http://www.nu.or.id/page.php?lang=id&menu=news_view&news_id=17954


Pesantren Tak Perlu Risau Dikunjungi Tim Sukses
Senin, 15 Juni 2009 19:18
Situbondo, NU Online
Kalangan pondok pesantren tidak perlu risau jika dikunjungi para tim sukses 
pasangan calon presiden dan wakil presiden, selama kunjungan itu tidak 
mengganggu nilai dan aktivitas sosial pesantren.

Demikian dilontarkan beberapa narasumber dalam "Seminar dan Sekolah Aswaja" 
yang diselenggarakan oleh pengurus cabang Lakpesdam NU Kabupaten Situbondo, di 
gedung PCNU Situbondo, Jalan Madura, Ahad-Selasa (14-16/6).

Seminar dibuka oleh Wakil Bupati Situbondo H Suroso, Ahad (14/6) kemarin. 
Beberapa narasumber yang hadir antara lain Wakil Sekretaris Pengurus Pusat 
organisasi pesantren-pesantren atau Rabithah Ma'ahid Islamiyah (RMI) Sulthan 
Fatoni, Dosen STAIN Jember Wadud Nafis dan Ketua PC Lakpesdam NU Kab. Situbondo 
Ahmad Nur.

"Kritik sering mendera pesantren-pesantren yang dikunjungi para politisi, 
terutama menjelang Pilpres, Pilgub, maupun Pilbup. Saya justru mengkritisi para 
pengamat dan pakar yang dalam konteks ini mempersoalkan pesantrennya, bukan 
politisinya," kata Sulthan dalam kesempatan itu

Menurutnya, masyarakat pesantren itu komunitas yang solid, baik dari sisi 
kultur, jaringan sosial, pengorganisasian, maupun militansi. Unsur-unsur 
penting inilah yang menggoda para politisi masuk ke pesantren.

"Interaksi antara politisi dan pesantren tidak perlu dicurigai meskipun di situ 
terjadi transaksi kekuasaan dan finansial. Justru ketika tidak terjadi 
transaksi akan terjadi delegitimasi pesantren, terutama di mata negara," kata 
penulis Buku Masyarakat Pesantren dan Civil Society itu.

Sementara itu Wadud Nafis mengatakan, kekuatan pesantren terletak pada sumber 
daya manusia yang dimilikinya. "Civil society akan tumbuh di lingkungan 
pesantren jika ditopang oleh sumber daya manusia yang unggul," katanya.

Tampak hadir beberapa pengurus syuriyah dan tanfidziyah PCNU Situbondo dan PC 
Lakpesdam Jember, Bondowoso, dan Probolinggo. (nam) 

Kirim email ke