Membaca Jurnal Tashwirul Afkar berjudul "Gerak Ulama dan Politik Agraria", saya terpikir, ke sanalah seharusnya gerakan NU kembali, arrujuu' ila khiththotihaa....jamaah yang mayoritas adalah kaum tani, nelayan, dan kelomp lapisan bawah. tapi kok anak-anak muda Nu mengasyiki isu-isu yang jauh dari realitas yang melahirkannya ya? bahkan dengan kajian agama dan budayanya, mereka serasa seperti para indolog abad 19 yang terbengong-bengong melihat "manusia-manusia Jawa" yang mendiami desa; rumah, kuburan, dan segala alam fikirnya... lha piye iki?
On 4/7/09, abdul_muizbabakan <[email protected]> wrote: > Dari hasil MUNAS NU di Pandan Aran Kaliurang Yogyakarta, saya terinspirasi > bagaimana menguatkan kembali > pemaknaan Khittah yang sebenarnya, dan penguatan agenda NU di kalangan > orang-orang muda. saya mencoba meng hubungi teman-teman KMNU DI Cirebon, > baik di > Buntet, gedongan dan lain-lain. saya juga menghubungi via telp ke > teman-teman > muda NU di Bandung, Tasik, Cianjur, Karawang, Inderamayu dan lain-lain. > intinya > sepakat kalau teman-teman muda NU se jabar juga lagi gelisah tentang NU. wal > hasil saya tawarkan pertemuan KMNU se Jawa Barat. bersama-sama melakuakn > refleksi ke -NU -an di Jawa Barat. > > > > --- In [email protected], "alfaqirilmi" <alfaqiri...@...> wrote: >> >> Selasa, 07/04/2009 19:30 WIB >> Pelapor Diciduk ke Polda Jatim >> 5 Jam Ditanya Kronologis Dugaan Money Politics EBY >> Reporter : Teddy Ardianto >> >> Surabaya - Hingga kini Naziri saksi kasus pencemaran nama baik Edhie >> Baskoro Yudhoyono masih menjalani pemeriksaan secara intensif di ruangan >> Satpidum Polda Jatim terkait dengan dugaan money politics di Dapil VII. >> >> "Saya masih di ruangan Satpidum Polda Jatim,"kata Naziri kepada >> beritajatim.com, Selasa (07/04/2009) malam. >> >> Dijelaskannya saat ini bersama tiga orang lainnya masih melakukan tanya >> jawab dengan penyidik terkait dengan kasus money politics di Dapil VII. >> >> "Saya masih di ruangan Satpidum Polda Jatim mas," kata Naziri, Selasa >> (07/04/2009) malam. >> >> Ditegaskannya saat ini penyidik bertanya soal kronologis kejadian terkait >> dengan peristiwa money politics tersebut. "Tapi belum masuk BAP kok," kata >> Naziri. >> >> Hingga malam ini sudah sekitar 5 jam empat orang masih menjalani >> pemeriksaan di Mapolda Jatim. >> >> Ke-4 orang tersebut yakni Naziri, warga jalan Batorokatong, Kelurahan >> Singosaren, Kecamatan Genangan; Bambang Kisminarso, warga Desa Sidorejo, >> Kecamatan Pulung; Parnun dan Ny Tukijah, keduanya warga Dusun Tembol, Desa >> Blembem, Kecamatan Jambon. >> >> Sebelumnya, keempat orang tersebut juga telah menjalani pemeriksaan Unit >> Reskrim Polres Ponorogo sejak pukul 06.00 WIB. >> >> >> Selasa, 07/04/2009 18:37 WIB >> 4 Pelapor Money Politics Diciduk Polda >> Tim EBY: Mas Ibas Telah Lapor ke Mabes Polri >> Reporter : Teddy Ardianto >> >> Ponorogo - Diciduknya empat orang pelaku pelapor dan penerima money >> politics di Ponorogo sebenarnya telah dilaporkan Edhie Baskoro Yudhoyono >> ke Mabes Polri. >> >> Fox Indonesia, tim konsultan politik Edhie Baskoro Yudhoyono, yang >> menghubungi beritajatim.com menjelaskan, laporan pencemaran nama baik >> kliennya telah dilaporkan ke Mabes Polri. >> >> Laporan ke Mabes Polri dilakukan hari Senin (07/04/2009) kemarin, setelah >> menerima laporan di Ponorogo terkait dengan kasus tersebut. >> >> "Pemeriksaan mereka (penerima uang) karena Mas Ibas (Edhie Baskoro >> Yudhoyono) telah melaporkan ke Mabes Polri kemarin," kata Rudy >> Kartasasmita, tim Fox Indonesia, konsultan pemenangan EBY di Dapil VII >> Jatim, Selasa (07/04/2009). >> >> Menurut Rudy, laporan pencemaran nama baik itu dilakukan karena kliennya >> tidak melakukan money politics. "Mas Ibas itu berpolitik secara modern dan >> santun. Tidak Mungkin melakukan hal seperti itu (money politics)," tandas >> Rudy. >> >> Akibat laporan tersebut, kata Rudy, Polda Jatim langsung menindaklanjuti >> dengan memanggil sejumlah saksi di lapangan terkait dengan money politics >> itu. >> >> Ditegaskannya, mereka yang membagikan uang tersebut bukan merupakan tim >> pemenangan EBY di dapil VII. "Harus dipahami yang bersangkutan dan >> membagikan itu bukan tim Ibas. Sebab, kami punya data tim," tambahnya. >> >> >> Selasa, 07/04/2009 18:35 WIB >> Pelapor Money Politics Ditangkap Polisi >> Pengacara Naziri: Harus Edhie Baskoro yang Melapor >> Reporter : Dwi Eko Lokononto >> >> Surabaya - Kuasa hukum Naziri tidak habis pikir atas penangkapan kliennya. >> Apalagi kasus pencemaran nama baik ini langsng ditarik ke Polda Jatim. >> >> "Ada apa ini sebenarnya? Kami menuntut transparansi atas kasus penangkapan >> ini. Kasus pencemaran nama baik kok ditangani seperti kasus yang luar >> biasa," kata Fahmi Bahmid kepada beritajatim.com, Selasa (7/4/2009) peang >> tadi. >> >> Dijelaskan, kasus pencemaran nama baik adalah delik aduan absolut. Karena >> itu yang melapor semestinya Edhie Baskoro Yudhoyono >> >> "Kami ingin tahu siapa yang melapor? Apa benar Edhie Baskoro Yudhoyono >> yang melapor," katanya. >> >> Fahmi juga mempertanyakan mengapa anggota masyarakat yang menemukan >> sesuatu yang mencurigakan terait dengan dugaan pelanggaran Pemilu harus >> ditangkap. >> >> "Ini preseden buruk bagi demokrasi. Penangkapan ini mencadi ancaman bagi >> politisi yang ingin melaporkan adanya dugaan pelanggaran Pemilu," katanya. >> >> Yang ketiga, pihaknya juga mempertanyakan apakah pihak kepolisian telah >> melakukan pemanggilan yang sepatutnya pada Naziri sebelum penangkapan. >> >> "Kalau belum ada pemanggilan yang sepatutnya mengapa harus ditangkap dan >> ditarik ke Polda Jatim. Ters terang ini memunculkan banyak pertanyaan," >> kata pengacara yang kian terkenal setelah menangani kasus Pilgub jatim >> itu. >> >> Selasa, 07/04/2009 18:28 WIB >> Pelapor Money Politics Ditangkap Polda >> Gerindra Jatim Siapkan 9 Pengacara >> Reporter : Anas Pandu Gunawan >> >> Surabaya - DPD Partai Gerindra Jatim mengaku menyiapkan 9 pengacara untuk >> membantu proses hukum atas diperiksanya Naziri, Wakil DPC Partai Gerindra >> Ponorogo. >> >> Hal ini seperti yang dikatakan Ketua DPD Partai Gerindra Jatim, Rindoko >> kepada beritajatim.com, Selasa (7/4/2009). >> >> "Saya saat ini bersama 9 orang tim pengacara Mahendradata (eks Tim >> Pengacara Muslim-TPM) sedang melakukan koordinasi di suatu tempat di >> Surabaya," imbuhnya. >> >> Seperti diketahui, atas pelaporan adanya dugaan money politics yang >> ditemukan Naziri di Ponorogo oleh tim sukses Eddy Baskoro Yudhoyono (EBY) >> bersama tiga orang lainnya, kini justru malah diperiksa Polda Jatim, >> bukannya Panwaskab. >> >> Lebih lanjut, Rindoko juga mengaku pihaknya tengah berupaya menghubungi >> Polres Ponorogo agar memberitahu posisi Naziri kepada keluarganya. >> >> Selasa, 07/04/2009 18:20 WIB >> Pelapor Money Politics Ditangkap Polda >> Gerindra Jatim: Ini Sudah Masuk Ranah Politis >> Reporter : Anas Pandu Gunawan >> >> Surabaya - Ketua DPD Partai Gerindra Jatim, Rindoko menilai bahwa >> pencidukan Naziri, saksi kasus money politics yang dilakukan Tim Sukses >> EBY di Ponorogo oleh Polda Jatim sudah masuk ranah politis, bukan lagi >> ranah hukum. >> >> "Seharusnya prosedurnya kan panwas memeriksa laporan yang disampaikan >> saksi dan jika benar baru polisi bertindak karena money politics masuk >> ranah hukum. Ini Panwas tidak merespon, justru polda yang langsung turun >> tangan," terang Rindoko kepada beritajatim.com, Selasa (7/4/2009). >> >> Tindakan Polda Jatim yang langsung menciduk Naziri tanpa surat penangkapan >> maupun pemberitahuan kepada keluarga sangat disayangkan oleh Rindoko yang >> saat ini tengah melakukan konsolidasi bersama tim pengacara. >> > > >
