya bukti bahwa orang-orang wahabi itu menyuruh pengikutnya menggundul 
rambut? sependek pengetahuan saya, Imam Ahmad, sebagai imam mazhab fikih orang 
wahabi ini, berpendapat bahwa orang yang menggundul rambutnya tanpa alasan yang 
tepat (alasan tepat seperti jika orang tersebut melakukan tahallul haji atau 
umrah) maka hukumnya adalah makruh. menurut beliau, karena gundul adalah ciri 
orang khawarij, sebagaimana disebutkan dalam hadits yang anda sebutkan.
wallahu a'lam


--- On Tue, 6/17/08, Putra Rama <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: Putra Rama <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [kmnu2000] FWD: Wahabi ???
To: [EMAIL PROTECTED]
Cc: [EMAIL PROTECTED], [email protected], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL 
PROTECTED], [EMAIL PROTECTED]
Date: Tuesday, June 17, 2008, 9:21 AM










    
            ---------- Forwarded message ----------

From: Ibu.Bambang <Ibu.Bambang@ gmail.com>

Date: Jun 17, 2008 8:10 PM

Subject: Wahabi ???

To: [EMAIL PROTECTED] s.com

Cc: [EMAIL PROTECTED] ps.com



Bapak/Ibu YTH



Coba di cek deh di http://pahamwahabi. blogspot. com/



kok ciri-ciri Wahabi ada semua di FPI ya ?



Terutama setelah membandingkan dgn http:/aksifpi. blogspot. com



Padahal khan banyak hadis2 Nabi yg telah meramalkan kedatangan kaum Wahabi ini.



Seperti tertulis di bawah ini :

 



Hadits-hadits yang memberitakan akan datangnya Faham Wahabi. 



Sungguh Nabi s a w telah memberitakan tentang golongan Khawarij ini dalam 
beberapa hadits beliau, maka hadits-hadits seperti itu adalah merupakan tanda 
kenabian beliau s a w, karena termasuk memberitakan sesuatu yang masih ghaib 
(belum terjadi). Seluruh hadits-hadits ini adalah shahih, sebagaimana terdapat 
dalam kitab shahih BUKHARI & MUSLIM dan sebagian yang lain terdapat dalam 
selain kedua kitab tsb. Hadits-hadits itu antara lain: 



1. Fitnah itu datangnya dari sini, fitnah itu datangnya dari arah sini, sambil 
menunjuk ke arah timur (Najed-pen ). 



2. Akan muncul segolongan manusia dari arah timur, mereka membaca Al Qur'an 
tetapi tidak bisa membersihkannya, mereka keluar dari agamanya seperti anak 
panah yang keluar dari busurnya dan mereka tidak akan kembali ke agama hingga 
anak panah itu bisa kembali ketempatnya (busurnya), tanda-tanda mereka bercukur 
kepala (plontos - pen). 



3. Akan ada dalam ummatku perselisihan dan perpecahan kaum yang indah 
perkataannya namun jelek perbuatannya. Mereka membaca Al Qur'an, tetapi 
keimanan mereka tidak sampai mengobatinya, mereka keluar dari agama seperti 
keluarnya anak panah dari busurnya, yang tidak akan kembali seperti tidak 
kembalinya anak panah ketempatnya. Mereka adalah sejelek-jelek makhluk, maka 
berbahagialah orang yang membunuh mereka atau dibunuh mereka. Mereka menyeru 
kepada kitab Allah, tetapi sedikitpun ajaran Allah tidak terdapat pada diri 
mereka. Orang yang membunuh mereka adalah lebih utama menurut Allah. 
Tanda-tanda mereka adalah bercukur kepala (plontos - pen). 



4. Di Akhir zaman nanti akan keluar segolongan kaum yang pandai bicara tetapi 
bodoh tingkah lakunya, mereka berbicara dengan sabda Rasulullah dan membaca Al 
Qur'an namun tidak sampai melewati kerongkongan mereka, meraka keluar dari 
agama seperti anak panah keluar dari busurnya, maka apabila kamu bertemu dengan 
mereka bunuhlah, karena membunuh mereka adalah mendapat pahala disisi Allah 
pada hari kiamat. 



