Jurnal Prisma Akan Terbit Lagi Versi “Online”
Kamis, 18 Juni 2009 10:09
Jakarta, *NU Online*
Masih ingat Jurnal Prisma? Jurnal ilmiah yang diterbitkan LP3ES ini telah
memunculkan bebapa tokoh pemikir Indonesia. Di lingkungan Nahdlatul Ulama
(NU) sendiri jurnal ini juga sempat membantu persemaian beberapa intelektual
NU seperti KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Abdullah Sjarwani, M. M. Billah,
Arief Mudatsir Mandan, dan masih banyak lagi.

Kini Jurnal Prisma akan diterbitkan kembali. Namun ia tidak bisa hadir dalam
format abad ke-20 dalam bentuk cetak saja. Akan diterbitkan juga ”Prisma
Online” agar mudah diakses siapa saja dari mana saja. *NU Online* diminta
untuk turut mempersiapkan ”Prisma Abad ke-21” ini.

”Prisma sengaja diterbitkan kembali untuk mengisi kekosongan jurnal ilmiah
selama hampir sepuluh tahun terakhir ini, agar suasana ilmiah terutama di
luar kampus bergerak lebih dinamis, seperti yang terjadi dua dasawarsa yang
lalu,” kata Suhardi Suryadi, Direktir LP3ES dalam sambutan peluncuran
kembali Jurnal Prisma, Rabu (17/6) di Hotel Santika Jakarta.

Bagi generasi 1970-hingga 1990-an memang tidak asing lagi dengan Prisma yang
saat itu merupakan jurnal ilmiah terkemuka di tanah air, bahkan bisa
dikatakan barometer bagi intelektual Indonesia. Prisma memiliki pengaruh
besar tidak hanya kalangan mahasiswa tetapi di kalangan aktivis sosial dan
pengambil kebijakan. Namun bersamaan runtuhnya Orde Baru jurnal ini turut
runtuh juga.

Di jurnal ini beberapa pemikir NU juga mendeseminasikan gagasan pembaruan NU
terutama menjelang dan pasca kembali ke khittah 1926. Jurnal ini merupakan
salah satu media yang menjadikan NU dikenal oleh publik lebih luas dan
menjadi subjek penelitian para sarjana asing maupun domestik.

Daniel Dhakidae, tokoh lama Prisma yang sekarang ini dipercaya untuk
membidani lahirnya kembali jurnal ini mengatakan, Prisma ingin “kembali ke
khittah tahun 1980” yang memuat artikel serius, sebagai sarana untuk kembali
merangsang terjadinya debat publik yang lebih mendalam dan bermutu.

Sepertinya kehadiran Prisma memang ditunggu banyak orang baik kalangan tua
maupun muda. Hal itu terlihat antusiasme para penulis Prisma seperti Billy
Judono, Emil Salim, MM Billah, Mari E. Pangestu, dan beberapa tokoh ormas
serta pejabat pemerintahan. Acara ini juga dihadiri para penulis yang lebih
muda seperti Vedi R Hadis dan Rocky Gerung.

Beberapa peserta yang hadir menuturkan, kehadiran Prisma diharapkan mampu
menumbuhkan semangat intelektual baru di tengah suasana pragmatis yang
dangkal dan kehilangan refleksi serta “kemendalaman” berpikir.

Menurut Daniel yang juga pemimpin redaksi Jurnal Prisma itu, sebenarnya saat
ini ini bukan tidak ada jurnal ilmiah yang bermutu, banyak sekali hanya saja
sirkulasinya sangat terbatas. Sebagai contoh saat ini ada jurnal ilmiah
bermutu di Unair, tetapi tidak pernah diketahui oleh komunitas UGM. Demikian
juga terdapat jurnal ilmiah bermutu di Universitas Indonesia, namun tidak
dikenal komunitas ITB, Undip, UGM atau di Unair.

Belum lagi jurnal yang ada di kampus di luar Jawa yang hampir tidak dikenal.
“Penerbit Prisma sebenarnya ingin menerobos tembok-tembok kampus, mendobrak
sektarianisme akademik dengan mengajak mereka ke luar kandang,” katanya.

Karena itu pemimpin redaksi Prisma yang juga mantan Ketua Litbang Kompas itu
akan melibatkan para aktivis jurnal kampus yang ada dalam mengelola Prisma
ke depan. Diharapkan mereka akan terangkat dari ekslusivitas mereka,
sehingga perdebatan akademis akan semakin meluas, dan masyarakat luas juga
terlibat di dalamnya.

Namun demikian Daniel mengakui bahwa saat ini tantangan menerbitkan jurnal
dalam bentuk cetak itu besar tantangannya. Saingan paling ganas, katanya,
adalah dari media *online*. Menurutnya Prisma tidak bisa hadir dalam yaitu
dalam bentuk cetak saja, tetapi juga akan diterbitkan "Prisma Online", agar
mudah diakses siapa saja dari mana saja.

Daniel Dhakidae meminta *NU Online* secara khusus untuk turut mempersiapkan
Prisma baru ini. Menurutnya, *NU Online *telah memiliki pengalaman mengelola
website besar dan telah berhasil meramaikan debat publik melalui rubrik
forum debat yang dikelolanya. ***


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

______________________________________________________________________
http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir dan 
KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda harus 
meninggalkan forum ini silakan kirim email ke: 
[email protected] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[email protected] 
    mailto:[email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke