--- On Thu, 7/9/09, putra wardana <[email protected]> wrote:
From: putra wardana <[email protected]>
Subject: #sastra-pembebasan# karena ketua Golkar & PDIP gobloknya memang luar
biasa
To: "Titiana Adinda" <[email protected]>, "taufik basari"
<[email protected]>, "shakina dharma" <[email protected]>, "titie fhui"
<[email protected]>, "ruth indiah rahayu" <[email protected]>,
[email protected], [email protected], [email protected],
[email protected], [email protected], [email protected],
[email protected], [email protected], [email protected],
[email protected], [email protected], [email protected],
[email protected], [email protected], [email protected],
[email protected], [email protected], [email protected],
[email protected], [email protected], [email protected], "Taman
Siswa" <[email protected]>, [email protected],
[email protected], [email protected], "sunny"
<[email protected]>, [email protected], [email protected],
[email protected],
[email protected], [email protected],
[email protected], [email protected], [email protected], "TD"
<[email protected]>, [email protected],
[email protected], [email protected], "teresia"
<[email protected]>, "the_most_braveheart"
<[email protected]>, [email protected], "timi"
<[email protected]>, [email protected], [email protected],
"Sri Wahyuni" <[email protected]>
Date: Thursday, July 9, 2009, 6:18 PM
Kata prof. Soetandyo W (Guru besar Univ. Airlangga Surabaya): Apa bener, ya ...
kekalahan Mega-Pro dan JK-Win itu tak lain karena tak elitnya tak ndengarin
suara kader tingkat DPC ... dan Ketua Umum partai terlalu memaksakan dirinya
sendiri untuk maju. Maka ... banyak kadernya nyeberang, untuk beri pelajaran
pada Ketua Umum yang tak dengerin suara bawah. Apa bener, ya ...?
Kalau menurut saya sih, karena Mereka Goblog.. Gitu aja kok repot, pakai
bahasa2 yg ilmiah, Ketua PDIP & Golkar itu gak bakalan nyanthol otaknya..
para ketua partai itu selain goblog ya sudah selayaknya masuk museum..
Maka nama Megawati sekarang adalah MegaMATI
Sedangkan Jusuf Kalla sekarang adalah Yusuf KALAHAN
Jangan2 mereka ikut pilpres hanya mau numpang populer aja ya....
karena jika tidak begitu mereka sudah tidak laku.. karena barang tua/ kuno dan
tinggal dibuang ke keranjang sampah....
Untuk kemajuan bersama seharusnya mereka itu diganti... oleh mereka yang cerdas
dan mau bersama2 bahu membahu, dengan seluruh komponen bangsa, membangun
Indonesia secara bersama2.
Jangan ngotot jadi kelompok penentang pemerintah yang sah.. dan mengganggu
pembangunan.
Untuk itu sebaiknya untuk Golkar diganti deh ketuanya. Figur seperti Agung
Laksono perlu diperhitungkan, sehingga Golkar bersama seluruh komponen bangsa
dan pemerintah bisa secara bersama2 membangun negeri. Dan Agung Laksono sudah
teruji kepemimpinannya dan peran sertanya dalam membangun Indonesia
Untuk PDIP, tokoh muda sekaliber Pramono Anung patut dipertimbangkan agar
memimpin PDIP agar warga PDIP yang dikungkung kebodohan sekian lama bisa benar2
berpikir maju. Dan figur Pram dengan kecerdasan dan keluwesannya, pasti bisa
membawa warga PDIP bekerjasama dengan pemerintah & seluruh komponen bangsa
untuk bekerjasama membangun Indonesia.
Dengan begitu PDIP yang selama ini warganya dibodohkan dan dijadikan hanya
sebagai alat untuk melawan pemerintah & mengganggu pembangunan, bisa berubah
menjadi cerdas dan mau menjadi warga yang baik yang mau ikut membangun negara.
Maka bapak Taufik Keimas & Pramono Anung sejak awal tidak setuju jika Prabowo
sebagai calon wapresnya Megawati, karena figur ini tidak disenangi oleh
pemerintah. Tapi karena Goblognya ketua umum saja, sehingga ngotot pilih
prabowo. Padahal Pramono anung sempat mengungkapkan bahwa nama Prabowo sebagai
calon wapres megamati adalah masa lalu.
karena Goblognya ketua umum PDIP itulah, akhirnya sekarang peluang untuk
kerjasama dengan pemerintah yang sudah dijalin sejak lama jadi sedikit
terganggu.
Agar tetap dapat ikut serta dalam proses pembangunan & bisa menikmati hasil
pembangunan. .
ganti aja tuh MEGAMATI & JUSUF KALLAHAN, ganti dengan yang figur sudah jelas2
bisa membawa warga partai, agar diperbolehkan ikut menikmati hasil pembangunan.
..
Karena dengan kemenangan telak Presiden pilihan rakyat (Malah ada teman yang
bilang ini adalah utusan Tuhan untuk memajukan Indonesia), jika tidak diganti
dengan pemimpin yang baik, maka warga PDIP & Golkar, hanya akan dijadikan alat
pengganggu pembangunan, tentunya tidak layak jika pengganggu pembangunan, ikut
serta menikmati hasil pembangunan
Putra Wardana
08155021064
[Non-text portions of this message have been removed]
[Non-text portions of this message have been removed]