5. Akan keluar dari arah timur segolongan manusia yang membaca Al Qur'an namun 
tidak sampai mengobati mereka, mereka keluar dari agama seperti anak panah 
keluar dari busurnya, mereka tidak akan bisa kembali seperti anak panah yang 
tak akan kembali ketempatnya, tanda-tanda mereka ialah bercukur kepala (plontos 
- pen). 



6. Kepala kafir itu seperti (orang yang datang dari) arah timur, sedang 
kemegahan dan kesombongan (nya) adalah (seperti kemegahan dan kesombongan 
orang-orang yang) ahli dalam (menunggang) kuda dan onta. 



7. Dari arah sini inilah datangnya fitnah, sambil mengisyaratkan ke arah timur 
(Najed - pen). 



8. Hati menjadi kasar, air bah akan muncul disebelah timur dan keimanan di 
lingkungan penduduk Hijaz (pada saat itu penduduk Hijaz terutama kaum muslimin 
Makkah dan Madinah adalah orang-orang yang paling gigih melawan Wahabi dari 
sebelah timur / Najed - pen). 



9. (Nabi s a w berdo'a) Ya Allah, berikan kami berkah dalam negeri Syam dan 
Yaman, para sahabat berkata: Dan dari Najed, wahai Rasulullah, beliau berdo'a: 
Ya Allah, berikan kami berkah dalam negeri Syam dan Yaman, dan pada yang ketiga 
kalinya beliau s a w bersabda: Di sana (Najed) akan ada keguncangan fitnah 
serta disana pula akan muncul tanduk syaitan. 



10. Akan keluar dari arah timur segolongan manusia yang membaca Al Qur'an namun 
tidak sampai membersihkan mereka. Ketika putus dalam satu kurun, maka muncul 
lagi dalam kurun yang lain, hingga adalah mereka yang terakhir bersama-sama 
dengan dajjal. 



Dalam hadits-hadits tsb dijelaskan, bahwa tanda-tanda mereka adalah bercukur 
kepala (plontos - pen). Dan ini adalah merupakan nash atau perkataan yang jelas 
ditujukan kepada kaum khawarijin yang datang dari arah timur, yakni para 
penganut Ibnu Abdil Wahab, karena dia telah memerintahkan setiap pengikutnya 
bercukur rambut kepalanya hingga mereka yang mengikut kepadanya tidaklah 
dibolehkan berpaling dari majelisnya sebelum melakukan perintah tsb (bercukur - 
plontos). Hal seperti ini tidak pernah terjadi sebelumnya dari aliran-aliran 
SESAT lainnya. Oleh sebab itu, hadits-hadits tsb jelas ditujukan kepada mereka, 
sebagaimana apa yang telah dikatakan oleh Sayyid Abdurrahman Al-Ahdal, seorang 
mufti di Zubaid. Beliau r a berkata: "Tidak usah seseorang menulis suatu buku 
untuk menolak Ibnu Abdil Wahhab, akan tetapi sudah cukup ditolak oleh 
hadits-hadits Rasulullah s a w itu sendiri yang telah menegaskan bahwa 
tanda-tanda mereka adalah bercukur (gundul), karena

 ahli bid'ah sebelumnya tidaklah pernah berbuat demikian selain mereka."



Muhammad bin Abdul Wahhab (pendiri Wahabisme - pen) sungguh pernah juga 
memerintah kaum wanitanya untuk bercukur (gundul - pen). Pada suatu saat ada 
seorang wanita masuk agamanya dan memperbarui Islamnya sesuai dengan doktrin 
yang dia masukkan, lalu dia memerintahkan wanita itu bercukur kepala (gundul 
pacul - pen). Kemudian wanita itu menjawab: "anda memerintahkan kaum lelaki 
bercukur kepala, seandainya anda memerintahkan mereka bercukur jenggot mereka 
maka boleh anda memerintahkan kaum wanita mencukur rambut kepalanya, karena 
rambut kaum wanita adalah kedudukannya sama dengan jenggot kaum lelaki".Maka 
dia kebingungan dan tidak bisa berkata apa-apa terhadap wanita itu. Lalu kenapa 
dia melakukan hal itu, tiada lain adalah untuk membenarkan sabda Nabi s a w 
atas dirinya dan para pengikutnya, yang dijelaskan bahwa tanda-tanda mereka 
adalah bercukur (gundul/plontos) . Jadi apa yang dia lalukan itu semata-mata 
membuktikan kalau Nabi s a w itu benar dalam

 segala apa yang disabdakan.

 

Salam




      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke