Pelatihan Spirometry di Balikpapan 22-23 Juni 2009
 
 
Yth Pejabat Terkait HSE,
 
Ruangan kerja yang berdebu seperti di pertambangan dapat menyebabkan terjadinya 
gangguan paru pada pekerja. Silikosis misalnya bisa dideteksi dengan 
pemeriksaan spirometry, selain foto rontgen dada. Penyakit ini sangat 
progressif dan tak ada obatnya. Begitu ditemukan pekerja harus dilarang 
berhubungan dengan pasir silika.
 
Pemeriksaan spirometry biasanya dikerjakan oleh seorang perawat dengan 
pengetahuan yang didapat secara turun temurun. Bahkan ada yang diperoleh dari 
penjual alat, sementara si penjual juga tidak diketahui dari mana belajarnya. 
Mahasiswa kedokteran dan perawat juga tidak banyak diajar mengoperasikan 
spirometer. Walhasil laporan spirometry yang dibuat tidak terstandar.
 
Standar nasional Indonesia juga tidak dimasukkan ke dalam semua spirometer yang 
ada di dunia. Tidak jelas alasannya. Sehingga pemeriksaan dilakukan dengan 
menggunakan data Eropah atau Asia. Akibatnya banyak pekerja normal yang dibaca 
sebagai Restriktif.
 
Pelatihan kali ini diselenggarakan di Balikpapan mendekati para penambang 
batubara. Jika berminat silakan hubungi ibu Atik di HP 0813 1052 0490 atau ibu 
Indah di HP 0811 9931 727.
 
Salam hangat selalu,
Dr Sudjoko Kuswadji MSc(OM) PKK SpOk 


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke