Assalamu'alaikum wrwb
Bpk gembira sekali mendapat berita ini 
Kalau tidak keberatan bpk ingin alamat e-mail
Komunitas NU di Amerika.
wassalam


--- On Mon, 6/30/08, Mukhlisin <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: Mukhlisin <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Re: [kmnu2000] Komunitas NU di AS
To: [email protected]
Date: Monday, June 30, 2008, 6:58 PM

Wa'alaikum salam, apakabar mas Daniar?
Sudah lama+jarang sekali sampean tidak muncul dimilist ini.
Dan ketika saya pertama membaca press release ini terus terang saya 
mencari2 nama sampean dibarisan para penggagas dan deklarator KNU-AS 
tapi karena tidak menemukan akhirnya aku posting saja ke kmnu dan 
alhamadullillah sampean muncul juga.
Kalau boleh tau, apakah sampean suka ketemu dengan kawan2 KNU-AS ini?

Salam,
Mukhlisin

Daniar, Mohamad wrote:
> Assalaamu'alaikum wr, wb,
>
> Selain produktif dalam mendapatkan gelar juara di major league beberapa
> tahun terakhir ini (Red Sox (World Champion 2007), Patriots (AFC 2007,
Super
> Bowl 2004) dan terakhir Celtics (NBA 2008) ). Boston ternyata produktif
juga
> menjadi tempat deklarasi organisasi keagamaan Indonesia.
> Setelah Muhammadiyah mendeklarasikan Cabang Istimewa-nya di Boston awal
> tahun ini, kemarin giliran komunitas NU mendeklarasikan berdirinya
Komunitas
> NU Amerika Serikat.
>
> Selamat. Ditunggu kiprahnya. Semoga ketiga masalah utama yang menjadi
> keprihatinan mereka seperti yang disebut press release yang saya terima di
> bawah, bisa diselesaikan atau paling tidak mendapatkan sumbangan pemecahan
> dari KNU-AS.
>
>
> wassalaam,
>
> Mohamad Daniar
> Boston - Massachusetts
>
>
> ==================================================
>
>
>  *Press Release*
>
> *KOMUNITAS NU AMERIKA SERIKAT: ISLAM-BARAT HARUS SALING MEMPERKAYA*
>
>
> Boston (29 Juni 2008)—Dunia Islam dan Barat tidak harus dipandang secara
> antagonis dan bertentangan. Keduanya harus saling melengkapi dan
memperkaya.
> Itulah pikiran utama yang mengemuka dalam acara deklarasi berdirinya
> Komunitas Nahdlatul Ulama Amerika Serikat (KNU-AS) hari ini di Boston,
> Massachusetts, Amerika Serikat.
>
> Sejumlah aktivis NU di AS yang terlibat dalam persiapan pendirian KNU-AS
> hadir dalam deklarasi ini. Mereka adalah Sumanto Al-Qurtubi dan Achmad
Tohe,
> keduanya adalah mahasiswa PhD Boston University, Achmad Munjid, mahasiswa
> PhD di Temple University, dan Ulil Abshar Abdalla, mahasiswa PhD Harvard
> University.
>
> "Bagi kami, hubungan dunia Islam dan Barat tidak harus antagonis.
Islam
> justru bisa memberikan kontribusi positif bagi dunia Barat. Begitu pula
> perjumpaan dunia Islam-Barat bisa memberikan kontribusi positif bagi dunia
> Islam," demikian bunyi deklarasi yang dibacakan oleh Ulil
Abshar-Abdalla.
>
> "Bagi kami, keindonesiaan dan keislaman bersifat saling melengkapi
dan
> memperkaya," tegas deklarasi itu lebih lanjut.
>
> Prof. Salahuddin Kafrawi, aktivis NU yang sekarang menjadi profesor
filsafat
> Islam di William and Hobart College, Geneva, New York, mendukung pemikiran
> tersebut. Dalam pandangan Prof. Kafrawi yang juga salah satu deklarator
> KNU-AS itu, identitas keislaman dan keamerikaan juga tak harus
> dipertentangkan. Keduanya bisa saling berdialog secara produktif.
>
> Seperti diungkapkan oleh Sumanto al-Qurtuby yang memberikan pengantar
> sebelum pembacaan deklarasi, ada tiga masalah utama yang menjadi
> keprihatinan para deklator KNU-AS. Pertama, hubungan dunia Islam-Barat
yang
> masih diwarnai oleh prasangka. Kedua, kehidupan berbangsa dan bernegara
yang
> memprihatinkan. Ketiga, melemahnya vitalitas Nahdlatul Ulama sebagai ormas
> keagamaan.
>
> Dalam pandangan Achmad Munjid, aktivis NU yang menjadi salah satu motor
> utama KNU-AS ini, visi keislaman NU kurang berhasil diterjemahkan dalam
> konteks masyarakat modern. Visi keislaman yang ditawarkan oleh
> "gerakan-gerakan Islam baru" tampaknya jauh lebih memikat
generasi Islam
> sekarang.
>
> "Tantangan NU adalah bagaimana melakukan kontekstualisasi visi
keislaman *
> ala* NU dalam konteks yang sudah berubah saat ini," tegas Munjid.
>
> "Dengan berdirinya KNU-AS ini, kami juga hendak menyumbangkan
> gagasan-gagasan segar dalam wacana keislaman di tanah air," tambah
Munjid
> lagi.
>
> Meskipun merupakan wadah umat Islam Amerika Serikat yang memiliki hubungan
> kultural dan keagamaan dengan tradisi NU, namun KNU-AS berusaha merumuskan
> identitas ke-NU-an yang terbuka.
>
> "Kami mendefinisikan diri sebagai umat Islam dalam tradisi Sunni,
Asy'ari,
> dan mazhab empat, namun terbuka pada keragaman sekte, aliran dan
> mazhab-mazhab yang ada dalam masyarakat Islam, baik di Amerika, Indonesia,
> atau dunia Islam secara umum" tegas Achmad Tohe, aktivis NU yang
sekarang
> sedang menempuh program PhD di Boston, University.
>
> "Kami ingin mempertahankan tradisi Asy'ariyah dan mazhab empat,
tetapi kami
> juga ingin agar tradisi itu terbuka pada kemungkinan tafsir baru,"
kata
> Syamsul Ma'arif, mahasiswa PhD di Arizona State University.
>
> Deklarasi ini juga dihadiri oleh Sukidi Mulyadi, pemikir muda Muhammadiyah
> yang sekarang menempuh program PhD di Harvard University, dan Jajang
> Jahroni, mahasiswa PhD di Boston University.
>
> Deklarasi ditutup dengan do'a yang dibacakan oleh Sukidi Mulyadi yang
> mewakili Muhammadiyah dan Achmad Munjid yang mewakili NU.
>
> "Agar NU dan Muhammadiyah bisa bekerjasama untuk mengembangkan
pemahaman
> Islam yang kontekstual dan progresif di Amerika," tegas Ulil
mengomentari
> doa yang dibacakan dua wakil dari ormas besar Islam di Indonesia itu.
>
> Sejumlah aktivis NU di AS terlibat dalam persiapan pendirian organisasi
ini.
> Mereka adalah Sumanto Al Qurtuby, mahasiswa PhD Boston University, Achmad
> Munjid, mahasiswa PhD Temple University, Achmad Tohe, mahasiswa PhD Boston
> University, Muhammad Abdun Nasir, mahasiswa PhD Emory University, Kustim
> Wibowo, ketua Departemen Manajemen Sistem Informasi di Eberly
> College-Indiana University of Pennsylvania, Akhmad Sahal, mahasiswa PhD
> University of Pennsylvania, Ahmad Rafiq, mahasiswa PhD Temple University,
> Syamsul Ma'arif, mahasiswa PhD Arizona State University, Munajat,
mahasiswa
> PhD Texas A & M University, Salahuddin Kafrawi, professor filsafat
Islam di
> William and Hobart College (Geneva, New York), Dadi Darmadi, mahasiswa PhD
> Harvard University, Ulil Abshar-Abdalla, mahasiswa PhD Harvard University,
> Saiful Umam, mahasiswa PhD University of Hawaii at Menoa, Hasan Basri,
> *visiting
> fellow* di Temple University, dan Mustaghfiroh Rahayu, mahasiswa MA di
> Florida International University, Miami.****
>
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
> ------------------------------------
>
> ______________________________________________________________________
> http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir
dan KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah.
> ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
> Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda
harus meninggalkan forum ini silakan kirim email ke: 
> [EMAIL PROTECTED] 
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
>   


------------------------------------

______________________________________________________________________
http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir dan
KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda harus
meninggalkan forum ini silakan kirim email ke: 
[EMAIL PROTECTED] 
Yahoo! Groups Links




      

[Non-text portions of this message have been removed]


------------------------------------

______________________________________________________________________
http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir dan 
KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda harus 
meninggalkan forum ini silakan kirim email ke: 
[EMAIL PROTECTED] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke