NU Cirebon Tetap Netral Selasa, 12 Agustus 2008 , 16:42:00 http://www.pikiran-rakyat.com/index.php?mib=news.detail&id=27565
SUMBER, (PRLM).-Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jabar, H. Dedi Wahidi, Selasa (12/8), menegaskan bahwa NU Kab. Cirebon netral. Bila ada dukungan yang muncul dari sejumlah kyai NU, itu sifatnya pribadi dan tidak ada hubungan dengan NU secara kelembagaan. "Saya sudah minta agar lembaga NU jangan diseret-seret ke politik praktis. NU tidak kemana-mana, tapi berada di mana-mana. Dalam pemilihan bupati (pilbup) Cirebon, NU netral," ujarnya menandaskan. Wahidi mengemukakan hal tersebut di Kantor DPC-PKB Kab Cirebon. Mantan Wakil Bupati (Wabup) Indramayu itu sengaja datang untuk mengklarifikasi munculnya dukungan sejumlah kyai NU kepada pasangan Desa (H. Dedi Supardi-H. Ason Sukasa). Seperti diberikatan "PRLM" sebelumnya, sejumlah kyai NU, antaranya K.H. Ali Murtadlo yang juga Ketua PCNU setempat, menyatakan dukungan kepada pasangan Desa. Dukungan disampaikan saat Musyawarah Forum Ulama NU di Ponpes Ulumudin, Kec Susukan. Ikut hadir pada kesempatan itu, Ketua PWNU Jabar, Wahidi. Hanya saja, dia menjelaskan, kedatangannya hanya untuk menghadiri musyawarah ulama, tidak ada kaitan dengan dukung-mendukung. "Saya hadir sebagai Ketua PWNU karena ada undangan musyawarah. Tidak ada kaitan dengan soal dukung-mendukung. Kalau dalam forum itu muncul dukungan, itu lebih bersifat pribadi para kyai," tuturnya. Wahidi menambahkan, menghadapi Pilbup Cirebon, NU menyerahkan pilihan politik kepada masing-masing individu nahdliyin. Warga NU diberi kebebasan untuk memilih siapa saja, yang penting tidak membawa-bawa nama NU secara kelembagaan. Pengasuh Ponpes Balerante, Palimanan, K.H. Abah Anom mengemukakan hal senada. Dia meminta nahdliyin yang mendukung pasangan cabup-cawabup jangan membawa-bawa nama NU secara kelembagaan. "NU harus tetap dijaga netralitasnya. Kalau mau mendukung silakan atas nama pribadi, jangan bawa-bawa NU," ujar dia. (A-93/A-50)***
