setuju Mas Ivan

mari kita berdoa agar pilpres besok tetap damai
siapapun yang menang nanti, rakyat tetap akan di untungkan
wong semua program masing masing capres Mega, SBY atau JK 
semua untuk kebaikan rakyat kok, 
mengutamakan rakyat yg beda hanya caranya saja.

jika terjadi kerusuhan yang rugi rakyat 
sementara "mungkin" para tokoh politik
yang menghasut rakyat mereka tidak khwatir ..
wong mereka orang2 kaya, tinggal beli tiket 
pergi ke luar negri selama terjadi kerusuhan,
sementara di indonesia rakyat saling di adu.

dan kalo liat pengalaman di negara negara lain 
biasanya setelah kerusuhan selesai dimana
rakyat sudah terlanjur menjadi abu dan arang
para tokoh politik yang bersembunyi di luar negri 
pulang ke negaranya di sambut seperti pahlawan 

heran bukan? yang sembunyi.. pengecut.. jadi pahlawan.. 
sementara rakyat yg di adu hidup dan mati 
tetap jadi arang yang di injak injak. 
semoga hal ini tidak terjadi .. amin.

semoga Allah Melimpahkan berkah dan rahmat selalu 
kepada bangsa ini, sehingga dgn limpahan berkah dan rahmat 
pilpres tetap damai, bangsa tetap damai, 
tetap harmonis dan tetap bersatu .. Amin



 



________________________________
From: ivan jaya <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Monday, July 6, 2009 11:12:05 AM
Subject: Re: [Tarekat] Fw: [Forum-Pembaca-KOMPAS] SBY bermental priyayi dan 
pemuja klenik





Afwan sebelumnya pada saudaraku Al Faqir Ilmi, sudah hampir 1 bulan banyak 
sekali posting di milis yang menjelek-jelekkan Pak SBY. Saya tidak tahu apakah 
ini suatu BLACK CAMPAIGN pembunuhan karakter atau memang benar adanya. WAllahu 
alam. Hanya Allah yang tau. 

Tapi terlepas daripada itu, kita sesama saudara seiman seaqidah tidak lah patut 
menjelek2kan saudara kita sendiri terlepas benar atau tidaknya hal-hal yang 
dituduhkan kepada beliau. Bukankah apa yang antum dan yang lainnya memposting 
di milis menjelek2kan Pak SBY termasuk ke dalam GHIBAH? Bukankah ghibah itu 
sangat buruk bagaikan memakan daging saudara sendiri? 

Afwan jikalau saya salah.




      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke