Guntur, Thanks untuk postingan Gatra ini.
Kesan saya setelah membaca berita ini, ada banyak pernik menarik dari gerakan MMI dan Abu Bakar BAasyir. Abu Bakar BAasyir sendiri, konon, ketika di Jamaah Islamiyah, tidak bisa meredam konflik internal yang muncul, sehingga memunculkan dua jenis alur pemikiran dalam JI: Garis Keras dan Garis Lunak. MMI sendiri, masih konon, adalah organisasi "skoci" untuk garis lunak ini. Sementara Garis Keras juga terpecah menjadi dua: Sangat Extrem dan Agak Extrem. Yang sangat Extrem ditandai dengan meletusnya Bom Bali. Aksi Bom Bali ini merupakan serangkaian aksi peledakan yang dilakukan oleh "anak-anak nakal" di dalam tubuh JI, yang dilakukan tanpa komando dari petinggi JI. Kini MMI pecah. Dan pemikiran Baasyir menurut saya menarik, tidak pernah saya temukan pada seorang kyai kampung yang sangat kampung sekalipun. Thanks Gun, salam Riz., === --- In [email protected], MGR <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > guntur > > GATRA, 39 / XIV 13 Agu 2008 > > NASIONALMAJELIS MUJAHIDIN > Ustad Berpisah Jamaah Terbelah > > Kongres III Majelis Mujahidin digelar di Yogyakarta. Ustad Abu Bakar Ba'asyir mundur dan mendirikan jamaah baru. Kedua institusi yang mengusung syariat Islam itu akan diuji oleh waktu.; Syiah, Ahmadiyah, dan Komunis; Ini Pembunuhan Karakter >
