Apapun pernyataannya yang sumbernya dari majalah SABILI menurut
kacamata NU seharusnya adalah GUGUR.
Kita semua taulah siapa dibalik MR SABILI dan HIDAYATULLAH
(terutama setelah pemilik utama HIDAYATULLAH meninggal dunia)
Satu orang pemimpin yang setingkat di bawah GUS DUR ya cumin SBY .
Salm
sbt
-----Original Message-----
From: M. Miqdam Makfi [mailto:[email protected]]
Sent: Monday, July 06, 2009 5:33 PM
To: [email protected]
Subject: Re: [kmnu2000] Fw: [Forum-Pembaca-KOMPAS] SBY bermental priyayi dan
pemuja klenik
tapi kok selama memimpin (jadi presiden) 5 tahun kemaren, kok gak ada
kputusan2nya yg kita anggap gak masuk akaL? yg semata2 karena kepatuhan SBY
kepada klenik2 itu tadi.....??? atau mungkin karena saya gak tau.....
Muhammad Miqdam Makfi
Just a human being who trying to get something in someplace
simpel-lepas-ga terikat-semua puas.
http://www.miqdammakfi.blogspot.com/ <http://www.miqdammakfi.blogspot.com/>
________________________________
From: lisno bin solikan <[email protected]
<mailto:wong_mojosari%40yahoo.co.uk> >
To: [email protected] <mailto:kmnu2000%40yahoogroups.com>
Sent: Monday, July 6, 2009 8:22:07 AM
Subject: Re: [kmnu2000] Fw: [Forum-Pembaca-KOMPAS] SBY bermental priyayi dan
pemuja klenik
Masalah klenik sebenarnya sangat beda tipis dengan tahayul....sebenarn ya
paling mudah adalah dengan melihat sikap saja :
- Kalau klenik biasanya orang semakin menjadi jadi sok benarnya sendiri; karena
itu tuntutan dari Jin yang mejadi panutannya
- sedang kalau ridho ilahi, orang bisa berinstropeksi dan tidak takabur...
Dan Manusia adalah makhluk yang lebih tinggi derajatnya daripada Jin....tapi
bisa juga sehina hewan...sayang hanya mata hati yang bersih bisa melihat
kualitas manusia...
Semoga ada Wali Allah yang memberi pancaran nur sehingga tersibak kualitas
pemimpin2 kita di 2009...
Terima kasih
Salam
Lisno
--- On Mon, 6/7/09, Al Faqir Ilmi <alfaqirilmi@ yahoo.com> wrote:
From: Al Faqir Ilmi <alfaqirilmi@ yahoo.com>
Subject: [kmnu2000] Fw: [Forum-Pembaca- KOMPAS] SBY bermental priyayi dan
pemuja klenik
To: "Jurnalisme Damai" <jurnali...@yahoogro ups.com>, "lutfil hakim"
<lutfil.hakim@ bisnis.co. id>, harian_bhirawa@ yahoo.com, hijau...@sctvnews.
com, hk...@yahoogroups. com, hu...@kammi. or.id, indonesiague@ yahoogroups.
com, inti-...@yahoogroup s.com, "media jakarta" <media-jakarta@ yahoogroups.
com>, jatim_mania@ yahoogroups. com, keadilan4all@ yahoogrops. com,
keluarga-sejahtera@ yahoogroups. com, kmnu2...@yahoogroup s.com,
komunitas_pluralis@ yahoogroups. com, lanya...@yahoo. co.id, liemsioklan@
yahoo.com, mazpoor2002@ yahoo.com, mazt...@yahoo. com, mazzi1...@yahoo. com,
media_klaten@ yahoogroups. com, Media_Nusantara@ yahoogroups. com,
media-b...@yahoogro ups.com, "media-jateng" <media-jateng@ yahoogroups. com>,
media-jatim@ yahoogroups. com, media-klaten@ yahoogroups. com, media-sumut@
yahoogroups. com, "Mediacare" <mediac...@yahoogrou ps.com>, melati_sinardeli@
yahoo.com, "Mayjen Marinir Suparman" <suparma...@cbn. net.id>, "Harian Surya"
<reda...@surya. co.id>
Date: Monday, 6 July, 2009, 10:06 AM
--- On Sun, 7/5/09, bungaran <no_re...@yahoogrou p s.com> wrote:
From: bungaran <no_re...@yahoogrou p s.com>
Subject: [Forum-Pembaca- KOMPAS] SBY bermental priyayi dan pemuja klenik
To: Forum-Pembaca- kom...@yahoogrou ps.com
Date: Sunday, July 5, 2009, 9:56 PM
SBY bermental priyayi dan pemuja klenik
Sejak dulu, SBY dikenal sebagai priyayi yang tak pernah berkeringat. Selain
punya sifat peragu yang tak mampu mengambil keputusan, ia maunya terima bersih
dan semuanya ingin terima jadi tanpa berani mengambil resiko. Setiap langkah
diayunkan dengan hati-hati. Setiap kata yang meluncur diukur untuk menciptakan
citra sebagai manusia sempurna. Padahal, semua itu dilakukannya untuk menutupi
kelemahan diri dalam mengambil keputusan. Sungguh, SBY tak punya jiwa
kepemimpinan.
Langkah, gaya bicara, gerak tubuh (gesture), bahasa tubuh (body language) telah
diatur sedemikian rupa menjadi sebuah kepalsuan. Ia pun bukanlah seorang yang
punya iman (faith). Hal ini diperlukan SBY untuk menutupi jati diri yang
sebenarnya: ia adalah seorang pemuja KLENIK, menghamba pada dukun, benda-benda
keramat dan ritual yang syirik.
Seorang bekas kolega satu angkatan dan pernah tugas sama-sama di Timor Timur,
menyatakan bahwa SBY jarang memutuskan langkah secara tegas layaknya seorang
komandan lapangan. Ia seperti seorang pengamat saja.
Padahal, dalam situasi pertempuran, sikap tegas dan percaya diri menghadapi
musuh itu penting. Ia juga dianggap berperilaku seperti priyayi, ingin dilayani
dan semua orang harus ikut kemauannya tanpa dasar yang jelas. Belakangan baru
diketahui bahwa dasar tindakan SBY adalah klenik atau kepercayaan yang
didasarkan pada perdukunan dan hal-hal yang berbau animisme dinamisme.
Ada dua contoh tindakan SBY di lapangan yang dinilai ragu-ragu, bermental
priyayi dan klenik itu. Pertama, saat ia memimpin sebuah kompi yang akan
mengepung basis gerakan Falintil (pasukan anti integrasi yang melawan TNI) di
Timor Timur. Kompi lain dipimpin Kapten Endriartono Sutarto dan Kapten Suaidi
Marasabessy sudah masuk kancah pertempuran, namun kompi pimpinan SBY terus
menunggu dan menunggu, tidak maju-maju. Ia menghitung saat itu kurang untuk
melakukan pertempuran. Belakangan baru diketahui bahwa perhitungan SBY bukanlah
perhitungan rasional, ia ternyata selalu memakai primbon Jawa. Seorang
pensiunan perwira tinggi mengatakan, SBY selalu berpedoman pada nogodino (hari
yang paling baik). Segala sesuatunya dikaitkan dengan nogodino, padahal
seringkali yang
namanya pertempuran terjadi dadakan, tak direncanakan.
Contoh kedua adalah ketika bersama Batalyon 744 yang dipimpinnya, SBY
ditugaskan menyerbu kubu Fretilin di Aituha kompleks, Ainaro. Selain Batalyon
744, yang diperintahkan menyerbu juga Batalyon 330 pimpinan Mayor Djamari
Chaniago, Batalyon 303 pimpinan Mayor Kivlan Zen dan Batalyon 745 pimpinan
Mayor Willem da Costa. Tapi, ketika mereka diperintahkan menyerbu, pasukan di
bawah SBY, Batalyon 744, tidak segera melaksanakan perintah itu. Anak buah SBY
gelisah,
karena Batalyon lain sudah bergerak dan sudah kontak senjata dengan pasukan
musuh. Lagi-lagi, SBY menganggap saatnya belum tepat karena nogodino tadi.
Akibat kurangnya dukungan dari pasukan SBY, beberapa prajurit dari batalyon
lain tewas menjadi korban Falintil. Atas peristiwa itu, SBY dimarahi oleh
Komandan Korem Wiradharma, Kolonel Yunus Yosfiah.
Belakangan SBY juga dianggap terlalu lembek kepada anak buahnya sehingga sempat
terjadi pemberontakan sejumlah bintara di batalyon itu. Karena dianggap kurang
berhasil memimpin batalyon (pasukan), SBY lalu ditarik menjadi Perwira pembantu
muda operasi di Kodam Udayana sampai kemudian belajar di Seskoad (Sekolah Staf
Komando Angkatan Darat). "Sebenarnya dia dibuang," kata Yunus Yosfiah.
Dengan modal SBY, PD dapat didongkrak perolehan suaranya menjadi lebih dari 7%.
Perilaku klenik SBY ternyata bukan berkurang, justru makin gencar.
Selain rekayasa opini yang luar biasa termasuk polling yang menguntungkan SBY,
juga dikerahkan dukun-dukun.
Pengamat militer MT Arifin pernah mengatakan bahwa calon presiden SBY
mengerahkan 982 jaringan paranormal untuk membantu partainya memperoleh suara.
"Saya melihat pada malam pencoblosan, para paranormal itu berkonsentrasi di
lima kota yakni Banten, Jakarta, Bogor, Pacitan dan Jombang, selain kota-kota
di luar
Pulau Jawa," kata Arifin.
Menurut Arifin, ratusan paranormal dikerahkan untuk mempengaruhi pemilih agar
memilih partai SBY. "Mereka membentuk persepsi bahwa partai itu adalah yang
terbaik." Selain itu, SBY sendiri memanfaatkan jasa jin untuk menjaga
keselamatannya. "Dia dikawal satu jin. Saya tidak tahu, dia dapat darimana,"
kata Arifin. Ritual lain yang dilakukan SBY adalah puasa mutih, ngebleng dan
mandi kungkum.
SBY didukung beberapa orang penasehatnya seperti Pitut Suharto, juga gencar
berburu tosan aji, benda pusaka berupa keris, tombak dan pedang kuno. Baru-baru
ini ia berhasil mendapatkan benda pusaka peninggalan dari zaman Majapahit yang
dibelinya ratusan juta. Karena berani mengkritik dan membongkar perilaku klenik
SBY, pengamat militer MT Arifin berkali-kali diserang para dukun SBY dengan
santet dan ilmu gaibnya. Dengan banyak zikir dan doa-doa dari Al Qur'an,
akhirnya MT Arifin berhasil disembuhkan dan malah menyerang balik dukun-dukun
SBY.
Majalah Sabili No. 21 th. XI 7 Mei 2004/17 Rabiul Awal 1425 menulis laporan
utama tentang KLENIK SBY. Tanpa sungkan, tim SBY misalnya meminta paranormal
Edi Sudiran ikut mengerahkan makhluk halus memenangkan PD dengan imbalan yang
bersangkuran jadi angora DPR. Edi setuju dan ia melakukan ritual patek wali,
patek nabi atau patek jin, yakni meditasi meminta bantuan jin.
SBY juga sangat fanatik dengan angka 9. Partai Demokrat dideklarasikan tanggal
9 bulan 9 (September) 2001. Deklarasi ini memang disesuaikan dengan ulang tahun
SBY, tanggal 9 bulan 9, 1949. Saat partai berdiri, tim perumus berjumlah 9
orang termasuk SBY.
Saat ditandatangani, pendiri partai berjumlah 99 orang. Saat didaftarkan ke
notaries, partai ini juga dapat nomor 9. Dalam lembaran Depkeh HAM, PD masuk
dengan nomor 81 (8+1=9). Lebih hebat lagi, saat pengundian nomor urut parpol di
KPU, para dukun dan jin dikerahkan agar mendapatkan nomor 9. Entah kebetulan
atau memang dukun-dukun nya yang hebat, PD berhasil memperoleh nomor urut 9.
Yang jelas, pada saat bersamaan, ada 9 dukun yang dikerahkan di Kantor Partai
Demokrat.
Perilaku klenik SBY ini sudah diperingatkan oleh beberapa ulama dan kyai, salah
satunya KH Abdullah Syukri Zarkasy, pemimpin Pondok Pesantren Modern Gontor,
Ponorogo. Ketika SBY berkunjung ke Gontor, 11 Mei 2004, KH Abdullah Syukri di
atas mimbar silaturahmi yang dihadiri ratusan peserta mengingatkan, "Jika
seluruh dunia ingin memanfaatkan kita, maka tidak akan bisa kecuali seizin
Allah. Dan kalau seluruh dunia ini ingin menjatuhkan kita, tidak bisa kecuali
seizin Allah." Namun ia mengingatkan bahwa ada satu syarat untuk mendapatkan
izin Allah, yakni tak boleh berbuat syirik. "Pemimpin bangsa harus menghindar
jauh-jauh dari klenik, dukun, mistik dan semacamnya," kata sang Kyai dengan
tegas. "Ini soal aqidah, soal kepercayaan terhadap Allah.
" Akankah Anda rela kita dipimpin oleh Presiden yang sangat percaya dan pemuja
klenik?!?!
[Non-text portions of this message have been removed]
[Non-text portions of this message have been removed]
[Non-text portions of this message have been removed]
This e-mail is confidential and may contain legally privileged information. If
you are not the intended recipient, you should not copy, distribute, disclose
or use the information it contains. Please e-mail the sender immediately and
delete this message from your system. E-mails are susceptible to corruption,
interception and unauthorized amendment; we do not accept liability for any
such changes, or for their consequences. You should be aware, that PT TITAN
Petrokimia Nusantara might monitor your e-mails and their content.
[Non-text portions of this message have been removed]