BAGAIMANA MELIHAT SEORANG MUSLIM YANG SUKSES ATAU TIDAK?

Saya postkan artikel ini, dengaan harapan ada pengoreksian atau pembenaran dari 
surat an nisaa' ayat 9.apa yang saya pahami,Mari berbagi ilmu semoga saling 
bermanfaat buat kita semua.

Bismilahirrahmanirrahiim

Saya yakin anda baru pertama kali mengetahui  rahasia ALLAH ini. Semoga anda 
dapat menikmati buahnya yang bermanfaat sekali untuk seorang muslim.

Sukses menurut manusia sudah tentu bermacam macam ukurannya.

Seseorang yang sukses itu kalau dia telah memproleh apa yang 
di-inginkannya.Keinginan seseorang pun juga bermacam macam bentuk.

Sering kita membaca buku2 dakwah islam dan mendengar khotip2 di mesdjid bahwa 
kesuksesan seorang muslim bukan di ukur dgn harta,uang atau kedudukan.

Segolongan muslim lain kesuksesan itu di ukur dengan hidup yang 
bahagia....orang2 hutanpun yg tdk berbaju malah hidupnya bahagia....begitupun 
orang2 bodoh hidupnya bahagia, tidak banyak tanggung jawab.

Sesungguhnya penjelasan demikian tidaklah benar, tidak sesuai dengan petunjuk 
dari ALLAH swt

Sebagai seorang muslim yang baik,sebaiknya kita merujuk kepada ALLAH (aL quran) 
yang menciptakan kita, ALLAH lah yang Maha Tahu siapa2 yang sukses itu.

Orang2 Sukses atau orang2 yang menang itu adalah orang yang banyak mendapat 
hadiah2 (reward) dari ALLAH baik di dunia maupun di akhirat.Bukankah demikian?  
Kalau  orang yang tidak mendapat hadiah dari ALLAH,apakah bisa disebutkan 
orang2 yang sukses atau menang? Tidak bukan?

Seorang yang sukses harus mendapat pengakuan menurut Juri Agung(ALLAH) yang 
berhak memberikan JUDGEMENT, dan
memberikan hadiah2(reward) kepada orang2 yang sukses berbentuk: rezeki,ilmu, 
kesehatan,kebahagian, dan ketenangan dan di akirat pasti mendapat syurga.

Jadi orang2 yang tidak mendapat hadiah2 dari ALLAH,belum dikatakan orang2 yang 
sukses.

Seperti;
--orang2 yang tinggal di hutan2 itu yang tidak mendapatkan ilmu2 Al Quran dan 
ilmu2 lain2nya...mereka juga hidup bahagia.

--orang2 yang tinggal di kota2 yang hidupnya tidak seimbang,pincang,artinya 
tidak sempurna.

Inilah klasifikasi dari ALLAH.
1."... Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan 
baginya jalan ke luar..(jalan yang sukses)"Dan memberinya rezki dari arah yang 
tiada disangka-sangkanya. (QS.65:2-3). 

Inilah orang yang sukses menurut ALLAH yaitu orang yang bertaqwa (mukmin) 
dipercaya dan dicintai oleh ALLAH dan diberi Reward(rezeki) yang banyak untuk 
kemaslahatan,keluarga dan masarakat.Membangun pradapan islam yang madani

Rezekinya banyak datang dari bermacam2 usahanya yang di mudahkan oleh 
ALLAH...namun tetap hidupnya zuhud.

Contoh2 yang terdekat sekarang ini dalam masarakat adalah ulama2 Aa Gym,Abuya 
Ashari(arqam), dan Warith Deen Muhammad (Imam black amarican muslim)

Orang2 yang sukses waktu dulu adalah Rasulullah saw.dan sahabat2.Orang2 yang 
kaya raya dan berbudi mulia. Semua harta dan uangnya di gunakan untuk kemajuan2 
dakwah islam.

Ketiga ulama2,usztad2 diatas itu benar2 mengikuti sunnah Rasul dlm mencari 
nafkah,yaitu berwiraswasta.Oleh karena itu ketiga ulama2 itu mendapat hadiah2 
rezeki yang banyak dari ALLAH dari bermacam sumber usahanya. Mereka dipercaya 
dan di cintai oleh ALLAH swt.

Ulama2 tersebut dinamakan,"Khalifah Fil Ardh" yang membangun umat menjadi umat 
rahmatan lil'alamin, yang berakhlaq al quran, sejahtera dan damai.

Kalau 10 000 orang beriman dan bertaqwa seperti Aa Gym,Abuya ashaari dan 
W.D.Muhammaed maka makmurlah negeri itu.Sebagaimana ALLAH jelaskan dgn ayatnya 
dibawah ini.

"Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertaqwa, pastilah Kami 
akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan 
bumi(kekayaan,kemakmuran), tetapi mereka (pemimpin2,ulama2 ) mendus-takan 
(ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka(kemiskinan,kekacauan) di-sebabkan 
perbuatan mereka sendiri"QS.7: 96)

Ini janji ALLAH kepada orang2 yang sukses hidupnya di dunia ini akan diberi 
hadiah atau reward Syurga, tempat yang indah sekali dan nyaman.

"Sesungguhnya orang yang bertaqwa itu berada dalam syurga (tanaman-tanaman) dan 
didekatnya mata air mata air yang mengalir.Masuk lah kedalam dengan sejahtera 
lagi aman. QS.15;45-46.

Orang2 yang mendapat syurga di dunia(orang bertaqwa), pasti mendapat syurga 
pula di akirat yang lebih nikmat.Inilah pernyataan dari ALLAH dlm al quran;

Setiap mereka diberi rezeki buah-buahan dalam surga-surga itu, mereka 
mengatakan: "Inilah yang pernah diberikan kepada kami dahulu." Mereka diberi 
buah-buahan yang serupa dan untuk mereka di dalamnya ada istri-istri yang suci 
dan mereka kekal di dalamnyaQS.2:25

Jadi orang2 yang sukses di dunia saja,banyak uang dan hartanya tapi tidak 
beriman kepada ALLAH swt adalah seperti manusia Fir'un2 kecil. Hartanya itu 
akan menjadi kayu bakar untuk tubuhnya di akhirat nantinya. Orang2 ini bukanlah 
orang2 yang sukses tapi orang yang gagal.

Begitu pula orang2 yang beriman, excelent akhlaqnya, spritualnya, tauhidnya,  
tapi... miskin ekonominya, maka orang2 tersebut adalah orang2 yang gagal.Kalau 
dia meninggalkan anak2 yg miskin, maka ALLAH akan menghukumnya dgn api 
neraka.Karena tidak bertanggung jawab menerima amanah dari ALLAH. QS.4:9

Kedua contoh diatas tersebut adalah orang2 yang pincang, tidak sempurna/ tidak 
seimbang dan mudah jatuh,lemah,berada di pintu neraka dan terhina.

ALLAH memperingatkan orang2 pincang semacam diatas itu;
Dimana sebahagian ayat2 ALLAH di taatinya dan yang lain di ingkarinya atau 
dilalaikannya sebagaimana ALLAH jelaskan di bawah ini;

QS.2:85. Apakah kamu beriman kepada sebahagian Al Kitab dan ingkar terhadap 
sebahagian yang lain? Tiadalah balasan bagi orang yang berbuat demikian dari 
padamu, melainkan kenistaan dalam kehidupan dunia, dan pada hari kiamat mereka 
dikembalikan kepada siksa yang sangat berat. Allah tidak lengah dari apa yang 
kamu perbuat.

Kedua macam orang2 diatas tersebut tidak bagus dijadikan teladan atau contoh 
bagi masarakat islam.

Jadi orang2 yang sukses menurut ALLAH adalah orang2 yang  akhlaqnya,atau 
spritualnya , tauhidnya excelent, dan ekonominya pun excelent.

Mesti hidup itu seimbang antara akhlaq dan materi.Baru tegaknya akan kuat di 
bumi ini. Khalifah2 Fil Ardh inilah contoh atau teladan yang patut di 
ikuti.Baru umat islam ini akan maju dan indah imagenya dimata ALLAH dan manusia.

Orang yang benar2 sukses itu adalah mendapat hadiah di dunia yang banyak dari 
ALLAH, di percaya dan di cinta oleh ALLAH dan mendapat hadiah pula di akirat 
nanti(Syurga). Ini ukurannya.

"Sering kita membaca buku2 dakwah islam yang mengatakan bahwa Nabi adalah 
seorang yang sangat miskin waktu meninggal dunia, tidak meninggalkan sedikitpun 
warisan untuk anak2nya. Berita ini datang dari ulama2 yang berpihak kepada 
penjajah2 negara2 islam dulunya,agar umat islam tetap miskin.Agar penjajah 
tetap berkuasa sampai ratusan tahun.Penjajah sangat berterimakasih dan gembira 
kepada ulama2,usztad2 yang menyebarkan dakwah bahwa nabi Muhammad saw adalah 
miskin, dan orang2 miskin lebih mudah masuk syurga dll.

Sesunguhnya tidak demikian,malah sebaliknya. Silakan lihat nasehat2 Rasul 
dibawah ini."

ALLAH mengwahyukan kepada Nabi Musa as;
"A good man leaves inheritences(warisan) to his childres's children."

Artinya: Orang yang baik adalah orang2 yang meninggalkan warisan yang banyak 
untuk anak2 dan cucu2nya.(Agar tidak menjadi bebaban orang lain kalau orang tua 
sudah meninggal dunia.)

Kemudian Rasul menjelaskan wahyu ALLAH diatas sebagai berikut;
Orang muslim yang sukses itu adalah orang2 yang banyak meninggalkan WARISAN 
kepada masarakat untuk 7 keturunan.

Hadits:Sebaik baik warisan manusia sesudah mati ada 3 macam.HR Muslim.

