KANG MUKH,

 

Kasus jateng itu sebuah blunder bagaimana peran kyai yg begitu sentral,
sampeyan tahu tuan rumahnya siapa kan?

Yg dikehendaki oleh beliau siapa? Kalau Cuma yg mimpin sidang kyai
hasyim (walau sbg ketua pbnu) atau siapapun yg memimpin sidang, tidak
akan berpengaruh terhadap jalannya sidang selama tuan rumah menghendaki
demikian.  So, beginilah NU jawa tengah? Saya tidak akan memposisikan
kepada siapa harus berpihak, mbah sahal atau kyai masruri.......dan
kedepan kelihatannya akan terus mendung kondisinya.

 

Btw, saya lagi senang sekarang dengan terpilihnya kembali Almukarrom
Abah Habib Luthfi menjadi idaroh 'am JATMAN.

 

Hidup thoriqoh....wa an lawis thaqoomu 'alatthoriiqotu las qoinaahum maa
an ghodaqoo...al-aayah...

 

Salam,

syaikhul

 

________________________________

From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On
Behalf Of Mukhlisin
Sent: Monday, July 14, 2008 3:49 PM
To: [email protected]
Subject: Re: [kmnu2000] NU Jateng dan Jatim

 

Apapun alasan Ketua PBNU yang memipin sidang konferwil NU Jateng, saya 
sebagai orang NU Jateng sangat menyesalkan tidak konsistennya para elit 
NU dalam menegakkan aturan organisasi.
Lha kalo elitnya sudah memberi contoh seperti itu, ya jangan salahkan 
kalau dilapis bawahnya (cabang, anak cabang atau ranting) juga tidak 
jauh berbeda dengan yang dipusat.

Rumadi Rumadi wrote:
>
>
> KAwan-kawan...
>
> Hari ini, senin, 14 Juli 2008, ada berita menarik di media massa, yang

> memberitakan hasil Konferensi Wilayah. PW NU Jatim, melakukan 
> percepatan konferwil karena ALi Maschan Musa menjadi Cawagub Jatim 
> yang berpasangan dengan Soenarjo. Sebelumnya Ali Maschan ditendang 
> dari posisi Ketua PW NU meski baru dia duduki beberapa bulan setelah 
> terpilih pada periode ke dua. Alasan pencopotan ALi Maschan karena dia

> dianggap sudah melanggar Kontrak Jam'iyah yang dia tanda tangani. 
> Dalam kontrak itu ada klausul bahwa seorang ketua PW NU tidak akan 
> terlibat dalam politik praktis. Nah, kemarin dalam konferwil yang 
> dipercepat ALi maschan mencalonkan diri lagi, tapi dia menolak 
> menandatangani kontrak jam'iyyah, karena sekarang dia sedang menjadi 
> cawagub itu tadi. Dalam kasus ini, saya salut dengan Syuriah PW NU 
> Jatim yang dengan tegas berani menagakkan aturan organisasi.
>
> Hal yang kontras terjadi di PW NU Jateng yang menggelar konferwil di 
> Ponpes Benda Brebes. Dalam Konferwil ini, Moh. Adnan dan Kiai Masruri 
> terpilih kembali untuk memimpin NU. Yang menarik adalah terpilihnya 
> kembali Adnan. Kita tahu, kemarin dia menjadi cawagub Jateng, 
> berpasangan dengan Bambang Sadono yang dicalonkan GOlkar. Pasangan 
> Golkar-NU ini babak belur digilas pasangan Bibit-Rustriningsing yang 
> dicalonkan PDIP. Dalam konferwil itu diberitakan, Pak Hasyim Muzadi 
> memimpin sidang. Anehnya, tak ada evaluasi atas pencalonan Adnan, 
> meski dalam berita media lokal Kiai Sahal memberi isyarat agar Adnan 
> tidak dipilih lagi, karena dia dianggap mengobrak abrik NU dalam 
> pilkada. Pimpinan sidang juga tidak mempersyaratkan adanya kontrak 
> jam'iyyah seperti terjadi di PW NU Jatim. Sebelumnya, dalam Muktamar 
> ke 30 di Solo, Pak Hasyim juga tanda tangan kontrak jam'iyyah untuk 
> tidak melakukan tindakan yang bersifat politik praktis.
>
> Bagi saya ini gejala yang aneh. Bagaimana bisa, kontrak jam'iyyah yang

> menurut saya menjadi tradisi baik dalam NU, justru diabaikan oleh 
> pemimpinnya sendiri. Saya yakin, Pak Hasyim tidak lupa hal ini. 
> Pikiran cekak saya akhirnya mengatakan: Ini cara Pak Hasyim untuk 
> menghadapi pemilu 2009 di satu sisi, dan persiapan untuk mencalonkan 
> kembali sebagai ketua PB NU, di sisi lain. Benarkah? Saya sendiri 
> hanya menduga.
>
> Mungkin ada yang bisa memberi komentar.
>
> Salam,
>
>
> Rumadi
>
> __________________________________________________________
> Manage multiple email accounts with Windows Live Mail effortlessly.
> http://www.get.live.com/wl/all <http://www.get.live.com/wl/all>
<http://www.get.live.com/wl/all <http://www.get.live.com/wl/all> >
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
> 

 



[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke