Bahkan FPI, yang sering dikategorikan sebagai Islam radikal, pun resah dengan terorisme. Mengingatkan Salafisme a la Wababi yang tak pernah berhenti mendaku diri -sampai berbusa2- sebagai Islam moderat. http://www.sabili.co.id/index.php?option=com_content&view=article&id=1837:fpi-gelar-seminar-dengan-tema-terorisme-merambah-aceh&catid=87:berita-anda&Itemid=286 FPI Gelar Seminar dengan Tema Terorisme Merambah Aceh Dewan Pimpinan Daerah Front Pembela Islam (DPD FPI) Provinsi Aceh dijadwalkan akan menggelar seminar nasional bertajuk "Terorisme Merambah Aceh" yang akan dibuka Gubernur Irwandi Yusuf pada Selasa (27/4).
Ketua DPD FPI Aceh Tgk. Yusuf Al-Qardhawy Al-Asyi di Banda Aceh, Minggu, mengatakan, seminar nasional yang berlangsung di Anjong Monta itu menghadirkan sejumlah pemakalah berkompoten untuk memberi kontribusi pemikiran dari Islam dalam forum tersebut. Seminar nasional ini diharapkan menjadi masukan kepada semua pihak untuk menjadi pengetahuan dan sekaligus bisa dijadikan bahan kajian dan pertimbangan terhadap berbagai dampak negaif dan mudharat yang dirasakan masyarakat dari kegiatan terorisme. Berbagai pemikiran yang disampaikan pemakalah dinilai penting dan bisa dijadikan masukan bagi penanganan soal ini di masa mendatang. Kegiatan terorisme hendaknya ditangani secara tuntas sebagai upaya menciptakan situasi aman dan nyaman dalam masyarakat. Makalah para pakar seperti Prof. Dr. Tgk. H. Muslim Ibrahim MA yang menyajikan materi "Terorisme Dalam Perspektif Islam" diharapkan dapat terungkap bagaimana sesungguhnya pandangan terhadap pemikiran radikal yang dianut sebagian masyarakat tersebut. Pemikiran juru bicara FPI Pusat Munarman, SH yang menyampaikan materi "Manhaj dan Konsep Perjuangan FPI" juga patut dijadikan masukan dan bahan kajian bagi peserta yang akan menghadiri seminar nasional tersebut karena FPI itu berjuang membela Islam. Dari segi hukum negara disampaikan Komandan Densus 88 Mabel Polri Brigjen Polisi Tito Karnavian dengan makalah berjudul "Konsekwensi Hukum Terhadap Pelaku Terorisme", pengamat intelijen dan Terorisme Nasional Al-Chaidar "Sejarah dan Perkembangan Terorisme di Indonesia". Kabintal Kodam Iskandar Muda Letkol CAJ Ahmad Husein akan menyampaikan makalah "Terorisme dan Dampaknya pada Pertahanan Negara" dan juru bicara Komite Peralihan Aceh Irwansyah memberi kontribusi pemikirannya mengenai "Konsep KPA Terhadap Terorisme di Aceh". Sementara Ketua Umum DPD FPI Aceh Tgk. Al-Qardhawy Al-Asyi pada seminar yang dipandu Ir. Hasby Armas itu akan menguraikan secara khusus tentang "Kronologis Historikal Keterlibatan Eks Calon Mujahidin Aceh ke Palestina Dalam Terorisme di Aceh". Dua pemakalah lainnya adalah pengacara senior tim pengacara muslim Indonesia Mahendratta SH memberikan makalah tentang "Perbedaan Terorisme dan Kriminal" dan Tgk. H. Nuruzzahri/Waled (unsur ulama daya/pesantren) mengenai "Pandangan Ulama Aceh Terhadap Terorisme". (ant) ------------------------------------ ______________________________________________________________________ http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir dan KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda harus meninggalkan forum ini silakan kirim email ke: [email protected] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
