Di sebuah kandang kerbau, dari segala kerbau yang ada, ada kandang berpenghuni Kiai Selamet sekeluarga, dia dipuja tidak hanya karena dia kerbau, tetapi karena kencing dan kotorannya. Lebih hebatnya, acara kunjungan ke Kiai Selamet ini diacarakan berkenaan Maulid lagi.
Wah... hebat.
