Ini dari sebelah:
Klub Poligami Indonesia Diresmikan
By Republika Newsroom
Selasa, 20 Oktober 2009 pukul 08:57:00
Klub Poligami Indonesia Diresmikan
BANDUNG--Sebanyak 150 orang undangan dari seluruh Indonesia memeriahkan
launching klub poligami di Hotel Grand Aquila Bandung, Jawa Barat, beberapa
waktu lalu.
Para tamu undangan yang datang di antaranya dari Papua, Jakarta, Tasikmalaya
dan Garut. Dalam peresmian tersebut, hadir juga ketua klub poligami Malaysia
Global Ikhwan Chodijah Binti Am.
Di samping peresmian klub poligami, dalam kegiatan yang bertema `Poligami Obat
Mujarab Untuk Mendapatkan Cinta Allah`, digelar juga konser musik, operet dan
penjelasan mengenai poligami.
Ketua Global Ikhwan Chodijah Binti Am mengatakan, klub poligami tersebut awal
mulanya diresmikan di Malaysia. Untuk itu, global ikhwan akan mendirikan cabang
klub poligami di Indonesia dan dimulai dari daerah Jawa dan Sumatera.
"Sebelum meresmikan klub poligami di Bandung, saya sudah berkeliling Indonesia
untuk menyampaikan misi tentang poligami," katanya ketika dihubungi ANTARA.
Menurut dia, klub poligami di Malaysia sekarang sudah berjalan dengan lancar
bahkan sekarang klub poligami sudah memiliki 300 anggota yang tersebar di
berbagai negara, seperti Indonesia, Australia, Singapura, Timur Tengah,
Thailand dan negara-negara lainnya.
Cinta Allah
Ia menjelaskan, poligami menjadi obat mujarab untuk mendapatkan cinta Allah
sebab dengan poligami seseorang akan senantiasa mengalami kesusahan dalam
hidupnya.
"Ketika dia dalam kesusahan maka dia akan meminta pertolongan kepada Allah.
Kesusahan yang dialami seorang istri yang suaminya berpoligami sifatnya terus
menerus, maka dia pun akan terus meminta tolong kepada Allah," ujarnya.
Ia mengaku, sebagai wanita awalnya menolak poligami, bahkan seluruh
keluarganya pun menolak dengan alasan takut Chodijah tidak bahagia dan
terlantar.
Tapi, ia melanjutkan, setelah selama 30 tahun menjalani hidup sebagai seorang
istri yang dipoligami, justru dirinya mendapatkan cinta Allah, karena
senantiasa berkomunikasi dengan-Nya.
Chodijah tidak memungkiri jika pendirian klub poligami di Indonesia akan
menimbulkan penentangan dari berbagai pihak apalagi kaum hawa. "Hal itu juga
terjadi di Malaysia ketika pertama kali dideklarasikan, namun sekarang semua
sudah bisa menerimanya," katanya.
"Untuk di Indonesia sendiri saat ini ada 30 keluarga yang bergabung dalam klub
poligami dan sementara saya akan mendeklarasikan di Jawa dan Sumatera dulu.
Sudah itu baru ke seluruh Indonesia," katanya. ant/ahi
[Non-text portions of this message have been removed]