Salam,

Kayaknya diskusinya semakin panas nich...
hore....hore.....hore....
Asalkan tetep masih dalam kerangka saling mengingatkan.....dan saling
menghargai tentunya akan ada rahmat didalamnya....
Anggap saja jika ada yang hendak mengatasnamakan NU adalah sebagai
instropeksi kedalam diri pengurus NU dan warganya agar semakin mempersiapkan
diri dengan kondisi seperti ini....dan tentu kedepan akan semakin banyak hal
yang mengaku2 NU karena banyak orang pinter dan pandai tapi bukan untuk
kemashlahatan ummat Islam, tetapi untuk menghancurkan Islam dengan
menghembuskan perpecahan.
Mari saling ingat dan waspada.....
Banyak yang  pintar dan pandai tentang ilmu Islam, siapapun..., dirinya
sendiri juga belum tentu melaksanakan apa yang sudah
dipelajarinya...tetutama akhlaqnya
Katanya Nabi SAW menurut dalam syair "sidnan nabi"diutus kedunia ini dengan
pakaian ILMU2 dan ADAB....

Ayo Kang, Mas, Pakdhe, Mbakyu...tetep menjunjung tinggi Ilmu dengan selalu
mneyertainya dengan adab yang baik dan budi pekerti yang luhur....

Lanjut....
Salam
Priyo



2009/10/14 robet_gasede <[email protected]>

>
>
> Sala,
>
> Mas Syamsudin, Saya senang karena sampean ngerti bahwa khilafah ala HTI itu
> ijtihad-nya nabhany. Alhamdulillah. Oleh karena itu jangan bilang sistem
> politik nabhany itu wajib diterapkan, kayak yang firman Allah saja. La wong
> ijtihad. Bisa benar. Bisa salah. Ulama yang lain ya juga punya ijtihad. Apa
> ijtihad ulama2 lain? Ijtihadnya adalah yang penting Ulama diperbolehkan dan
> tidak ada larangan ngajar ajaran Islam tentang sholat, mencuri haram,
> berzina haram, Terus memberi nasehat kepada Umara, seraya berusaha
> menerapkan Islam secara tadrijy, pelan tapi pasti.
>
> Sampean jangan terlalu keras, politik harus model begini. Kalau sampean dan
> anggota sampean diperangi dan terus berperang gak berhenti2, atau kemudian
> mati. Siapa terus yang mengajarkan Islam. Asal tahu saja banyak saudara kita
> seislam yang radikal kemudian dibunuh dalam perjalanan sejarah. Banyak
> sekali. DI/TII, NII, orang2 HTI di luar negeri, orang2 Turki, masyarakat
> Islam di jaman Umayyah Spanyol, Usmaniyah Turki. La kalau terus yang
> dianggap memperjuangkan Islam hanya sampean saja dan teman2 Islam radikal,
> kemudian mereka mati. Maka sadarlah Islam pasti sudah lenyap di muka bumi
> bersamaan dengan lenyapnya kekhilafahan Abbasiyah dan Usmaniyah.
>
> Sampean mau tahu kenapa Islam bisa eksis dan ada walau tanpa khilafah?
> Karena masih banyak orang2 seperti orang NU, yang gak terlalu mementingkan
> politik, tapi terus mengajarkan ajaran Islam, tidak hanya syariat, tapi juga
> akhlaq, aqidah, nahwu, shorof, Ushul fiqh, tafsir, hadits, dll.
>
> Kalau sampean masih belum ngerti, saya ulangi lagi. Islam tidak mungkin
> musnah dari muka bumi walaupun khilafah sudah tidak ada. Mengapa? Karena
> masih banyak orang seperti ulama NU, yang tidak terlalu peduli politik, tapi
> terus mengajarkan Islam.
>
> Kalau kita menganggap Islam hanya bisa eksis (ada) dengan khilafah, sampean
> akan sadar pasti keberadaan Islam di muka bumi ini berakhir dengan
> berakhirnya khilafah Usmaniyah. Makanya berterima kasihlah kepada orang NU.
> Jangan menghina ulama2 NU.
>
> Mari jernihkan pikiran dan baca sejarah. Fa'tabiru ya ulil albab. Jangan
> lupa mentahlili kedua orang tua dan ulama2 pendahulu kita, Walisongo dan
> penyebar Islam rahmatan lil alamin. Bi sirri asroril fatehah.
>
> Salam
>
> --- In [email protected] <kmnu2000%40yahoogroups.com>, "syamsuddin"
> <bus...@...> wrote:
> >
> >
> > ----- Original Message -----
> > From: syamsuddin
> > To: sofwan nadi
> > Sent: Monday, October 12, 2009 12:03 AM
> > Subject: Re: [kmnu2000] NU dibajak Kelompok Khilafah ..!!!
> >
> >
> > Mas sofwan
> >
> > Kalau membenturkan konsep itu pantese dengan konsep juga, kalau tidak
> dengan syariah dan melalui khilafah yaopo carane? Tetap dengan pancasila
> yang ditunggangi barat? Atau pancasila yang di tunggangi sosialisme? Niru
> amerika totalitas? Niru jepang atau niru cina atau niru india? Atau
> menggubah dewe?
> >
> > Nah jelaskan pada saya konsepnya, dan cara untuk menggapai kondisi
> seperti yang sampean konsepkan itu yaopo?
> >
> > Nah hizbuttahrir ini menjelaskan dengan 23 kitab wajibnya bagaimana
> idealnya kaum muslimin itu seharusnya. Dan di jelaskan pula bagaimana cara
> untuk mewujudkan keadaaan ideal itu. Bahkan disertai kemungkinan kemungkinan
> yang terjadi beserta trouble shotingnya. Awalnya ditulis nabhani ditambeli
> sama zallum dan sekarang dikuati sama atha’ amir hizb yang sekarang.
> >
> > Dan saya melihat ini benar insya allah. Kenapa ndak saya bantu. Lha saya
> ini bukan mbantu hizbuttahrir saya ini mbantu gusti allah kebetulan ambek
> carane hizbuttahrir aku cocok. Ambek carane pks gak cocok, carane pkb, pknu,
> pbb gak cocok kabeh NU thok kok koyok kurang greng, thoriqot kok yo ngono
> dadi kyai kok laliyan, ngedekno jamaah dewe kok mbediding, akhire aku rabi
> ambek hizbuttahrir. Alhamdulillah sekarang semakin mendarah daging sambil
> tetap ndepe ndepe nang gusti allah, gusti lek kulo keliru sampean duduhaken.
> Lek pancen niki bener sampean kuati kulo.
> >
> > Masalah berhadapan dengan barat; pasti itu sekarang kita berhadapan
> dengan barat ila yaumil qiyamah “walan tardlo ankal yahudu walan nashoro
> hatta tattabi’a millatahum, waddu lau takfuru kama kafaru fatakununa
> sawa’a. jendral alenby inggris aja diatas kuburannya solehuddin alayyubi
> berkata “sekarang perang salib sudah selesaiâ€
> >
> > Konsepnya hizb ini sudah matang 50 tahun lebih ndak berubah dan ibarat
> dagangan tambah suwe tambah payu. Masalah yazid banyak contohnya yang saya
> baca dan saya dengar mas, di bangil itu masih ada orang tua tua arab yang
> hafal tarikh hafal silsilah siapa bin siapa yang kalau sudah cerita ndak
> bisa di stop, ada yang namanya habib abdullah assegaf orang orang sebayanya
> memanggil dengan julukan dolah kacung pernah ngobrol berdua sama saya itu
> mulai jam 20 sampai jam 2 dini hari itu pun saya pulang karena saya yang
> ngantuk. Sampai kalau saya kirimi nasyroh komentar lewat telepon bisa 30
> menit. Sebut saja contoh selain yazid apa yang terjadi pada imam ahmad bin
> hambal yang disiksa sampai tiga kholifah, sebut saja ibnu muqlah penulis
> lafadz allah, setelah dia dipotong tangan kanannya dia belajar menulis
> dengan tangan kirinya, dipotong juga tangan kirinya, kemudian dia menulis
> dengan lisannya dipotong juga lisannya, sebut saja imam nawawi diriwayatkan
> ketika pasukan negara hendak menangkap dia, sementara dia sedang sibuk nulis
> terpaksa kemudian beliau melempar kulit harimau yang ada didinding rumahnya
> dan faj’atan berubah menjadi harimau hidup yang mengusir para tentara,
> sebut al mu’tadidh billah yang rabiyan sampai dlm ibnul atsir disebutkan
> “walahu sulalatun katsirotun hatta la tuhsho†contoh yg bejat lain saya
> masih punya banyak.
> >
> > Lha yang gitu gitu itu kan salah ya gak usah ditiru (gak usah ditiru
> 1000x), masak kita niru yang salah? Apa bisa jamin? Ya ndak bisa, wong
> kholifah itu ndak maksum. Kecuali sampen ikut konsep syiah, imam yang akan
> datang itu maksum, dan itu keliru. Dalam islam kan ada mekanismenya kalau
> imam keliru. Dan dalam hizb itu diterangkan dengan detail. Ada qodli
> madlolim yang akan mengadili dia, ada mekanisme lain juga rosulullah
> mendorong untuk mengingatkan penguasa “sayyidus suhadak hamzah wa rojulun
> qoma ila imamin jair, fanasohahu faqotalahu†enak hadis iki bisa mati
> derajate ndukure suhadak iki. Ada majlisul ummah yang akan mengingatkan dia,
> ada partai yang mengontrol dia. Lek sek gak mempan ae yo dibalekno nang
> gusti allah biar allah yang ngurusi wong seng gawe sistem iki gusti allah.
