Afwan Ikhwan fillah Rohimakumullah,

Ane semalem kontak Kiai Masdar guna "Mengusir" faham/pengajian WAHABI di
Masjid Al Falah Bona Indah Lebak Bulus JKT, Ane dan rekan-rekan dari Majelis
Rasulullah Insya Allah akan bertindak minggu ini untuk menyikapi pemahaman
Wahabi di Masjid Tsb, karena sesungguhnya Pihak Pengurus Masjid Al Falah
yang kebetulan teman kami di Majelis Rasulullah telah bahkan sampai 3 kali
mengeluarkan Surat Peringatan/Petisi untuk mereka (Wahabi ,red) agar tidak
mengadakan taklim lagi di Masjid Taman Bona Indah (ane punya salinan surat
tsb yang tembusannya sampai kepihak kelurahan), Namun dasar otak Wahabi yang
ngeyel, mereka tetap saja menjalankan rutinitasnya, dengan kajian yang
katanya pembenahan Tauhid dari Syirik. Walaupun sempat kelompok wahabi ini
menyatakan tidak akan berdakwah seperti yang diminta pihak pengurus, namun
tetap saja dakwah mereka hanyalah Bid'ah Dholalah, Kafir Dan Sesat.

Wassalamu'alaikum...



2009/3/19 Muhammad Rizqi Ramadlan <[email protected]>

>   --- In [email protected] <NU-Network%40yahoogroups.com>,
> "Muhammad Rizqi Ramadlan" <mr_romd...@...> wrote:
>
> Ketua PBNU Masdar F Mas'udi menyatakan salah satu pemicu didirikannya NU
> adalah untuk menghadapi Wahabisme yang kalau itu mulai menguasai Arab Saudi.
> Sebuah utusan yang dinamakan komite hijaz dikirim ke Makkah untuk meminta
> diizinkannya kebebasan beribadah.
>
> Dalam sejarahnya, pasca dinasti Saud yang merupakan pengikut setia Wahabi
> berkuasa, mereka menghancurkan berbagai peninggalan zaman Nabi melarang
> kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan madzab empat.
>
> "Sayangnya, saat ini banyak orang yang tidak tahu sejarah tersebut dan
> mempertanyakan mengapa gerakan radikal tersebut harus dihadapi," katanya.
>
> Tugas lain yang diemban oleh NU yang juga menjadi cikal bakal pendirian NU
> meliputi gerakan Nahdlatul Wathan atau gerakan pendidikan kesadaran Islam
> dan kebangsaan, gerakan taswirul afkar atau pemikiran keagamaan yang terus
> mengikuti tantangan zaman.
>
> "Sebuah organisasi keagamaan harus memiliki pemikiran keagamaan yang terus
> berkembang. Kita boleh berfikir semaju mungkin, lalu batasannya dimana, asal
> tidak menghalalkan yang diharamkan dan mengharamkan yang dihalalkan, ya
> boleh-boleh saja," tandasnya.
>
> Bagaimana agenda-agenda besar ini bisa dilaksanakan. Yang paling penting
> dilakukan oleh NU saat ini adalah menata organisasi karena dengan tugas
> berat seperti itu, tidak mungkin NU sebagai kendaraan mampu menahan beban
> berat jika tidak beres. Sayangnya, NU mengalami proses penindasan selama 30
> tahun lebih Orde Baru yang menyebabkan jadi terlambat menata diri.
>
> Untuk mendukung kinerja organisasi ini, Masdar mengusulkan tiga komponen
> yang mengisi NU, yaitu tanfidziyah yang terdiri dari para profesional yang
> siap bekerja dan melayani ummat, para ulama dan kiai yang menjadi tumpuan
> moralitas bangsa dan para tokoh spiritual yang menangis untuk umat dan
> bangsa.
>
> Menurutnya, cukup banyak profesional non struktural NU yang bersedia
> membantu melakukan kerja-kerja keummatan. "Mereka sepakat dengan moderasi
> agama yang dijalankan oleh NU," terangnya. (mkf)
>
> --- End forwarded message ---
>
> 
>



-- 
nR
==============
Berusahalah engkau menjadi seorang Yang mempelajari ilmu fiqih dan
juga menjalani tasawuf, dan janganlah kau hanya mengambil salah satunya.
Sesungguhnya demi Allah aku benar-benar ingin memberikan nasehat padamu.
Orang yang hanya mempelajari ilmu fiqih tapi tidak mau menjalani tasawuf,
maka hatinya tidak dapat merasakan kelazatan takwa. Sedangkan orang yang
hanya menjalani tasawuf tapi tidak mau mempelajari ilmu fiqih, maka
bagaimana bisa dia menjadi baik?
[Diwan Al-Imam Asy-Syafi'i, hal. 47]

http://abihaurarosyidi.multiply.com


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke