NU yang saya tahu tidak terlalu akrab dengan istilah fatwa, beda dengan MUI, dan mungkin otoritas keagamaan di Timur Tengah. Paling-paling istilahnya hasil sidang, keputusan bahtsul masail, atau taushiyah saja, jadi tidak terlalu "serem" dan tidak terlalu ambisius mengatur semua orang, karena orang pesantren sangat menghargai perbedaan pendapat dan menjunjung tinggi lokalitas yang dipimpin oleh kiainya.
Sesepuh NU sekarang yang paling rajin mengumpulkan hasil bahtsul masail tingkat nasional adalah KH Aziz Masyhuri Jombang; baik dari Munas/Muktamar PBNU maupun muktamar jam'iyyah thariqat Mu'tabarah (di NU hanya dua ini yang musyawarah tingkat nasionalnya ada forum bahtsul masailnya). Buku kumpulan hasil bahtsul masil NU yang paling lengkap diterbitkan oleh Khalista/Aula Surabaya dengan judul Ahkamul Fuqoha. Syuriyah PBNU berencana menerbitkan versi yang lebih lengkap lagi dengan melibatkan banyak pihak, dan masih dalam proses pengerjaan. Salam 2008/9/5 fattach <[EMAIL PROTECTED]> > Salam... > > Mohon pencerahan dari sahabat2 semua, saya ingin bertanya, apakah fatwa- > fatwa NU sejak berdirinya hingga sekarang sudah pernah dikodifikasi > atau semacamnya? > Kalau ada dalam bentuk buku, mohon informasi judul dan pengarangnya? > atau dimana (di PBNU?) saya bisa dapatkan arsip dari pengeluaran fatwa2 > tersebut? > Semua itu untuk keperluan kajian thesis saya yang saat ini > sedang "ngangsu kaweruh" di university of malaya,KL... > > Terimakasih sebelumnya... > > a_fattach > > > [Non-text portions of this message have been removed]
