Siaran Pers: Tim Medis MER-C Sudah Masuk Gaza 
Minggu, 18 Januari 2009 07:01 
Array Cetak Array PDF  


Sehubungan dengan telah masuknya Tim Medis MER-C ke Gaza Palestina, 
maka hari ini Minggu (18/1) MER-C menggelar konferensi pers di 
kantornya di bilangan Kramat Lontar Jakarta Pusat. Konferensi Pers 
dimulai pukul 13.15 WIB dan langsung dibuka oleh dr. Henry 
Hidayatullah (Presidium MER-C). Selain membacakan pernyataan pers, 
pada saat konferensi pers juga dilakukan teleconference dengan Ir. 
Faried Thalib, relawan MER-C yang berada di El Arish karena keempat 
relawan yang diperkirakan sudah masuk kota Gaza hingga saat ini masih 
sulit dihubungi. 

 

Siaran Pers  

 

MENANTI 2 PEKAN, TIM MER-C AKHIRNYA MASUK GAZA

Setelah menunggu selama 2 pekan, akhirnya Tim MER-C bisa masuk ke 
Gaza pada hari Sabtu, 17 Januari 2009, pukul 17.10 (waktu setempat) 
atau pukul 22.10 WIB. Tim MER-C yang terdiri dari 4 relawan, yaitu 
dr. Joserizal Jurnalis, Sp.OT, dr. Sarbini, dr. Indragiri, Sp.An., 
dan Mursalim bisa memasuki Gaza setelah mendapat surat rekomendasi 
dari KBRI di Kairo, Red Crescent Mesir dan Mendagri Mesir. Sebelumnya 
Tim MER-C juga telah dua kali menandatangani surat pernyataan tidak 
akan menuntut Pemerintah Indonesia bila terjadi sesuatu pada mereka. 
Sementara satu relawan MER-C, Ir. Faried Thalib yang juga sudah 
mendapat izin untuk masuk ke Gaza, tetap tinggal di Kairo dan El-
Arish untuk mengurus pengiriman bantuan obat-obatan dan ambulan serta 
pengiriman Tim Medis selanjutnya untuk masuk ke Gaza. Karena belum 
memungkinkan untuk membangun Rumah Sakit Darurat, maka Tim rencananya 
akan bekerja memberi pertolongan kepada para korban di Rumah Sakit 
Asy Syifa.

 

Tim MER-C masuk ke Gaza hanya membawa pakaian secukupnya, karena obat-
obatan dan peralatan medis tidak diizinkan masuk bersama Tim. Tim 
bergerak dari perbatasan Mesir menuju perbatasan Palestina dengan 
menggunakan Bus "Gaza City" dengan nomor 08-2822616, kemudian 
dipindahkan ke mobil ambulan untuk menuju Jalur Gaza.  

 

Bantuan obat-obatan Tahap II dan 2 unit ambulan yang dibeli oleh MER-
C dari dana sumbangan yang masuk ke rekening MER-C untuk Palestina, 
bila tidak ada hambatan akan dikirimkan hari Kamis/22 Januari 2009. 
Untuk kemudahan dalam pengiriman, semua bantuan ini akan dikirimkan 
ke Gaza secara kolektif melalui Red Crescent Mesir dan Red Crescent 
Palestine. 


Tim pertama MER-C yang masuk ke Gaza adalah Tim Bedah yang akan 
bertugas untuk mencari informasi kebutuhan di lapangan dan melakukan 
pertolongan medis khususnya operasi bedah tulang kepada korban agresi 
Israel yang dikabarkan  banyak mengalami kasus trauma tulang. Belum 
diketahui berapa lama tim akan bertugas di Gaza, kemungkinan 1 pekan 
atau lebih sesuai dengan kondisi di lapangan.

 

MER-C AKAN KIRIM TIM KE-2 

Untuk mem-back up kebutuhan Tim Bedah MER-C, maka MER-C akan 
memberangkatkan Tim ke 2 berjumlah 7 relawan yang terdiri dari: 1 
dokter umum, 1 dokter spesialis bedah umum, 1 dokter spesialis 
penyakit dalam, 1 dokter residen bedah syaraf dan 3 relawan non medis 
sebagai logistik. Bila tidak ada halangan, Tim akan berangkat menuju 
Kairo Mesir pada hari Kamis/22 Januari 2009. Setiba di Kairo Tim ke-2 
direncanakan akan langsung menuju basecamp MER-C di El Arish. Saat 
ini, pengurusan izin bagi Tim ke-2 untuk melalui perbatasan dan izin 
untuk memasuki kota Gaza sedang dalam pengurusan di KBRI Kairo. Untuk 
selanjutnya, tenaga medis akan dikirimkan secara rotasi sesuai 
kebutuhan di lapangan 

 

RENCANA PROGRAM RECOVERY 

Jika kondisi Gaza sudah damai dan dana bantuan dari masyarakat 
Indonesia yang disalurkan melalui MER-C jumlahnya mencukupi, maka 
untuk ke depannya MER-C berencana melakukan program recovery sbb :

1.            Pembangunan fasilitas medis (Rumah Sakit) 

2.            Pengiriman tenaga medis secara berkala sesuai kebutuhan

 Untuk mendukung program tersebut, sampai saat ini MER-C terus 
melakukan penggalangan dana melalui:

1.     Rekening bank, 

2.     Bantuan tunai 

3.     Bantuan berupa barang berharga

4.     SMS MERC PEDULI di 7505

Agar bantuan dapat digunakan secara tepat dan efektif, maka dana 
masyarakat Indonesia yang sudah terkumpul melalui MER-C telah dan 
akan terus disalurkan secara berkala sesuai dengan kebutuhan 
berdasarkan informasi oleh Tim MER-C di lapangan.***

 

Jakarta, 18 Januari 2009

Divisi Humas MER-C

Kirim email ke