MARHABAN YAA RAMADHAN .... ==2/7=

Shalat Tarawih (Qiyamul Lail)

Dalam sebuah hadits Rasulullah Shallallaahu alaihi wa Sallam bersabda :
"Barangsiapa yang menunaikan qiyamul lail pada bulan Ramadhan karena keimanan 
dan mengharapkan pahala, niscaya akan diampuni dosa-dosa-nya yang telah lalu." 
(HR. Al-Bukhari dan Muslim) 


Dalam ayat Al-Qur'an Allah berfirman: "Dan hamba-hamba yang baik dari Rabb Yang 
Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah 
hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata 
(yang mengandung) keselamatan. Dan orang yang melalui malam hari dengan 
bersujud dan berdiri untuk Rabb mereka." (Al-Furqan: 63-64) 


Mengerjakan shalat malam adalah kebiasaan Rasulullah Shallallaahu alaihi wa 
Sallam dan para sahabat beliau. Sehingga 'Aisyah Radhiallaahu anha berkata: 
"Janganlah tinggalkan shalat malam, sebab Rasulullah Shallallaahu alaihi wa 
Sallam tidak pernah meninggalkannya. Kendatipun sakit atau sedang lesu, beliau 
tetap mengerjakannya dengan duduk." 


Umar bin Khaththab Radhiallaahu anhu biasa mengerjakan shalat malam. Apabila 
tiba pertengahan malam, beliau segera membangunkan keluarganya untuk shalat. 
Beliau berseru: "Shalat, shalat!" seraya membacakan ayat ini: "Dan 
perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan shalat dan bersabarlah kamu dalam 
mengerjakannya. Kami tidak meminta rizki kepadamu, Kami-lah yang memberi rizki 
kepadamu. Dan akibat (yang baik) itu adalah bagi orang yang bertaqwa." (Tha-ha: 
132) 


Ibnu Umar Radhiallaahu anhuma pernah membaca ayat: "(Apakah kamu hai orang 
musyrik yang lebih beruntung) ataukah orang yang beribadat di waktu-waktu malam 
dengan sujud dan berdiri, sedang ia takut kepada (adzab) akhirat dan 
mengharapkan Rahmat Rabbnya." (Az-Zumar: 9) beliau berkata: "Orang yang 
dimaksud dalam ayat di atas adalah Utsman bin Affan Radhiallaahu anhu ." 


Ibnu Abi Hatim berkata: "Ibnu Umar Radhiallaahu anhuma mengatakan hal itu 
karena banyaknya shalat malam dan tilawah yang dilakukan Amirul Mukminin Utsman 
bin Affan Radhiallaahu anhu . Hingga terkadang beliau membaca seluruh Al-Qur'an 
dalam satu rakaat." 


'Alqamah bin Qais menceritakan: "Pada suatu ketika aku bermalam bersama 
Abdullah bin Mas'ud Radhiallaahu anhu . Ia bangun untuk shalat pada awal malam. 
Beliau membaca surat seperti bacaan imam di masjid, beliau baca dengan tartil 
tanpa terburu-buru hingga dapat didengar oleh orang yang berada di dekatnya. 
Beliau terus shalat hingga menjelang terbit fajar, antara selesai shalat malam 
dengan terbit fajar jaraknya kira-kira antara adzan Maghrib hingga selesai 
shalat Maghrib. Setelah itu beliau mengerjakan shalat witir." 


Dalam riwayat As-Sa'ib bin Zaid disebutkan bahwa ia berkata: "Pada saat itu 
imam membaca beratus-ratus ayat. Sehingga kami bersandar dengan tongkat karena 
lamanya berdiri. Ia berkata: "Kami baru selesai saat menjelang fajar." 


Sebaiknya menyempurnakan shalat tarawih bersama imam, agar kita termasuk 
orang-orang yang menghidupkan Ramadhan dengan shalat malam. Rasulullah 
Shallallaahu alaihi wa Sallam bersabda:
"Siapa saja yang shalat tarawih bersama imam hingga selesai, akan ditulis 
baginya pahala shalat semalam suntuk." (HR. Abu Dawud, At-Tirmidzi, An-Nasai 
dan Ibnu Majah)


==ed:hmd==

============================
Bagi Anda yang ingin mendengarkan Audio MP3 Pengajian Tradisional Kitab 
IRSYADUL IBAD ila Sabilirrosyad
dapat mendownload filenya di :

http://www.4shared.com/dir/6411196/58e36731/MP3_TALIM_IRSYADUL_IBAD.html

Pengajian dipimpin oleh Ustad Drs.H.Ruslan Mawardi MAg. Pimpinan Majlis Taklim 
DARUUT TAUBAH
Kebon Nanas Selatan Jakarta Timur.
File-file MP3 yang di share, sdh mendapat izin untuk disebar luaskan untuk 
Dakwah Islamiyah.


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke