Mohon maaf bila kurang berkenan.




Facebook dan doa

Belum begitu lama
saya bergabung di facebook yang kata orang sudah berusia hampir 5
tahunan ini. Dan sebagaimana yang lain, mulailah menulis apa-apa yang
sedang saya lakukan, mengajak orang berteman, menyapa teman lain, dst.
dst. Dan tanpa terasa, tiap kali berkesempatan membaca ada kebahagiaan
yang diperoleh terutama kesedihan yang diderita yang tertoreh di kotak
'sedang apa' teman saya, atau tertulis di kotak pesan, saya mencoba
untuk bersimpati dan menuliskan sebaris, dua baris doa. Kadang saya
tulis di dinding, kadang di kotak komentar, atau juga di dalam pesan.
Atau kalau saya membaca ada teman yang ulang tahun, saya pun berusaha
ikut berkirim selamat dan doa. Demikian pula di profil dan di kotak
pesan saya, banyak teman yang singgah dan melantunkan doa-doanya yang
indah, yang tulus dan membesarkan hati. Saya pun selalu merasa
berterimakasih dengan doa-doa ini. Saya merasa banyak yang 'care' meski
pertalian silaturahim ini lewat dunia maya, bahkan ada sebagian yang
saya secara pribadi belum kenal betul dan 'bertemu darat'.

Barusan saya browsing tentang doa di facebook ini, saya temukan sebuah 
kesaksian The Power of Prayer and Facebook
yang cukup menarik. Sang penulis berkisah bagaimana dengan fasilitas
facebook ia dapat berkomunikasi kembali dengan seorang temannya. Teman
perempuan itu lewat facebook diketahui melahirkan seorang putra. Dan
berita tentang putranya ini memenuhi halaman Sang Ibu, lewat foto, info
dll. Namun suatu hari, dengan tiba-tiba, kotak infonya berisi sebuah
berita duka, putranya sakit leukimia dan harus dikemoterapi. Info ini
dengan cepat menyebar dan banjirlah ungkapan-ungkapan simpati untuk
Sang Ibu di facebooknya. Saudara, sahabat, teman ikut berdoa untuk Sang
Putra. Sang Ibu pun selalu mengupdate keadaan putranya yag
membaik dan mulai tidur nyenyak. Fasilitas facebook telah membantu
dengan cukup efektif dalam menyebarkan info dan membantu
lantunan-lantunan doa.

Doa-doa itu, meski lewat facebook, memang berarti. Dalam keyakinan saya, meski 
kunjungan facebook tidaklah sereal
kunjungan tatap muka, namun kunjungan-kunjungan itu amat bermanfaat.
Saya tadi malam diskusi juga dengan Mas Taufiq tentang hal ini. Mas
Taufiq bercerita tentang hadits Nabi saw adanya malaikat yang berlalu
lalang yang ikut mengamini doa-doa. Bahkan untuk kunjungan ke seseorang
yang sedang sakit, ada 70 ribu malaikat ikut mengamini. Demikian di
sebuah hadits disebutkan. Tentunya akan amat membahagiakan saya kalau
doa teman-teman yang dimohonkan kepada Allah swt untuk saya
diijabahi-Nya, karena para Malaikat pun ikut mengamini.

Lalu
diskusi kita bergeser sedikit dan bertanya-tanya tentang para malaikat
ini. Kira-kira dimana ya para malaikat itu ngumpul untuk mengamini
doa-doa di facebook? Adakah mereka ikut berkerubung di dekat laptopku
saat aku membaca doa-doa itu. Ataukah mereka berkerubung di dekat
komputer temanku saat mereka mengirim doa. Ataukah mereka berkumpul di
server dan mengamini setiap ada lantunan 'doa digital' masuk. Mungkin
itu satu pertayaan tentang ghaibiyat yang suatu hari, bila diberi kesempatan 
untuk bertemu mereka, akan saya coba konfirmasi.

Terakhir
saya ingin berdoa (termasuk untuk pemilik dan pengelola facebook yang
telah menyediakan fasilitas ini) semoga Allah swt memberikan
petunjuk-Nya untuk kita semua dan kita diberi kekuatan untuk selalu
berbuat baik, walau dengan sebaris doa. Amin.









Wassalam,



Safira Machrusah untuk Demak, Kudus & Jepara
http://safiramachrusah.blogspot.com/
Pilihlah calon legislatif yang memperjuangkan kepentingan anda



Salam,


Safira Machrusah [Rosa] 
Calon Anggota Legislatif DPR-RI 
Daerah Pemilihan Jawa Tengah II (Demak, Kudus dan Jepara) 
http://safiramachrusah.blogspot.com
PILIHLAH WAKIL YANG MEMPERJUANGKAN KEPENTINGAN ANDA


      Make Yahoo!7 your homepage and win a trip to the Quiksilver Pro. Find out 
more

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke