http://www.gatra.com/artikel.php?id=115821
Insiden Monas Polisi: Silahkan Tangkap Orang yang Bawa Pistol Jakarta, 19 Juni 2008 14:48 Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ketut Untung Yoga Ana mempersilahkan siapa saja, termasuk aktivis Forum Umat Islam (FUI) dan Front Pembela Islam (FPI), ikut menangkap orang yang diduga membawa pistol dalam insiden Monas, Minggu (1/6). "Kalau memang ada yang mengetahui keberadaan orang yang disebut-sebut membawa pistol, langsung saja ditangkap. Tidak harus polisi yang menangkap /kok/," katanya di Jakarta, Kamis (19/6). Yoga mengatakan, semua warga negara mempunyai hak yang sama untuk menangkap siapa saja yang berbuat kriminal. "Yang tidak boleh adalah menghakimi seseorang setelah menangkap. Begitu tertangkap, ya harus diserahkan ke polisi untuk diproses hukum. Masyarakat tidak berhak memproses hukum sendiri," katanya. Menurutnya, Polda Metro Jaya belum berhasil menangkap orang itu, karena identitasnya belum dapat dikenali. "Maunya sih, kami tangkap secepatnya tapi bagaimana menangkapnya kalau keberadaan orangnya sendiri belum jelas," katanya. Sebelumnya, Sekretaris Jenderal FUI Muhammad Al-Alkhathath menyatakan kekecewaannya atas lambannya Polda Metro Jaya, dalam upayanya untuk menangkap orang yang membawa pistol tersebut. Pihak kepolisian, kata Al-Alkhathath, tidak adil sebab begitu menangani kasus FPI maka bertindak cepat namun terhadap pihak lain sangat lamban. Dalam insiden Monas itu, belasan aktivis anggota Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB) luka-luka akibat diserang massa FPI. Polda Metro Jaya telah menahan sembilan tersangka termasuk Ketua FPI Habib Rizieq Shihab dan Panglima Komando Laskar Islam Munarman. Sementara, sebanyak 11 anggota FPI lainnya masih buron. Namun, pihak FPI melaporkan balik kasus ini sehingga polisi pun juga memproses dengan memanggil para aktivis AKKBB namun hingga kini belum satupun yang diperiksa. Polda Metro Jaya sebenarnya juga pernah memanggil tiga tokoh AKKBB. Namun, mereka mangkir. *[TMA, Ant]* [Non-text portions of this message have been removed]
