kulo ittiba'

luthfi, jogja



2009/9/30 sofwan nadi <[email protected]>

>
>
> Alhamdulillah... saudara-saudara dari UGM telah mengatakan apa yang ada
> dari kesedihan mereka.
> Tapi saya bertanya-tanya mana NU dari UNAIR, ITS... dan arek-arek
> Universitas di Jatim?
> Katanya basis NU, tapi saya tak pernah dengar gerakan ke-NU-an dari
> kampus-kampus Jatim.
> Apa sudah dikuasai oleh mahasiswa non-nahdliyin...?
>
> Adakah yang membuat mereka mandeg? Lalu apa?
> Padahal dulu ada kawan bilang, geliat bangsa akan dimulai dari ekor... Ekor
> itu adalah Jatim karena Jakarta adalah kepalanya. Kalau kepala dipegang,
> ekor tetap bergeliat...
> Tapi yang saya saksikan belum ada suara mahasiswa nahdliyin dari
> kampus-kampus Jatim.
> Ada apa gerangan disana?
>
> ________________________________
> From: Slamet Thohari <[email protected] <amexsip%40yahoo.com>>
> To: KMNU 2000 <[email protected] <kmnu2000%40yahoogroups.com>>;
> Millenium CSIS 
> <[email protected]<kampung_milenium%40yahoogroups.com>
> >
> Sent: Tuesday, September 29, 2009 6:12:19 PM
> Subject: [kmnu2000] PETISI WARGA NU ALUMNI UGM
>
>
>
> PETISI WARGA NU ALUMNI UGM
>
> Assalamualaikum Wr Wb
>
> Bismilliahirrohmani rrohim
>
> Dewasa ini Nahdlatul Ulama
> semakin dihantam masalah yang luar biasa. Keberadaannya tidak lagi menjadi
> kekuatan yang mampu memberikan perubahan bagi ummat. Bahkan sebalikya, NU
> kini
> tengah jauh bergerak meninggalkan umatnya yang secara umum merupakan
> masyarakat
> kelas bawah: petani, nelayan, pedagang kecil, TKI dan seterusnya. Ini
> terbukti
> NU tidak mampu memberikan kontribusi riil atas segala hal yang dialami oleh
> umatnya, Kasus Lapindo, Tenaga Kerja Indonesia (TKI), berbagai penggusuran
> di
> Surabaya, dan banyak kasus lainnya. Keberadaan NU sebagai organisasi tidak
> bisa
> dirasakan manfaatnya oleh mayoritas kaum nahdliyin sendiri. NU justru hanya
> menjadi kuda tunggangan bagi segelintir elite untuk menggapai nafsu duniawi
> mereka di bidang politik, ekonomi, dan sosial. Banyak sekali elit NU baik
> di
> pusat maupun daerah menggunakan NU demi pentingan politik individu dan
> kekuasaan yang bersifat sementara. Kini, sebagai organisasi, NU sudah jauh
> dari
> semangat transformasi sosial membela kaum lemah yang merupakan bagian
> terbesar
> dalam NU itu sendiri.
>
> Multamar NU yang ke 32 di
> Makassar Januari 2010  merupakan moment
> penting bagi NU untuk menentukan perubahan dalam tubuh NU. Untuk itu,
> setelah melakukan
> konsolidasi baik secara lansung maupun via online, maka kami warga NU
> alumni
> Universitas Gadjah Mada yang terdiri dari berbagai profesi pekerjaan, aktif
> di
> berbagai organisasi sosial, serta berada di dalam negeri maupun luar
> negeri,
> dengan ini menyatakan serta menyerukan kepada pihak-pihak yang terkait
> untuk:
>
> 1.
> Memilih ketua PBNU baik
> tanfidiyah maupun syuriyah, yang tidak akan melibatkan NU dalam kepentingan
> politik sesaat di Indonesia.
>
> 2.
> Memilih Ketua tanfidiyah
> maupun syuriyah yang punya komitmen untuk memperjuangkan perubahan bagi
> orang-orang mustadÂ’afiin seperti, petani, nelayan, buruh dan seterusnya
> merupakan mayoritas kaum NU itu sendiri.
>
> 3.
> Memilih Pemimpin NU bukan
> orang yang berpaham kapitalisme liberal, sebab bagi kami liberalisasi
> ekonomi
> merupakan ancaman serius bagi warga nahdliyin yang secara mayoritas adalah
> orang miskin.
>
> 4.
> Memilih Pemimpin NU yang
> mampu mengawal ideologi ahlussunnah wal jamaah dari ancaman berbagai
> ideologi
> trans-national dan mengarah pada kekerasan dalam beragama
>
> 5.
> Memilih pemimpin NU yang
> mampu menekan pemerintah ataupun pihak terkait untuk menyelesaikan masalah
> luapan lumpur Lapindo Sidoarjo di mana kaum nahdliyin merupakan mayoritas
> korban.
>
> 6.
> Memilih pemimpin NU yang
> berpikir kritis transformatif dan membuka ruang seluas-luasnya pada ide-ide
> baru dari kalangan muda dan mampu menjaga NU sebagai organisasi islam yang
> moderat dan toleran.
>
> 7.
> Memilih pemimpin NU yang
> akan tetap mengusung paham al-muhaafadzatun alaa al-qodiimi asholiih,
> wa-lahdu
> bi al-jadidi al-aslah
>
> 8.
> Memilih pemimpin NU yang
> independen dan tidak tergantung pada kelompok pemodal manapun sehingga
> mampu
> mengembalikan NU menjadi organisasi yang mandiri dan kuat.
>
> 9.
>  Memilih pemimpin NU yang mampu menjadikan NU
> sebagai gerakan sosial yang dapat dirasakan manfaatnya bagi kaum nahdliyin
> maupun masyarakat secara lebih luas
>
> Demikian aspirasi dan harapan kami sebagai warga NU, apa yang
> dituangkan di sini merupakan bagian dari kecintaan kami pada Nahdlatul
> Ulama.
> Semoga segala niat dan usaha yang kami lakukan ini dapat terwujud dan NU
> benar-benar menjadi organisasi sosial keagamaan mampu memberi manfaat
> sebesar-besarnya bagi agama, negara, bangsa dan dunia.
>
> Wallahul
> muwafiq illaa aqwaami at-thoriiq
>
> Wassalamualaikum Wr Wb.
>
> Kami Warga NU alumni UGM
>
> 1.
> Achmad Munjid
> (Akademisi, Philadelphia USA)
>
> 2.
> Achmad Mustofa
> (Pengusaha, Jakarta)
>
> 3.
> Aditya Pranomo (PNS,
> Jogjakarta)
>
> 4.
> Ahmad Gelora
> (Pengusaha, Kediri)
>
> 5.
> Ahmad Nur Khoiron
> (Jakarta, Peneliti)
>
> 6.
> Alfisyah (Akademisi,
> Banjarmasin)
>
> 7.
> Anas Makruf (PNS,
> Jakarta)
>
> 8.
> Anwar Khumaini
> (Jurnalis, Jakarta)
>
> 9.
> Ari Ujianto (Pekerja
> Sosial, Jakarta)
>
> 10.
> Bosman Batubara
> (Aktivis, Porong Sidoarjo)
>
> 11.
> Donna Ramhawati
> (Peneliti,   Makasar)
>
> 12.
> Emma Rahmawati
> (Pekerja NGO, Jogjakarta)
>
> 13.
> Fahrizal Yusuf Afandi
> (Akademisi, Belgia)
>
> 14.
> Farid Assifa
> (Jurnalis, Tasik Malaya)
>
> 15.
> Hadziqotul Aulawiyah
> (Buruh, Jogjakarta)
>
> 16.
> Heru Prasetia
> (Peneliti, Jogjakarta)
>
> 17.
> Indi Ainullah
> (Akademisi, Yogyakarta)
>
> 18.
> Isti Wiyono (Aktivis,
> Jakarta)
>
> 19.
> Kholid Syaerozy
> (Akademisi, Jakarta)
>
> 20.
> Laila Alfirdaus
> (Akademisi, Semarang)
>
> 21.
> Listiyono Santoso,
> (Akademisi, Surabaya)
>
> 22.
> Loubna Dzakiah (Ibu
> rumah tangga, Argentina)
>
> 23.
> Lukma nul Hakim
> (Akademisi, Jogjakarta)
>
> 24.   Lutfi Makhasin Fauzie ( Akademisi,  Australia)
>
> 25.
> Miftachul Munif
> (orang kecil, Gresik)
>
> 26.
> Mohamad Wayudin
> (Peneliti, Jogjakarta)
>
> 27.
> Mohammad Tohadi
> (Advokat, Jakarta)
>
> 28.
> Mohammad Uzair Fauzan
> (Aktivis, Jepara)
>
> 29.
> Muhammad Danyal
> (Pengusaha, Pati)
>
> 30.
> Muhammad Syaiful Rohman
> (Pegiat Kebudayaan, Jogjakarta)
>
> 31.
> Rachmat Gustomy
> (Penguasaha, Jakarta)
>
> 32.
> Ratna Mustika Sari
> (Aktivis Perempuan, Jogjakarta)
>
> 33.
> Rika Iffati (Penerjemah,
> Jogjakarta)
>
> 34.
> Riza Hanafi,
> (Akademisi, Australia)
>
> 35.
> Ryan Sugiarto (Penulis,
> Jakarta)
>
> 36.
> Saiful Hakam
> (Akademisi, Jogjakarta)
>
> 37.
> Shofa Laila (Ibu
> Rumah Tangga, Jakarta)
>
> 38.
> Shohib Masyukur
> (Jurnalis, Jakarta)
>
> 39.
> Sholahuddin (Orang
> biasa, Tanggerang)
>
> 40.
> Sigit Giri Wibowo,
> (Pekerja NGO, Tangerang)
>
> 41.
> Siti Malaeha Dewi
> (Akademisi, Kudus)
>
> 42.
> Siti Muarifah (Guru,
> Gresik)
>
> 43.
> Slamet Abdul Qohar
> (Pengacara, Jakarta)
>
> 44.   Slamet Thohari (Akademisi, Hawaii USA)
>
> 45.   Sobirin (Peneliti, Pati)
>
> 46.
> Sumedi MP (Blogger,
> Jakarta)
>
> 47.
> Suratno (Akademisi,
> Jakarta)
>
> 48.
> Syahrul Mawardi
> (Aktivis, Bandung)
>
> 49.
> Syamsul Maarif
> Mujiharto (Akademisi, Jogjakarta)
>
> 50.
> Wahyudi Djafar
> (Peneliti Masalah Konstitusi, Jakarta)
>
> In nature there's no blemish but the mind
> None can be called deformed but the unkind
>   (William Shakespeare)
> Regard,Slamet Thohari
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>  
>


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

______________________________________________________________________
http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir dan 
KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda harus 
meninggalkan forum ini silakan kirim email ke: 
[email protected] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke