Mas Muallim dan saya usul minimal 40% dari semua lulusan santri pondok nahdliyin sejak lulus tahun 2010 disarankan untuk memiliki komitmen meraih gelar S3 diakhir usia 30 tahun paling telat. Aamiin
________________________________ From: honest molasy <[email protected]> To: [email protected] Sent: Mon, January 25, 2010 12:51:23 PM Subject: [kmnu2000] NU Target Pengiriman 200 doktor lulusan luar negeri Berita di JawaPos Hari ini, salam, Tingkatkan Kualitas Kader, NU Target Pengiriman 200 Kader Lanjutkan Studi ke LN *CANBERRA* - Masyarakat *nahdliyin* semakin sadar akan pentingnya peningkatan kualitas kader. Dari Australia, dalam Konfercab Pengurus Cabang Istimewa NU ANZ (Australia-New Zealand), muncul suara agar organisasi sosial keagamaan terbesar di Indonesia itu terfokus pada pengembangan sumber daya manusia. Selama ini, NU dianggap terlalu terlena dengan politik kepentingan. "PCI NU ANZ meminta PB NU meningkatkan kualitas kader. Perlu ditargetkan pengiriman 200 kader NU untuk melanjutkan studi program doktoral di luar negeri," ujar Rais Syuriah PCI NU ANZ Dr Nadirsyah Hosen PhD. Nadirsyah yang juga dosen di University of Wollongong, New South Wales, itu mengatakan, sektor pendidikan harus digarap serius oleh NU untuk memobilisasi secara vertikal para kader. "Kader intelek muda NU sebaiknya tidak terfokus di kajian keagamaan saja, melainkan juga menyebar ke kajian disiplin lain, seperti teknologi, informatika, dan sains," papar dia. Kaum intelek muda NU ANZ juga meminta PB NU bersikap profesional dengan mengelola jaringan alumni kader yang belajar di luar negeri. Para kader itu sebaiknya dimanfaatkan secara optimal dalam peningkatan kualitas SDM bangsa, khususnya warga NU. "Konsentrasi jangan diarahkan terus ke urusan politik praktis. SDM kita sudah lama telantar," ujar Honest Dody Molasy, wakil NU dari Negara Bagian Victoria. Selama ini, ujar mahasiswa program doktoral Swinburne University, Melbourne, tersebut, PB NU kurang optimal dalam memanfaatkan para kader yang potensial. "Ke depan, itu harus digarap dengan serius," ucap dia. Honest, sapaan akrabnya, juga meminta agar PB NU terfokus pada peningkatan lembaga pendidikan NU sehingga bertaraf nasional dan internasional. "Nasib lembaga pendidikan NU yang selama ini tidak jelas, harus kembali diperhatikan, jangan setengah-setengah dengan masa depan umat," tegas dia. * (aku/tof)* Honest Dody Molasy Asia and Pacific Studies Victoria University of Technology Melbourne -- Honest D Molasy Vice Chairman Nahdlatul Ulama Special Branch AUSTRALIA - NEW ZEALAND [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed]
