dari www.surabayapost.co.id SAMPAI 30 calon menteri dipanggil Cikeas, banyak orang meyakini Dr. Salim Segaf Al-Jufrie, MA lebih tepat sebagai calon Menteri Agama. Tapi dari arahan yang disampaikan oleh presiden yang diungkapkan kembali oleh Salim Segaf kepada wartawan, tampaknya dia akan didapuk sebagai Menteri Sosial. Pengamat sebelumnya memprediksi jabatan Menteri Sosial ini akan diberikan kepada Surya Dharma Ali, yang pada Kabinet Indonesia Bersatu I, menduduki jabatan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah. Justru Surya Dharma, tampil di depan wartawan dengan kesan sebagai Menteri Agama. Apakah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bermaksud melemahkan ramalan para pakar, tampaknya tidak. Salim Segaf saat dipanggil ke Cikeas Sabtu lalu, menjabat sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Kerajaan Arab Saudi merangkap Kesultanan Oman. Dari penampilannya di depan wartawan bisa diduga Salim Segaf diproyeksikan untuk menjabat Menteri Sosial. Apakah benar? "Kementerian ini akan membantu mensukseskan tercapainya Millennium Development Goals 2015. Kementerian kami juga diminta untuk memperkuat tata kelola pemerintahan dan perlunya membangun sifat kesetiakawanan, kecerdasan intelektual, dan emosional," kata Salim Segaf di depan wartawan. Arahan itu cocok sebagai tugas utama Menteri Sosial, bukan Menteri Agama. Jika benar Mensos, maka Salim Segaf bisa dikatakan gagal mengulangi sejarah menggantikan Maftuch Basyuni sebagai Menteri Agama. Desember 2005, Salim Segaf Al-Jufrie menggantikan Maftuch Basyuni yang saat itu dipanggil oleh Yudhoyono untuk menjadi Menteri Agama saat masih menjabat Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Kerajaan Arab Saudi merangkap Kesultanan Oman. Ketua Dewan Syariah Partai Keadilan Sejahtera ini telah diminta oleh presiden untuk menekan angka kemiskinan. "Ditargetkan turun sampai 8-10 persen," kata Salim usai diwawancarai selama 30 menit di Cikeas, Sabtu (17/10). "Oleh karena itu, saya diminta mengkoordinasikan dengan kementerian terkait." Perkiraan para pengamat sebenarnya tidak terlalu meleset jika Salim Segaf ditunjuk sebagai Menteri Agama. Masalah keagamaan menjadi bidangnya sehari-hari, demikian juga jabatannya. Selain sebagai duta besar, Salim adalah Direktur Perwakilan WAMY (World Assembly of Muslim Youth) untuk Kawasan Asia Timur dan Asia Tenggara dan juga Direktur Syariah Consulting Center. Dia juga aktif mengajar di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, selain mengajar di Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Bahasa Arab (LIPA) dan Dirasat Islamiyah Jakarta. Di Palu Sulawesi Tengah, nama Salim Segaf dikenal sebagai cucu dari ulama besar Palu, Said Idrus Al-Jufri atau lebih dikenal dengan nama “Guru Tua AlJufri” pendiri yayasan Al-Khairaat. Ia lahir di Solo, Jawa Tengah pada tanggal 17 Juli 1954 dan menyelesaikan pendidikan S1 (1976), S2 (1980) dan S3 (1986) untuk bidang Syariah di Universitas Madinah, Arab Saudi. Mengapa presiden memilihnya sebagai Menteri Sosial, bukan Menteri Agama? Sampai detik-detik terakhir, presiden masih menggenggam hak prerogatifnya. Para calon menteri yang akan dilantik 23 Oktober ini hanya diperbolehkan menyampaikan arahan presiden, bukan posisi jabatannya. Jawaban yang pasti dijanjikan akan dijawab presiden pada saat pengumuman personel kabinet pada Rabu (22/10) mendatang.
--- On Mon, 10/19/09, Mahrus Doank <[email protected]> wrote: From: Mahrus Doank <[email protected]> Subject: Bls: [kmnu2000] Depag Sudah pindah ke tangan PKS >>> Selamat To: [email protected] Date: Monday, October 19, 2009, 3:52 PM Saleem Segaf ke Menteri Agama, Dubes RI di Riyadh, dari PKS:::: Masinis PKS bawa gerbong bermuatan Nahdliyin. 1 Lagi Kader PKS Jalani Audisi Calon Menteri Senin, 19 Oktober 2009 - 10:10 wib addthis_pub = 'okezone'; addthis_logo = 'http://news. okezone.com/ image/header/ o.png'; addthis_logo_ background = 'EFEF99'; addthis_logo_ color = '666699'; addthis_brand = 'www.okezone. com'; addthis_options = 'facebook, email, delicious, favorites, digg, google, myspace, live, more'; JAKARTA - PKS tampaknya masih akan menempatkan kadernya lagi di Kabinet Indonesia Bersatu jilid II. Hari ini satu kader PKS akan menjalani tes kelayakaan dan kepatutan di Cikeas. "Satu lagi dari PKS akan menjalani tes dengan Presiden SBY. Beliau Pak Suswono," kata Tifatul saat dikonfirmasi okezone, Senin (19/10/2009) . Presiden PKS itu menyebutkan Ir Suswono sepertinya akan diposisikan sebagai Menteri Pertanian. Bila benar menempati posisi itu, maka Suswono akan menggantikan kader PKS Anton Apriantono yang sebelumnya menjabat sebagai Mentan. Dengan demikian, berarti PKS sudah mendapat empat jatah menteri, yaitu Tifatul Sembiring (diproyeksi Menkominfo), Salim Segaf Aljufri (diproyeksi Menag), Suhana Surapranata (diproyeksi Menristek), dan Suswono (diproyeksi Mentan). Saat ditanya apakah jatah empat pos menteri itu sudah sesuai dengan kesepakatan koalisi PKS dan Partai Demokrat, Tifatul berkomentar bahwa pihaknya tetap menyerahkan sepenuhnya kepada SBY. "Beliau yang memutuskan," tandasnya.(ton) ____________ _________ _________ _________ _________ _________ _ Coba Yahoo! Messenger 10 Beta yang baru. Kini dengan update real-time, panggilan video, dan banyak lagi! Kunjungi http://id.messenger .yahoo.com/ [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed]
