Mahasiswa akan sasar Mabes Polri dan MPR/DPR
Berita yang berikut ini menunjukkan bahwa aksi-aksi oleh kalangan pemuda/mahasiswa untuk menuntut pertanggungan jawab kepolisian mengenai meninggalnya mahasiswa Unas Maftuh Fauzi dan menentang kenaikan harga BBM mulai marak kembali. Aksi yang dilakukan oleh Aliansi Mahasiswa Unas ditujukan terhadap Mabes Polri, sedangkan aksi oleh TALI Generasi (Temu Aktivis Lintas Gnerasi) dilakukan di depan gedung DPR/MPR dengan diikuti oleh aktivis-aktivis dari 22 provinsi (Baca berita lainnya di Berbagai berita tentang Unas) Sebagian dari peserta aksi-aksi ini telah tidur dalam tenda-tenda di sekitar Tugu Proklamasi dan juga di lantai berlapiskan koran dan spandoek di dekat DPR. Di antara thema-thema politik yang penting-penting yang diangkat dalam aksi-aksi ini terdapat tuntutan untuk menasionalisasi aset tambang minyak dan gas. Perlawanan kalangan mahasiswa terhadap dikuasainya tambang-tambang minyak/gas dan bahan penting lainnya oleh modal besar asing mencerminkan juga aspirasi banyak kalangan di Indonesia, yang terdiri dari kaum intelektual, tokoh-tokoh terkemuka, dan berbagai organisasi massa. Kita bisa sama-sama melihat bahwa gerakan mahasiswa dan rakyat dalam perjuangan melawan kenaikan harga BBM dan berbagai politik pemerintahan SBY-JK yang menyengsarakan rakyat masih terus berkembang dan makin mendalam. A. Umar Said = = = = Berikut ini adalah berita yang disiarkan oleh Tempo Interaktif tanggal 24 Juni 2008 : Aliansi Solidaritas Mahasiswa Uiversitas Nasional (Unas) akan menggelar aksi bersama di depan Markas Besar Polri, Jalan Trunojoyo III Jakarta Selatan sekitar pukul 15.00 WIB, Selasa (24/6). Aksi akan diikuti sekitar 400 mahasiswa. Mereka menuntut pertanggungjawaban kepolisian terhadap tewasnya mahasiswa Mufti Fauzi. "Kami mendesak mencopot polisi yang terlibat," kata salah satu Koordinator Aliansi Ceppy Febrinika Bahtiar ketika dihubungi Selasa (24/6). Aksi massa diikuti mahasiswa Universitas Indonesia, Universitas Mustopo, Universitas Islam Negri Ciputat, Universitas Kristen Indonesia, Universitas Bung Karno, Universitas Muhammadiyah Jakarta, Universitas Pancasila dan ISIP Jakarta. Aksi serupa berlangsung di depan gedung MPR/DPR. Temu Aktivis Lintas Generasi (Tali Generasi) menggelar aksinya pada 11.00 WIB. "Massa aksi datang dari 22 propinsi," kata Ketua Panitia Nasional Tali Generasi Jefry Silalahi. Aksi diikuti aktivis mahasiswa 2000 menuntut pembatalan kenaikan bahan bakar minyak, nasionalisasi aset tambang dan minyak gas serta turunnya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono-Wakil Presiden Jussuf Kalla. Menurut Jefry, aksi akan diikuti sekitar 4.000 orang. Mereka bertekad tetap menduduki gedung DPR/MPR hingga tuntutannya dipenuhi. (Demikian berita Tempo Interaktif) No virus found in this outgoing message. Checked by AVG. Version: 7.5.524 / Virus Database: 270.4.1/1513 - Release Date: 22/06/2008 07:52 [Non-text portions of this message have been removed]