The Prophet Muhammad  taught that three things continue to benefit a 
[believing] person even after death - charity which he had given (which 
continues to benefit others), beneficial knowledge which he had left behind 
(i.e. authored or taught), and supplication on his behalf by a righteous child 
(Narrated by Saheeh Muslim).

a).Anak yang saleh, yang baik, yang selalu mendoakan orang tuanya. Selama anak 
itu mendoakan orang tuanya selama itu pula orang tua yang meninggal mendapat 
pahala di kubur.

b).Meninggalkan ilmu yang bermanfaat.Artinya seorang yang berilmu dan 
meningalkan buku2 yang berilmu sebelum meninggal dunia, maka selama ilmu2 itu 
bermanfaat untuk masarakat selama itu pula orang yang meninggal dunia,mendapat 
pahala di kubur.

c) Meninggalkan warisan2 yang banyak berbentuk karya2 untuk anak2,cucu2 dan 
masarakat.

Seperti;  rumah, membuat sekolah, rumah sakit, mesdjid,gedung2 kantor, 
industri2 alat2kesehatan, alat2pertanian, rumah tangga, transportation, alat2 
kantor ribuan macam industri yang membuat kehidupan masarakat lebih 
confortable, lebih baik.

Selama warisan2 itu bermanfaat untuk masarakat,selama itu pula orang yang 
meninggal dunia mendapat pahala di kubur.

Pertanyaan kepada diri kita; Bangsa mana yang banyak meninggalkan warisan2 
kepada kemanusian untuk 7 keturunan sekarang ini?

Di  abad 21 ini, negera2 yang berpenduduk islam kurang berkarya di bandingkan 
dengan negara2 Jepang dan Barat. Dulu orang2 Barat yang berguru kepada Islam, 
sekarang mantan2 murid menjadi guru mantan2 gurunya. Sudah terbaik bukan?

Ini sangat kita sayangi sekali dan perlu kita bersama sma mem perbaiki/ 
mengoreksi kesalahan2 cara mengamalkan ajaran2 islam yang diajarkan oleh ulama2 
dan Usztad2 sekarang ini.

Rasul memberi nasehat lagi;
1.ALLAH lebih senang muslim yang kuat iman dan ekonominya dari pada muslim yang 
lemah.HR Muslim.

2.Tangan  di atas lebih mulia dari pada tangan dibawah.HR Buhaiqi.

3.Sebaik baik pertolongan atas taqwa kepada Allah swt adalah "harta-uang".HR 
Baihaqi.

(Betapa tidak, seseorang yang tidak memiliki harta-uang (alias miskin), akan 
habislah waktunya untuk mencari makan, pakaian, rumah dan kebutuhan anak-anak, 
sekolahnya, kebutuhan pokok lainnya dalam kehidupan sehari harinya. Belum lagi 
diharapkan kepada kesulitan-kesulitan yang tidak bisa diatasinya, kecuali 
dengan harta-uang. Hal mana akan menghalangi dia untuk berzikir dan berpikir. 
Kemudian tidak akan mendapat kesempatan beribadah haji, zakat, sedekah dan 
amal-amal saleh lainnya. Kemiskinan mudah menjadikan orang kepada kufur,berada 
dekat pintu neraka.)

Sebuah nasehat dari Khalifah Umar bin Khatab;
"Pada suatu masa dimana umat muslim sudah meninggalkan usaha 
berniaga,berdagang,pengusaha dan Industri,sebagai mata pencariannya, maka umat 
muslim yang jutaan jumlahnya, hidupnya akan banyak tergantung kepada umat 
lainnya, akirnya menjadi umat lemah, umat yang selalu tergantung , umat yang 
mudah di porak perandakan oleh kekuatan lain"

Jalan untuk sukses dunia dan akhirat ikutilah Sunnah Rasul dlm mencari nafkah  
yaitu berwiraswasta, agar rezeki dari ALLAH banyak dan dapat membayar zakat 
yang besar dan dapat membantu membangun masarakat yang sejahtera, dapat 
meninggalkan warisan untuk 7 keturunan.

Marilah kita perbanyak berkarya yang dapat memberikan manfaat kepada masarakat 
Indonesia kususnya , international umumnya.EKONOMI DAN IPTEK haruslah dikuasai 
kalau tidak umat islam tetap saja lemah.

APA TUGAS KITA YANG SUDAH TAHU?
1.Mari kita mulai dari diri sendiri dan ajarkan kepada anak2
dan murid2 kita untuk menjadi muslim2 yang sukses menurut ALLAH

2.Karena usztad2 dan ulama2 adalah ujung tombak untuk memajukan umat islam dan 
yang dekat dgn mereka, maka sebaiknya usztad2 dan ulama2 harus kita beritahukan 
secepatnya.
Semoga umat islam capat kembali berjaya,baik moralnya maupun
kesejahteraannya.

Tugas saha hanya mengingatkan saja;

Dan dia termasuk orang-orang yang beriman dan saling berpesan/mengingatkan 
untuk bersabar dan saling berpesan untuk berkasih sayang. Mereka (orang-orang 
yang beriman dan saling berpesan itu) adalah golongan kanan. QS 90:17-18

Wassalamu'alaikum wrwb.

http://www.islamliberal.net/

Kirim email ke