> Yang baik baik dari jasa para khalifah kan banyak mas sofwan. Lha itu bisa
> kita tiru ada abubakar ada umar ada umar bin abdul aziz ada harun arrosyd
> ada al mansur ada alfatih.
> >
> > Coba cari contoh pemimpin negara pasca khilafah runtuh yang baik benar
> benar baik, sukarno? Bush? Fahd? Clinton?Suharto? Husni mubarok?
> Khomaeni?sby?
> >
> > Malah sekarang dengan konsep musyawarah untuk mufakat akhire mufakat
> kabeh untuk korupsi.
> >
> > Terus siapa yg bertanggung jawab dg perang irak? Pencaplokan palestina,
> adu domba dipakistan?nyambutgawe angel rakyat akeh sing bodoh
> >
> > Terus yaopo konsep sampean untuk perubahan? (saya tunggu 24 kitab gpp tak
> woco kabeh) Wong reformasi dadi repotnasi ngene…
> >
> > Sama aja nanti, konsep yang sampean usung juga beresiko terjadi
> penyimpangan dari konsep yang dicanangkan.
> >
> > Lha ini ada sistem pemerintahan warisane kanjeng nabi, sudah terbukti
> manjur berabad abad memulyakan umat islam, kita pakai aja, sampean jangan
> bilang seperti ulil “pengusung khilafah iku rodok goblik dan malas
> berpikir sehingga nyontek masa lalu saja, dan berharap bisa sukses padahal
> zaman dan tantangannya sudah beda†(au kama qol)
> >
> > Diskusi tok di email mbulet… gak kiro ketemu, sangking ae saya pingin
> ada sparing patner karena di medan offline dakwah ndak ada yang mbantah,
> ndak ada yang umbreng umbreng. Tinggal jadwal aja besok ke siapa lusa ke
> siapa besok acara apa siapa saja yang diundang, siapa yang siap di closing
> segera di finishing, siapa yang didiamkan dulu. Dan sampai sekarang saya
> belum kehabisan lahan mulai dari famili, tonggo, konco ngaji, konco dulin,
> konco sekolah, konco kerjo, ustadz tua ustadz muda.
> >
> > Dan alhamdulillah onok ae seng katut, bahkan terkadang allah memberi
> “min haisu la yahtasib†ujug ujug datang ke kantor mau gabung sama
> hizbuttahrir, tidak pernah di target tidak pernah dikontak teko dewe.
> Alhamdulillah kalau ada yang mrotol dari pembinaan hizbuttahrir sudah biasa,
> bahkan terkadang buah yang ndak mateng mateng sengaja kita rontokkan agar
> gak ngrepoti.
> >
> > Kalau kondisi dakwah memburuk kita sudah siap mas, sekarang sedang di adu
> dengan struktur nu dan muhammadiyah kita layani dengan sabar. Besok di
> pentungi hansip kita sudah siap. Mati yo tambah enak ndang ketemu gusti
> allah, sumpek ndelok sampean gak ngerti ngerti.
> >
> > Masalah memahamkan umat itu memang tugas kita, kalau umat belum paham ya
> khilafah ndak mungkin tegak, lha bendino aku keliling mendayo mendayo,
> marketing ke sana kemari untuk apa kalau bukan untuk memahamkan umat.
> >
> > Kita pahamkan umat kapitalisme itu sampah harus di buang diganti dengan
> syariat allah.
> >
> > Kalau kemasan kita baik dan lembut bisa diterima orang desa. Dan itu
> sudah terbukti dikita ada petani, kernet mobil, kyai kampung, pencari
> roso’an bahkan ibu saya bisa paham. Sehingga pas ibu saya ziaroh wali
> songo, mampir ke gedung muslimat nu di jakarta, disana ada sambutan salah
> satunya berbunyi†ibu ibu sekarang ini kita harus hati hati dengan
> hizbuttahrir†(au kama qol) batine umikku lho anakku ketuane hizbuttahrir
> hadakno.
> >
> > Saya ndak pingin pinter deweyan, saya ndak pingin tugas ini saya pikul
> sendiri.
> >
> > Kalau sampean aku terlalu jauh ngrumat sampean, aku ngrumat bangil dan
> sekitarnya aja sampai ajal menjemput, syukur syukur nututi khilafah, tapi yg
> terpenting saya sudah ambil bagian dalam penegakan syariah dan khilafah ini.
>
> >
> > Kyai luqman pengasuh ponpes nyai solhah berpesan ke kita, “berjuang
> mati, gak berjuang yo mati, yo berjuang aeâ€
>  >
> > Terus kita diam ya di lindas mas
> >
> > Berobat tapi asal asalan cukup minum antalgin dan bodrek sambil berdoa
> semoga komplikasinya sembuh?
> >
> > Berobat harus dg obat yang benar, sesuai dengan sakitnya, dosisnya pun
> harus tepat dan yang penting resep tersebut harus diminum.
> >
> > Insya allah umat ini akan sehat
> >
> > Gusti allah gak turu
> >
> > Gusti allah gak kiro ngejarno umate
> >
> > Gusti cepetaken khilafah gusti
> >
> > Bagi yg perlu versi indonesia bisa japri
> >
> >
> >
> > ----- Original Message -----
> > From: sofwan nadi
> > To: syamsuddin
> > Sent: Sunday, October 11, 2009 3:52 PM
> > Subject: Re: [kmnu2000] NU dibajak Kelompok Khilafah ..!!!
> >
> >
> > Mas Dien:
> >
> > nu dulu dan sekarang nu biyen iku nahdlotul ulama' suwe suwe dadi
> nuqshonul ulama saiki dadi naqdlotul ulama yang berkata begini adalah guru
> saya kyai ahmad kholil chamid bangil sya'ban kemarin khoul yang ke 8
> >
> > Sofwan: Semoga berkah dan rahmat Allah untuk beliau dan para santrine
> termasuk Mas Dien.
> >
> >
> > Mas Dien:
> >
> > Apa sih yang ditakutkan kalau khilafah tegak? Tahlilan dan istighosah di
> hapus?
> >
> > Akan muncul yazid ke 2? Khawatir Orang orang non muslim di cemplungno
> (dilempar) ke laut? Atau apa?
> >
> > Aku harus bilang apa agar kalian percaya bahwa itu tak akan terjadi.
> >
> > Kenapa kalian lebih khawatir dan risau dg sesuatu yang kalian khayalkan
> sendiri?
> >
> > Sementara kebobrokan dan kebejatan yang sedang terjadi kalian abaikan
> tanpa dikritisi.
> >
> > Contoh kecil aja; Murid saya banyak yang mati over dosis bahkan ada yg
> mati karena aids....(dan seterusnya Mas Dien beri contoh banyak)
> >
> >
> > Sofwan:
> >
> > Jadi alasan Mas Dien untuk menuju Khilafah adalah sebab moralitas
> masyarakat yang hancur. Kalau ini, Yazid sudah terbukti salah satu contoh
> orang yang memiliki moral yang hancur padahal dia Khalifah saat itu. Ini
> yang saya khawatir kan, Mas Dien. Justeru dia yang jadi Khalifah, dia yang
> menjadi contoh penghancur moral itu sendiri. Mas Dien...tidak dapat menjamin
> keadaan ini, kalau Mas Dien belum mematangkannya dengan baik. Jangan sampai
> nanti Mas Dien tertipu oleh orang yang Mas Dieun usung. Zallum itu ketika
> Mas Dien angkat menjadi khalifah (misalnya dia masih hidup) belum tentu
> sebaik moral Yazid. Itu tidak ada jaminan. Nanti Mas Dien kecewa. Jadi Mas
> Dien harus menyusun rencana dan peta yang matang.
> >
> >
> >
> >
> > Kalau keprihatinan kita dengan yang terjadi di masyarakat, sebetulnya
> bisa mulai dari kita...yang nyata-nyata tidak pernah menasehati umat dengan
> baik. Kita sudah kurang memperhatikan apa-apa yang ada di masyarakat.
> Masyarakat pun sudah menghindar dari kita, karena menganggap kita tidak
> peduli dengan mereka.
> >
> >
> >
> > Mas Dien:
> >
> > Mas sofwan sampean iki nu cap opo? Nu itu ikut salah satu madzhab empat
> gak menggubah menggubah ngono. Sampean kate menggubah opo? Sampean iku yo
> taqlid, taqlid nang barat, sampean, ulil,nurkholis,muqsid podo kabeh gayae
> bedo tujuane podo dalam alfiyah disebut wa li wathor selanjutnya Mubtadak e
> siji khobare iso akeh.(maaf yg ndak pernah ngaji alfiyah ndak ngerti gpp)
> >
> >
> > Sofwan:
> >
> > Mas Dien boleh bicara apapun tentang saya. Monggo, saya ikhlas. Tapi saya
> berharap, Mas Dien ikhlas dengan apapun yang Mas Dien hadapi dari Mas Dien
> perjuangkan. Untuk itu saya berhadapan dengan Mas Dien supaya konsep yang
> Mas Dien matang. Mas Dien akan berhadapan dengan Barat, itu pasti. Mas Dien
> akan berhadapan dengan kaum yang Fanatisme dengan Barat, itu jelas. Tapi,
> Mas Dien matangkan dulu konsepnya dengan menghadapi orang-orang bodoh
> seperti saya. Saya tidak pernah belajar ke Barat, bahkan baca bukunya pun
> tak mau. Tapi saya belajar dari kemelut sejarah Islam masa lalu. Maka
> lahirlah pribadi saya. Saya tak mau baca buku-buku Nurkholis ataupun Mas
> Ulil dkk. Apa yang saya kemukakan adalah pikiran saya. Malah saya pernah
> menasehati Mas Ulil ketika berpolemik dengan Mas Syamsi. Silahkan cari di
> on-line.
> >
> >
> > Saya begini juga setelah membaca buku-buku tafsir yang dipenuhi
> perbedaan. Juga membaca buku seperti Bughyatul mustarsyidiin... Dari sana
> saya menyimpulkan, Tidak hanya madzhab empat yang dianut NU...tetapi banyak
> madzhab, tetapi dirangkum kedalam empat madzhab. Karena para kiyai sering
> mengambil Bughyatul mustarsyidin menjadi rujukan. Itu fakta.
> >
> >
> > Mas Dien:
> >
> > Kalau saya pengurus nu sampean saya kelurkan dari nu. Tapi repot ukurane
> nu ambek duduk opo?
> >
> > Sofwan: Iki masalahe, Mas. Ora ana ukuran. Bahkan wong mis nang kuburan
> iku anggota NU, jare Gus Dur. He.he.he.
> >
> >
> > Mas Dien:
> >
> > Apa artinya kalau ada orang yang dipanggil kholifah tapi syariat tetap
> terabaikan, kezaliman di mana mana? Ndak masalah hasyim muzadi atau SBY yang
> jadi kholifah, kan syarat rukunnya sudah diterangkan ....
> >
> > Sofwan: Inggih, Mas. Tapi gini lho faktanya... Sultan Agung dulu ngaku
> khalifah..tapi mateni ewonan para kiai di masa itu. Bayangkan Mas, aku masih
> wedi sejarah ini berulang. Jer Basuki Mowo Beo...saya terima...tetapi apa
> dengan begitu caranya, dengan membunuh yang berbeda pendapat seperti kepada
> Imam Alhusein, Syekh Alhallaj, Syekh Siti Jenar (kalau cerita ini
> benar)...dst?
> >
> >
> > Mas Dien:
> >
> > Sampean minggiro ae mas, pejuang syariah dan khilafah akan lewat dan
> orang orang nu yang mukhlis akan berbondong bondong mendukung, kalau ndak
> minggir gabung aja biar ndak mati ngenes sampean.
> >
> > Sofwan: Saya sudah bilang, saya siap menjadi rumput yang diinjak Mas dan
> kawan-kawan... Tetapi berjalanlah dengan konsep yang jelas dan matang...
> Jangan sampai mengecewakan diri sendiri.. Saya senantiasa berdoa untuk
> segenap orang yang sangat memperhatikan kepentingan kaum mukminin. Semoga
> Mas Dien termasuk dari mereka.
> >
> >
> >
> >
> >
> > ----------------------------------------------------------
> > From: syamsuddin <bus...@...>
> > To: de_a...@...
>
> > Sent: Sun, October 11, 2009 1:22:29 AM
> > Subject: Fw: [kmnu2000] NU dibajak Kelompok Khilafah ..!!!
> >
> >
> >
> > ----- Original Message -----
> > From: syamsuddin
> > To: [email protected] <kmnu2000%40yahoogroups.com>
> > Sent: Sunday, October 11, 2009 12:19 AM
> > Subject: Re: [kmnu2000] NU dibajak Kelompok Khilafah ..!!!
> >
> >
> > nu dulu dan sekarang
> >
> > nu biyen iku nahdlotul ulama' suwe suwe dadi nuqshonul ulama saiki dadi
> naqdlotul ulama
> >
> > yang berkata begini adalah guru saya kyai ahmad kholil chamid bangil
> >
> > sya'ban kemarin khoul yang ke 8
> >
> > beliau lahir di lumajang masih turunan sunan gunung jati dan syarifah
> khodijah swadesi bangil
> >
> > beliau muridnya hadrotus syeh hasyim asy'ari bahkan gurunya inilah yang
> menyuruh menikah dg bu nyai hj masniyah
> >
> > dan menyuruh dakwah dibangil. pernah jadi qodli di jombang, punya santri
> daerah mojosari.
> >
> > Apa sih yang ditakutkan kalau khilafah tegak?
> >
> > Tahlilan dan istighosah di hapus?
> >
> > Akan muncul yazid ke 2?
> >
> > Khawatir Orang orang non muslim di cemplungno (dilempar) ke laut?
> >
> > Atau apa?
> >
> > Aku harus bilang apa agar kalian percaya bahwa itu tak akan terjadi.
> >
> > Kenapa kalian lebih khawatir dan risau dg sesuatu yang kalian khayalkan
> sendiri?
> >
> > Sementara kebobrokan dan kebejatan yang sedang terjadi kalian abaikan
> tanpa dikritisi.
> >
> >
> >
> > Contoh kecil aja; Sma bangil dulu zaman saya sppnya limaribu sekarang
> 280ribu wong melarat gak usah sekolah totok smp atau mondok thok ae nang
> pondok NU seng murah.
> >
> > Murid saya banyak yang mati over dosis bahkan ada yg mati karena aids.
> >
> > Ada anak lamongan nyantri di bangil, karena sering ke alun alun jadi kena
> narkoba, oleh bapaknya di bawa pulang dirabekno nduwe anak sitok terus mati
> over dosis bapak e susah kaisinan mati pisan saiki.
> >
> > Di masyarakat sudah banyak yang hamil duluan baru nikah dan itu biasa
> yang penting tanggung jawab. Bangil ini mas, gimana surabaya ? Gimana
> jakarta , jogja? Semarang ?
> >
> > Sepeda motor lupa ndak dikunci gembok… hhmm 15 menit ilang
> >
> > Sampai sampai seorang pencuri senior berkomentar,†arek arek nom nom
> saiki malinge ngawurâ€
> >
> > Di sukorejo sebelahnya bangil pamanku bilang “alhamdulillah syam,
> disini sekarang agak aman sebab masyarakat sudah komitmen kalau ada maling
> ketangkap harus mati di massa â€
> >
> > Itu tingkat kecamatan belum provinsi atau nasional apalagi dunia.
> >
> > Terus sampean ngomong gimana?
> >
> > Sabar saja mas, jer basuki mowo beyo kalau ndak bisa sekolah ya ndak usah
> sekolah.
> >
> > Ya beginilah zaman sekarang, seng penting njogo awak dewe lan keluarga
> rugi dunyo gak dadi opo rugi akherat bakal ciloko.
> >
> > Ini namanya obat antalgin yang mengurangi rasa sakit saja tapi tidak
> menyembuhkan.
> >
> > Beda kalau disupport; beginilah pak keadaan sekarang kalau hukum allah
> hanya dipakai sebagian dan dibuang sebagian allah marah sehingga orang alim
> pun kena getahnya, takmir masjid sandale ilang, ustadz anak e pilkoplo,
> ustadz e kenek pilkada, monggo pak sareng sareng mikiri lan berjuang damel
> tegak e syariah lan khilafah. Rugi dunyo gak dadi opo rugi akherat bakal
> ciloko.
> >
> > Sampean khawatir kalau bahasa arab digalakkan bahasa lain gak payu.
> Sekarang ini lho bahasa jowo gak payu. Saya dan teman teman saya baik dari
> dresmo ataupun turunane mbah lowo ijo anaknya banyak yg bahasa ibunya bahasa
> indonesia .
> >
> > Mas sofwan sampean iki nu cap opo? Nu itu ikut salah satu madzhab empat
> gak menggubah menggubah ngono. Sampean kate menggubah opo? Sampean iku yo
> taqlid, taqlid nang barat, sampean, ulil,nurkholis,muqsid podo kabeh gayae
> bedo tujuane podo dalam alfiyah disebut wa li wathor selanjutnya Mubtadak e
> siji khobare iso akeh.(maaf yg ndak pernah ngaji alfiyah ndak ngerti gpp)
> >
> > Jangankan bukhori quran aja sampean diskusikan. Yang muhkam jadi
> mutasyabihat semua. Yang ndak cocok dengan waktu dan tempat sampean pending
> didiskusikan dulu sampai kemudian ketemu terjemahan yang pas dengan kondisi
> sekarang.
> >
> > Imam malik berkata setiap dari kita (pendapatnya) bisa diambil bisa di
> tolak illa shohiba hadzalqobri (kecuali nabi). Nah kalau pendapat nabhani
> dan zallum itu benar masak tidak saya ikuti. Masak saya nulayani sesuatu
> yang benar? Saya juga pingin masuk surga, kalau pendapatnya salah ndak saya
> ikuti. Lha terus ukuran salah bener sampean apa. Yang dari zallum dan
> nabhani itu salah, yang kuno kuno yang ndak cocok dengan zaman sekarang
> salah. Yang berat berat dan beresiko itu salah. Yang benar itu dari barat
> yang dari fazlurrahman, ali abdul roziq wa alihi wasohbihi itu mesti bener.
> >
> > Kalau ada orang muhammadiyah ngelek ngelek tahlile nu tawassule nu saya
> marah mas, bek bek an wong pinter muhammadiyah iku ndak ada apa apanya
> dengan nu. Tapi saya lebih marah lagi kalau ada orang nu seperti sampean.
> Kalau saya pengurus nu sampean saya kelurkan dari nu. Tapi repot ukurane nu
> ambek duduk opo? Insya allah saya ngaku nu ndak akan diakui walau sering
> mimpin tahlil dan masih qunut subuh.
> >
> > Masalah tegaknya khilafah itu cuman sarana mas, tujuan utamanya syariat
> islam terterapkan secara kaffah. Apa artinya kalau ada orang yang dipanggil
> kholifah tapi syariat tetap terabaikan, kezaliman di mana mana?
> >
> > Ndak masalah hasyim muzadi atau SBY yang jadi kholifah, kan syarat
> rukunnya sudah diterangkan dalam kitab kitab fiqh yang diajarkan di seluruh
> pondok NU. Tinggal mencocokkan sesuai apa ndak. Bahkan kalau pak hasyim yang
> jadi kholifah dan setelah berjalan beberapa waktu dia itu adil sebaiknya dia
> jadi khalifah terus aja ndak boleh mundur kalau bisa ndak boleh mati
> teruslah pimpin kami, kan dia adil seperti umar misalnya.
> >
> > Mas sofwan sampean iki kok keweden tenan kalau khilafah tegak. Kok
> seperti bush dan blair yang takut khilafah tegak. Sampean apane mereka?
> >
> > Alkhilafah wa’dun wa fardlun
> >
> > Wa’adallahulladzina amanu minkum wa amilus sholihati layastahlifannahum
> fil’ardli kamastahlafalladzina minqoblihim….
> >
> > Huwalladzi arsalarosulahu bilhuda wadinilhaq liyudzhirohu aladdini
> kullihi walau karihal musyrikun
> >
> > Sampean minggiro ae mas pejuang syariah dan khilafah akan lewat dan orang
> orang nu yang mukhlis akan berbondong bondong mendukung, kalau ndak minggir
> gabung aja biar ndak mati ngenes sampean.
> >
> > Mau digiring kemana nu ini? Ke nahdlotul ulama’ apa naqdlotul ulama’
>
> >
> > ----- Original Message -----
> > From: sofwan nadi
> > To: [email protected] <kmnu2000%40yahoogroups.com>
> > Sent: Saturday, October 03, 2009 9:57 AM
> > Subject: Re: [kmnu2000] NU dibajak Kelompok Khilafah ..!!!
> >
> >
> > Itulah... Orang lahir di Indonesia ...besar di Indonesia... tapi tak bisa
> membedakan ke-Indonesia- an dengan ke-Arab-an. Saya kecewa kalau ada yang
> hafal Alfiyah tapi ilmunya cuma bisa menerjemahkan buku-buku dan
> pikiran-pikiran orang lain. Kalau hafal Alfiyah, ya levelnya jangan level
> Ajurumiyah donkkk.
> >
> > Masa orang hafal Alfiyah taqlid pada Zallum sih... Saya saja berani
> mendiskusikan Kitab Imam Bukhori (bukan sombong, tapi begini semestinya
> Pelajar Ilmu... harus cermat mana yang bisa diambil dan mana yang tidak bisa
> diikuti). Terus terang... saya bukan dari kalangan menggeluti kitab kuning
> sehari-hari. .. tetapi ketika saya disodori Kitab Ahkamussultoniyah karya
> ABu Ya'la Alhanbali... . wah saya terkejut... isinya sebagian tak bisa
> diikuti. Sebagian isinya cenderung menjadi pembenaran perilaku Muawiyah dkk
> mengkudeta kekuasaan.
> >
> > Tahun.. 1988... beberapa mahasiswa Unpad datang membawa buku Kaifa
> Huddimat Al-khilafah. ..untuk dibaca bersama... Yang ini OK... masih seputar
> sejarah... tapi selanjutnya. .. sayang, kami putus kegiatan... karena saya
> harus pergi disuruh Mbah Dullah ... mengembara.
> >
> > Saya tak pernah hafal Alfiyah... tetapi ketika menyaksikan orang
> mengagumi santri-santri hafal Alfiyah... saya langsung menuju kepada
> intisari isi kitab itu... selebihnya saya bermain-main dengan Hikmah
> Alfiyah... Bukan Nahwiyah Shorfiyah Alfiyah. Maka muncul-lah pribadi yang
> pernah taklid berkat bimbingan para Kiyai, semoga Allah memberkati kehadiran
> beliau.
> >
> > Saya bercerita seperti ini di sini tiada lain untuk menggambarkan
> bagaimana semestinya pelajar itu belajar.
> > Kalau menerjemahkan buku... itu baru tahap pelajaran berbahasa.. Bagi
> pemula ok, ya level lulusan Aliyah lah.
> > Sementara yang kita butuhkan untuk Indonesia adalah membangun...
> membangun Indonesia hanya orang Indonesia yang bisa... karena hanya orang
> Indonesia yang mengerti cita rasa ke-Indonesia- an...
> > Tentunya... mencaplok mentah-mentah buku bangsa lain tidak bisa... karena
> cita- rasanya berbeda... Kita harus memeras pemikiran... memperhatikan ranah
> sejarah kebangsaan.. . memperhatikan korban-korban yang bakal ditimbulkan.
> .. Maka menggubah buku ke-Indonesia- an menjadi keperluan.
> > Jadi tolong... kalau sudah level LC/S.Ag/SHi/ SPdI... dan lain-lain
> jangan mengonsentrasikan diri untuk menjadi penerjemah untuk keperluan
> taqlid membangun... . kalau untuk pelajaran-pelajaran dasar, seperti untuk
> akhlak, solat, akidah... ok. Tapi untuk ketatanegaraan, muamalat, hubungan
> kemanusiaan. .. Jangan ... tolong... jangan mengerahkan upaya kita pada
> penerjemahan/ terjemahan. Tapi gubah...gubah. .. dan gubah.
> >
> > Sistem khilafah... untuk di Indonesia pun harus di Indonesia-kan. ..
> silahkan mau dibahasakan dengan SENDIKOGUSTI kek... tak jadi soal... bagi
> saya hanya ada Dua Syahadat... tidak ada syahadat yang ketiga. Saya menolak
> untuk bersyahadat bahwa sistem khalifah adalah bagian dari keimanan. Tidak
> disebutkan dari satupun dalam cabang-cabang keimanan.
> >
> > Kalau dulu... Abu Bakar menamakan diri sebagai Khalifah.... lalu Muawiyah
> si Raja itu menyebut dirinya Khalifah.... lalu Raja-raja Usmaniah dan
> Mataram menyebut diri mereka Khalifah... lalu para tokoh Tarekat..juga
> menyebut dirinya Khalifah... maka tidak haram dan tidak keluar dari akidah
> bila menyebut Susilo Bambang Yudoyono adalah Khalifah bagi sistem
> Republik... Hasyim Muzadi juga Khalifah... bagi sistem organisasi
> PBNU...Gitu aja kok repot.
> >
> > Mau kemana kalian sang pengusung Khalifah???
> >
> > ____________ _________ _________ __
> > From: alai nadjib <alaina...@yahoo. com>
> > To: kmnu2...@yahoogroup s.com
> > Sent: Friday, October 2, 2009 8:07:43 PM
> > Subject: Re: [kmnu2000] NU dibajak Kelompok Khilafah ..!!!
> >
> > Sepertinya orang iseng yang "membajak", kurang kerjaan..... .AHISTORIS NU
> > pergilah tolong saudara yang jadi korban bencana di manapun..daripada
> ngawur di dunia maya
> >
> > salam,
> > Ala'i..
> >
> > --- On Fri, 10/2/09, Aan Trimo Legowo Noto Kusumo <aan_trimo_legowo@
> yahoo.co. id> wrote:
> >
> > From: Aan Trimo Legowo Noto Kusumo <aan_trimo_legowo@ yahoo.co. id>
> > Subject: [kmnu2000] NU dibajak Kelompok Khilafah ..!!!
> > To: kmnu2...@yahoogroup s.com
> > Date: Friday, October 2, 2009, 11:16 AM
> >
> > Tidak habis Pikir dengan Prilaku para pengasong Ide negara Khilafah
> Islamiyah yg tidak segan melakukan cara-cara kotor utk mewujudkan cita-cita
> Khilafah, Mereka tak segan melakukan Manipulasi dan fitnah,
> >
> > Kali ini mereka melakukan Pembajakan atas Symbol NU dan juga melakukan
> pemutar balikan sejarah atas NU, bukan ituu saja mereka juga memfitnah PBNU
> saat ini telah melakukan pengkhiantan atas cita-cita generasi awal NU yg
> mereka Klem generasi awal NU bertujuan mendirikan Khilafah Islamiyah.
> Padahal kita ketahui bersama Bahwa NU sebagai Ormas keagamaan terbesar di
> Indonesia telah bersepakat menerima Pancasila sebagai Konsep berbangsa dan
> bernegara.
> >
> > Silahkan Rekan-rekan bisa lihat kelakuan mereka di Group Fesbuk yg mereka
> buat . KLik saja di :http://www.facebook .com/pages/ WARGA-NAHDLIYIN-
> RINDU-KHILAFAH/ 261360035601? ref=mf
> >
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> >
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> >
> >
> >
> >
> >
> > __________________________________________________
> > Do You Yahoo!?
> > Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
> > http://mail.yahoo.com
> >
> >
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> >
>
>  
>


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

______________________________________________________________________
http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir dan 
KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda harus 
meninggalkan forum ini silakan kirim email ke: 
[email protected] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[email protected] 
    mailto:[email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke