Homosek dan homoseksualitas adalah kelaziman dan dibuat oleh Tuhan,
dengan begitu diizinkan juga dalam agama Islam, demikian salah satu
ucapan Musdah Mulia dalam sebuah diskusi di Jakarta pada hari Kamis, 27
Maret 2008 kemarin.

"Tidak ada perbedaan antara lesbian dan
tidak lesbian. Dalam pandangan Allah, orang-orang dihargai didasarkan
pada keimanan mereka," tegas Prof. Dr. Siti Musdah Mulia mengenai
homoseksual yang dilakukan oleh lesbian, gay, biseksual dan transeksual
– transgenital (LGBT).

Buat Musdah Mulia : 

Kenapa anda Musdah Mulia ujug-ujug datang dan bicara soal homoseks serta 
lesbianisme diakui dalam Islam. Jangan-jangan ada juga punya teman lesbi yang 
katanya dari Belanda itu, sehingga anda membawa isu penyimpangan seks ini ke 
dalam ranah pemikiran khazanah keislaman.

Coba sekali-kali ketika ada perkumpulan sesama gay atau lesbian, anda bawa 
pasangan anda. terus cipokan di sana, adu mulut dan lidah. Jangan cuma 
berwacana. Buktikan dulu kalau anda juga lesbian. Ngapain anda tiba-tiba jadi 
aktivis lesbian tanpa menjadi lesbian biar foto telanjang anda dipampang oleh 
paparazzi jail di internet sedang beradu memek dengan pasangan lesbi anda.

Suami anda pasti kaget, atau malah dia tambah horni dengan yang anda lakukan. 
Tapi jangan-jangan anda menikah dengan pria untuk menyembunyikan ke-lesbianan 
anda. Sekarang ini banyak wanita-wanita muda Indonesia yang terbius jadi 
lesbian, kenapa jauh-jauh cari pasangan dari Belanda, di sini juga banyak. Atau 
anda kepincut payudara yang lebih besar punya bangsa pirang?

Dasar LESBIAN!!!! 



      __________________________________________________________
Not happy with your email address?.
Get the one you really want - millions of new email addresses available now at 
Yahoo! http://uk.docs.yahoo.com/ymail/new.html

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke