http://republika.pressmart.com//RP/RP/2009/04/17/PagePrint/17_04_2009_163.pdf
Ulama dan Tokoh Masyarakat Indramayu Ikuti Kajian Kitab Kuning Ahad pagi di Masjid Darussalam yang berada di lingkungan Pondok Pe santren Darussalam Ereten Kulon, Kan - danghaur, Indramayu, Jawa Barat, sejumlah ulama dan tokoh masyarakat mulai dari pengurus ormas Islam, karyawan di ling - kungan Kantor Urusan Agama (KUA), tenaga pendidik hingga para pengusaha, tampak berbaur bersama. Mereka tak sekadar ber - kumpul, melainkan sedang mengikuti kegiatan peng kajian kitab kuning. Adapun kitab kuning yang dibahas secara mendalam antara lain Mukasyafatul Qulub karangan Muhammad Al Ghazali yang me - ngupas tentang tasawuf. Selain itu juga kitab Mabadiul Awaliyyah yang membahas tentang ushul fiqh. Tak hanya para ustadz dan tokoh masya - rakat Indramayu semata, para peserta juga datang dari berbagai daerah sekitar. Mereka yang aktif antara lain Haji Ma’un yang seharihari dikenal sebagai pengusaha pemotongan sapi dan ayam, Haji Abdul Amman (70), tokoh Al Washliyyah Patrol Indramayu dan Pimpinan Majelis Taklim Pendopo Indramayu, Haji Sanusi, guru bahasa asing di lembaga pendidikan tingkat atas di Indramayu dan banyak lagi. Dengan lesehan di atas karpet berwarna merah, serta ditemani suguhan ringan, para ulama dan tokoh masyarakat itu menyimak dengan hikmat penjelasan yang disampaikan KH Masyhuri Baedlowi MA, ulama terkemuka Indramayu sekaligus pimpinan dan pengasuh Pondok Pesantren Darussalam Ereten Kulon, Kandanghaur, Indramayu. Tak hanya menjelaskan berbagai persoal - an, sarjana tafsir dan Ulumul Quran dari Uni - versitas Al Azhar Kairo Mesir dan Univer sitas Islam Madinah Saudi Arabia ini, pun memberi kesempatan kepada para ustadz dan tokoh masyarakat untuk mengajukan berbagai persoalan yang mereka hadapi seharihari di tengah masyarakat. Kegiatan ini merupakan kajian menda - lam. Maka itu, setiap peserta diminta membawa kitab yang dibahas, dan tak hanya ngaji kuping alias mendengarkan semata, melainkan benar-benar mengkaji kitab. Se - lain membawa kitab kuning, para peserta membawa catatan dan alat tulis lain. Melihat tingginya semangat para peserta untuk mengikuti kajian kitab kuning, Kiai Ma - syhuri yang alumni Pondok Modern Da rus - salam Gontor Ponorogo itu, selalu berusaha setiap Ahad pagi berada di pondok. Sementara itu, Sujadi, salah seorang petugas di KUA Subang, mengaku senang bisa mengikuti kajian kitab kuning ini. ‘’Materinya sangat bagus. Mampu menjawab permasalahan yang kita hadapi sehari-hari,’‘ paparnya. ------------------------------------ ______________________________________________________________________ http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir dan KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda harus meninggalkan forum ini silakan kirim email ke: [email protected] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[email protected] mailto:[email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
