Dear all

 

Saya yakin tingkat kemampuan menulis saya masih rendah dan bahkan tidak jarang 
tidak layak tayang untuk sekedar dilirik sama rekan semua. Tetapi kenapa saya 
tetap memaksakan untuk menulis apa yang saya fikirkan dan ingin berbagi dengan 
rekan semua meskipun resiko diketawakan dan dipermalukan dari tulisan saya 
tetap ada.

Jawabannya adalah sederhana saja, saya ingin tetap dikenal orang setelah tidak 
ada orang yang kenal saya didunia ini yang masih hidup, dan yang paling mudah 
adalah dengan menulis.

 

Sejak memasuki bangku sekolah, saya termasuk orang yang tidak suka menulis, hal 
ini bukan karena tulisan saya yang jelek kaya' cakar ayam kata guru dan orang 
tua saya, tetapi memang kecenderungan ego saya yang tehnik mainded, saya 
typikal orang yang kurang sabar dan selalu berusaha sesegera mungkin dalam 
menyelesaikan setiap masalah, saya jauh tertantang untuk menelesaikan masalah 
yang berhubungan dengan hitung menghitung dan sangat menjauhi pelajaran bahasa 
dan menghafal karena kekurang sabaran saya.  Saya juga mempunyai rasa malu yang 
berlebihan ketika tulisan saya dibaca dan dikomentarin orang, atau letika saya 
terpaksa harus berbicara didepan kelas menceritakan tentang tulisan saya atau 
sekedar membaca cerita, makanya itu saya bisa nggak masuk kelas selama 
berbulan-bulan hanya sekedar menghindar dari kewajiban membaca puisi didepan 
kelas. Jadi hal-hal tersebutlah yang menjadikan saya menjauhi hal-hal yang 
bersifat menulis dan membaca, bahkan saya jauh lebih suka baca komik yang 
banyak gambarnya daripada baca cerita novel-novel yang banyak tulisannya dan 
bikin pusing saya waktu itu.

Ada juga yang cukup menarik dari saya yang menjadikan saya tidak begitu 
menyukai buku dan tulis menulis yaitu saya punya imaginasi yang cukup dalam 
sehingga saya seringkali sudah bisa menebak cerita dalam suatu buku hanya 
dengan membaca beberapa lembar tulisan diawalnya saja, dan hal ini terbawa 
sampai dengan sekarang sehingga saya biasanya ketika menonton film 
kecenderungannya saya bisa menebak ending film tersebut, kalau sampai saya 
terkaget-kaget dengan cerita sebuah film yang saya tonton maka bisa dikatakan 
sutradara film tersebut imaginasinya sangat luar biasa sehingga saya yang 
seorang penkhayal ini bisa tertegun tidak bisa menebak arah cerita film 
tersebut.

 

Tetapi tampaknya hal tersebut harus segera saya ubah setelah saya mulai 
mengikuti berbagai milist dan banyak membaca blogs, dari situ saya mulai 
belajar berbagai type tulisan dan gaya menulis orang-orang yang ada dimilist, 
ech ternyata menarik juga ya dan beragam cara orang menulis dan menyampaikan 
pendapatnya dimilist, bahkan tidak jarang emosi saya terbawa tulisan diskusi 
dari para peserta milist yang kadang membuat saya senyum-senyum sendiri didepan 
PC (hehehe dikira error sama rekan-rekan sekantor). Awalnya saya nggak cukup 
pede untuk berbagi pendapat dan tulisan saya dengan orang lain, kemudian beradu 
argumentasi tentang berbagai hal tetapi kembali lagi tampaknya ada sesuatu yang 
menarik saya dengan kuat untuk bergabung dengan komunitas online ini dan 
memberanikan diri untuk menulis sepatah dua patah kata yang menurut saya pantas 
untuk orang lain tahu, mengenai apa selanjutnya pendapat orang lain, berfikir 
positif saja bahwa kita tulus menulisnya jadi nggak usah dibikin pusing 
komentar orang lain.

 

Akhirnya dari sekedar berbicara saya mulai meberanikan diri untuk banyak 
menulis, dan agar tidak kelihatan terlalu norak maka saya selalu berusaha 
merendahkan diri saya sebagai penulis amatir yang baru belajar dengan istilah 
"tulisan rombeng", agar kalau salah dan memalukan, orang akan memahami tulisan 
saya tersebut dan tidak menjadikan tulisan saya sebagai ajang penghukuman saya 
sehingga keinginan saya untuk menulis menjadi teramputasi karena berbagai 
kritik dan celaan atas tulisan saya tersebut.

Bagaimanapun saya akui saya bukan orang dari dasar bahasa dan sastra, saya 
lulusan tehnik mesin tetapi hal tersebut tidak menjadikan saya untuk tidak 
belajar dan terus memacu saya untuk memperbaiki dan tetap terus menulis.

Saya juga sangat suka membaca tulisan-tulisan top yang ada diberbagai milist, 
jadi kalau ada orang yang tulisannya bagus maka saya akan semangat untuk 
membacanya dan terus menerus menanti tulisan-tulisannya selanjutnya, bahkan 
tidak sungkan-sungkan saya dekati untuk sekedar berkenalan dan berteman dalam 
lingkungan online yang sangat mudah menjadikan kita akrab.

 

Akhirnya saya mempunyai keyakinan kenapa saya tetap harus menulis,

Dengan menulis membuat saya semakin percaya diri mengungkapkan berbagai 
pendapat dan pemikiran yang ada pada diri saya.

Dengan menulis saya terhibur dan mendewasakan diri saya sendiri karena tidak 
jarang tulisan saya juga menertawakan kesalahan-kesalahan saya selama ini.

Dengan menulis semakin banyak orang akan mengenal diri saya dan semakin banyak 
saya kenal orang lain.

Dengan menulis banyak hal bisa kita sampaikan keorang lain demikian juga kita  
bisa mendapatkan kritik dari orang lain.

Dengan menulis segala rekam jejak cerita hidup dan pengalaman kita juga dengan 
mudah diakses oleh orang lain dan tentunya sangat berguna bagi orang lain.

Dengan menulis saya mulai memahami orang yang berbeda dengan saya dan saya 
berharap orang juga memahami perbedaan yang ada pada diri saya.

Yang pasti semakin banyak orang menulis maka semakin terbukalah berbagai 
informasi yang menjadikan hidup jauh lebih indah.

Tentunya menulis juga menjadikan saya bisa lebih bertanggung jawab dengan hidup 
ini karena berbagai tulisan saya akan banyak dibaca oleh orang lain sehingga 
dibutuhkan rasa tanggung jawab yang besar agar kita tetap bisa terus menulis 
karena sekarang menulispun kadang bisa menjadikan kita dikeler kepengadilan 
juga J.

Tetapi semoga saja semua orang semakin dewasa sehingg tulisan dan berbeda 
pendapat harus diselesaikan dengan dewasa dan dengan bahasa tulisan juga bukan 
bahasa hukum.

 

Jadi kapan anda mulai menulis..?

Karena menulis itu begitu mudahnya dalam dunia online seperti sekarang.

 

Regards,

KangNoer120209


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke