Mas Agung berkata "kalau dipikir lagi mengapa berhaji dianggap merendahkan harga diri kebangsaan?"
Nah, perkataan Mas Agung bukan yang dimaksud dari permohonan fatwa ini. Si pemohon tidak berfikir seperti itu. Coba kembali .. ke laptop. Di situ ditanyakan "bagaimana sekiranya suatu ketika Pemerintah Indonesia memutuskan untuk tidak memberikan izin kaum mukminin pergi haji dan umroh ke Saudi karena kepentingan harga diri kebangsaan?" Maksudnya, akibat persoalan kebangsaan dan kenegaraan, termasuklah harga dirinya, bermasalah dengan penguasa yang menyebut dirinya sebagai Khadimul Haromain, maka kalau suatu ketika ada persoalan kegentingan hubungan dua negara, dan Indonesia memutuskan untuk memutuskan hubungan diplomatik dengan Saudi (tentu saja berakibat tidak ada visa untuk haji dari saudi melalui Jakarta) dan Pemerintah memutuskan untuk tidak mengirimkan warga Indonesia ke Saudi, baik untuk tujuan kerja, wisata amaupun ibadah. Bagaimana??? Minta fatwa!!!!! Mohon "Gitu aja kok repot"-nya jangan disalahtempatkan menjadi alasan karena "kok repot ya mengertinya". Mengapa begitu? Karena ini bagian dari kemungkinan-kemungkinan di masa depan. Fatwa itu jangan dihanyakan untuk menjawab PR dan PR. Bongkok nanti potensi kita. ________________________________ From: Agung <[email protected]> To: [email protected] Sent: Wed, May 12, 2010 12:02:50 PM Subject: Re: [kmnu2000] Minta Fatwa: Bolehkah memboikot Haji? karena saya tidak pantas member fatwa, maka saya akan ikut bertanya,... kalau saya melihatnya mudah aja, siapa yang memerintahkan ibadah haji? dan siapa yg melarang ibadah haji? lebih tinggi mana kedudukannya? yang memerintahkan untuk berhaji atau yang melarang? dan kepada siapa kita sepatutnya patuh dan tunduk secara total? dan satu hal lagi, adalah benar memperjuangkan yang kita yakini benar. mengutip almarhum Gus Dur "gitu aja kok repot". kalau dipikir lagi mengapa berhaji dianggap merendahkan harga diri kebangsaan? --- Pada Rab, 12/5/10, ree...@gmail. com <ree...@gmail. com> menulis: Dari: ree...@gmail. com <ree...@gmail. com> Judul: Re: [kmnu2000] Minta Fatwa: Bolehkah memboikot Haji? Kepada: kmnu2...@yahoogroup s.com Tanggal: Rabu, 12 Mei, 2010, 8:36 AM Harga diri kebangsaan kenapa bang sofwan, saya rasa bukan harga diri kebangsaan yang jadi titik berat. Jika bisnis Haji bilateral sudah terancam maka bisa jadi pemerintah memutuskan itu. Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT -----Original Message----- From: sofwan nadi <de_a...@yahoo. com> Date: Tue, 11 May 2010 18:09:46 To: <kmnu2...@yahoogroup s.com> Subject: [kmnu2000] Minta Fatwa: Bolehkah memboikot Haji? Assalamu'alaikum wr wb. Mohon analisis, bagaimana sekiranya suatu ketika Pemerintah Indonesia memutuskan untuk tidak memberikan izin kaum mukminin pergi haji dan umroh ke Saudi karena kepentingan harga diri kebangsaan? Terima kasih. [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed] ------------ --------- --------- ------ ____________ _________ _________ _________ _________ _________ _ http://www.numesir. org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir dan KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah. ~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~ Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda harus meninggalkan forum ini silakan kirim email ke: kmnu2000-unsubscrib e...@yahoogroups. com Yahoo! Groups Links [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed]
