KISAH KONTROVERSI Wapres Mafia Berkeley 
 
Jika Boediono terpilih menjadi Wapres RI periode 2009-2014, ia akan melengkapi  
kisah-kisah kontroversi wapres-wapres yang pernah menjabat di negeri ini.
 
BERHITUNG, dari enam Presiden RI dan 10 wapres yang pernah dan sedang  
menjabat, setidaknya lima di antaranya memiliki kontroversi. Wapres pertama 
yang  kontroversial adalah Mohammad Hatta. Dia adalah wapres pertama negeri ini 
saat  Bung Karno menjadi presiden. Dia kontroversial karena sampai saat ini 
baru dia  wapres yang mengundurkan diri dari jabatannya secara sukarela alias 
tidak ada  tekanan dari pihak manapun, pada tahun 1956.
 
Wapres kedua yang sampai saat ini masih kontroversi adalah Adam Malik. Capres  
pertama dari Batak bermarga Batubara itu justru kontroversi setelah meninggal 
dunia karena pengakuan seorang perwira CIA (Central Intelligence Agency) Clyde  
McAvoy. Wapres kedua Soeharto setelah Sri Sultan HB IX itu dituding sebagai 
agen intelijen binaan CIA.
 

 st1\:*{behavior:url(#ieooui) } 

“Saya merekrut dan mengontol Adam Malik,” ujar McAvoy dalam sebuah wawancara 
dengan wartawan New York Time, Tim Weiner tahun 2005 silam. Mc Avoy  
mengungkapkan, ia bertemu Adam Malik tahun 1964 hingga tahun 1966 ketika  Adam 
Malik telah menjadi Menteri Luar Negeri.
 
Dari pihak keluarga Adam Malik, Antarini Malik, sudah mengklarifikasi bahwa hal 
tersebut tidak benar.
 
BJ Habibie adalah wapres ketiga yang memiliki sisi kontroversi. Dialah wapres 
pertama Soeharto yang berangkat dari kalangan teknokrat. Padahal, tiga wapres 
sebelumnya, Soeharto selalu memercayakan kepada purnawirawan jenderal, yakni 
Try Sutrisno, Soedharmono, dan Umar Wirahadikusumah.
 
Habibie semakin menjadi kontroversi karena di penghujung kekuasaan Soeharto, 
dia  dituding ikut berkomplot melengserkan atasannya itu. Ia semakin 
kontroversi setelah menjadi presiden dengan cara diangkat langsung oleh 
Soeharto tanpa melalui prosedur parlemen.
 
Wapres berikutnya yang cukup kontroversial adalah Megawati Soekarnoputri. Meski 
 partainya menjadi pemenang Pemilu 1999, ia “dikalahkan” di SU MPR oleh 
kelompok  Poros Tengah yang mengajukan Gus Dur. Mega akhirnya harus menerima 
posisi RI-2.
 
Di pertengahan jalan, giliran Gus Dur yang menuding Mega ikut berkomplot 
menjatuhkan dirinya dari kursi RI-1 karena skandal Bulog. Gus Dur lengser, Mega 
pun menjadi presiden. Namun, pada Pemiu 2004, Mega yang maju berpasangan dengan 
KH Hasyim Muzadi dikalahkan pasangan SBY-JK.
 
JK menjadi giliran terakhir wapres yang kontroversi. Ia berangkat dari 
kontroversi karena “membelot” dari Partai Golkar untuk bergandengan dengan SBY 
menjelang  Pilpres 2004. Padahal, saat itu partainya sudah memiliki capres 
sendiri, yakni  pasangan Wiranto-Salahudin Wahid.
 
Di pertengahan jalan, JK semakin kontroversi karena ia menjadi wapres pertama  
yang begitu dominan di pemerintahan, bahkan nyaris mengalahkan peran  
presidennya. Sampai-sampai, seorang Buya Syafii Maarif berujar, “JK is real 
president”. Kontroversi JK menjadi antiklimaks setelah menyatakan pisah dengan 
SBY.
 
Kini, menjelang Pilpres 2009, ada tiga sosok yang bakal menjadi Wapres RI 
periode  2009-2014. Mereka adalah Boediono, Prabowo Subianto, dan Wiranto. Di 
antara  ketiga kandidat tersebut, yang paling tinggi tingkat kontroversinya 
adalah Boediono.  Sebab, jika dia terpilih sebagai wapres, setidaknya dia 
memiliki dua kontroversi:  wapres pertama dari kelompok “Mafia Berkeley” dan 
wapres pertama yang kabarnya  beristri non-muslim.
 
■  Moh Anshari
 
http://www.indonesia-monitor.com/main/index.php?option=com_content&task=view&id=2335&Itemid=33


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke