Benar.
Ia wafat di RS Zaid at-Tahsisi

Link berita di http://www.emaratalyoum.com/life/culture/2010-07-06-1.263188

<http://www.emaratalyoum.com/life/culture/2010-07-06-1.263188>*Nas*

Pada 6 Juli 2010 02:13, alai nadjib <[email protected]> menulis:

>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> Teman2 di Kairo,
>
> Barusan mendengar kabar bahwa Nasr Hamid Abu Zayd wafat Senin, 5 Juli 2010
> di Kairo, benarkah?
>
>
> Salam,
>
> Ala'i
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> --- On Mon, 7/5/10, rizky <[email protected] <reezbm%40gmail.com>> wrote:
>
> From: rizky <[email protected] <reezbm%40gmail.com>>
> Subject: Re: [kmnu2000] Tidak Merdeka di Hari Kemerdekaan Amerika
> To: [email protected] <kmnu2000%40yahoogroups.com>
> Date: Monday, July 5, 2010, 11:14 AM
>
>
>
> Menunjukkan kebodohan intelijen ataukah proyek diskriminasi baru?
>
> Mencari pembenaran atas tindakan berdasarkan issue terror
>
> Tidak Merdeka di Hari Kemerdekaan Amerika
> Sunday, 04 July 2010 22:33
>
> Muslim dan bernama Arab dilarang terbang, keturunan Latin atau sekedar
> berwajah Latin dicegat polisi. Itukah namanya merdeka?!
>
> Hidayatullah.com--Tanggal 4 Juli adalah hari kebanggaan warga Amerika
> Serikat, karena tanggal itu diperingati sebagai hari kemerdekaan negara
> yang mengaku sebagai "great country". Tapi tahukah Anda, sebagian
> warganya justru tertindas, hanya karena ia muslim, memiliki nama berbau
> Arab dan berasal dari kaum minoritas.
>
> Tanggal empat Juli ini--ketika orang Amerika berbondong-bondong menuju
> bandara udara dan jalan-jalan raya kita, agar bisa bertemu dengan
> keluarga untuk pesta barbekyu dan kembang api--aku akan kesulitan untuk
> fokus bersenang-senang. Pikiranku dikacaukan dengan bayangan sebagian
> penduduk AS yang takut untuk bepergian. Tulis Ramona Ripston, Direktur
> Eksekutif American Civil Liberties Union of Southern California,
> mengawali artikelnya yang dimuat di Huffington Post awal bulan ini.
>
> Mereka takut, karena sebagian pemerintah Federal dan sebagian pemerintah
> negara bagian, tampaknya berketetapan untuk menjadikan bepergian di
> negara AS sebagai sebuah kejahatan bagi kaum minoritas. Mereka, bisa
> jadi dilarang terbang naik pesawat atau ditahan ketika berkendaraan
> melintasi perbatasan negara bagian.
>
> Di bandara Long Beach, California, seorang mahasiswi berusia 28 tahun
> dan telah menikah, Halime Sat, akan naik pesawat menuju Oakland,
> California. Tapi ia tidak diperbolehkan masuk. Sat, seorang penduduk
> Corona, California, tiba-tiba dimasukkan dalam daftar larangan terbang
> pemerintah. Padahal dia tidak memiliki catatan kriminal, tidak juga
> terkait organisasi yang diharamkan AS di mana pun di dunia ini.
> Satu-satunya "kejahatan" yang dilakukan oleh warga negara Jerman yang
> menikahi seorang warga AS itu adalah: terbang sebagai seorang muslim.
>
> Halime Sat tidak sendiri, setidaknya ada 9 orang lain yang senasib
> dengannya. Bersama-sama dengan American Civil Liberties Union (ACLU),
> mereka mengajukan tuntutan hukum pada Rabu 30 Juni lalu.
>
> Menurut laporan Wired, mereka yang mengajukan tuntutan hukum bersama
> Halime Sat adalah sebagai berikut:
>
> * Adama Bah, 22, perempuan, warga negara Guinea yang diperbolehkan
> tinggal di New York dengan status pengungsi. Ia dilarang terbang dari
> AS.
>
> * Mohamed Sheikh Abdirahman Kariye, 49, imam di Oregon, menjadi warga AS
> lewat naturalisasi. Ia dilarang terbang ke Dubai, tempat di mana
> putrinya tinggal.
>
> * Ayman Latif, 32, warga AS, veteran marinir yang cacat dan tinggal di
> Mesir. Ia ditolak terbang dari Mesir menuju AS untuk pemeriksaan medis.
>
> * Nagib Ali Ghaleb, 39, warga AS, harus terdampar di Yaman karena tidak
> bisa pulang ke California setelah mengunjungi keluarganya di sana.
>
> * Samir Mohamed Ahmed Mohamed, 29, warga AS, keadaannya sama persis
> seperti Nagib Ali Ghaleb.
>
> * Abdullatif Muthanna, 29, warga AS, senasib dengan Nagib Ali Ghaleb dan
> Samir Mohamed, bedanya ia berasal dari New York.
>
> * Saleh Omar, 35, pemukim sah di AS, tidak bisa kembali ke Amerika
> setelah mengunjungi saudaranya di Yaman.
>
> * Steven Washburn, 54, warga negara dan veteran Angkatan Udara AS. Ia
> tidak diperbolehkan terbang ke AS dari Inggris.
>
> * Raymond Earl Kneable IV, 29, warga dan veteran Angkatan Darat AS. Ia
> melakukan perjalanan dari AS menuju Kolumbia untuk menikah dan
> mengunjungi saudaranya. Malangnya, dia tidak bisa pulang kembali ke
> California karena dilarang terbang.
>
> Jangan ditanyakan kepada mereka mengapa tidak bisa bepergian, karena
> mereka juga tidak tahu sebabnya. Ketika mereka bertanya kepada
> Departemen Keamanan Dalam Negeri dan pihak Keamanan Transportasi, tidak
> ada yang memberi penjelasan apalagi menjawab pertanyaan mereka.
>
> Ben Wizner, pengacara yang mewakili ACLU dalam kasus ini, yakin bahwa
> tuntutan hukum yang diajukannya bersama para penggugat adalah untuk yang
> pertama kalinya menguji kewenangan hukum pemerintah dalam memberlakukan
> larangan terbang. Meskipun sebelumnya, kasus seperti itu telah
> berulangkali diajukan ke pengadilan oleh orang-orang yang harus melewati
> pemeriksaan berat sebelum terbang.
>
> Dalam tuntutan hukum itu dimasukkan nama Jaksa Agung Eric Holder,
> Direktur FBI Robert Mueller III, dan Direktur Pusat Skrining Teroris
> Timothy Healy. Selain menggugat ketiga orang tersebut, penggugat juga
> menuntut agar dihapuskan namanya dari daftar hitam larangan terbang
> pemerintah dan menuntut agar dilaksanakan dengar pendapat, supaya mereka
> dapat mengkonfrontasi semua bukti yang memberatkan di pengadilan.
>
> Dalam laporan yang dirilis akhir Juni itu, Wired menulis, Departemen
> Kehakiman tidak merespon saat dimintai komentarnya.
>
> Daftar larangan terbang yang sekarang diadopsi dari daftar yang dibuat
> pascaserangan 9/11 tahun 2001, didalamnya terdapat sekitar 8.000 nama.
> Kurang lebih 20.000 nama lainnya masuk dalam daftar "terpilih", yaitu
> daftar orang-orang yang harus melewati pemeriksaan keamanan ekstra di
> bandara udara.
>
> Ketika warga muslim seperti Halime Sat dan kawan-kawan dilarang naik
> pesawat, orang-orang keturunan Latin harus dag-dig-dug selama
> perjalanannya lewat darat.
>
> Begitu khawatirnya ACLU dengan minoritas Latin itu, sampai-sampai mereka
> membuat buku saku berisi panduan, apa yang harus dan tidak boleh
> dilakukan selama perjalanan. Bayangkan, penduduk sebuah negara yang
> mengaku sangat menjunjung tinggi HAM dan kemerdekaan harus diberi
> "travel alert" agar berhati-hati ketika melakukan perjalanan darat di
> dalam negeri.
>
> ACLU membagi-bagikan buku saku yang ditulis dalam bahasa Spanyol dan
> Inggris itu kepada orang-orang Latin (sebenarnya bukan hanya untuk orang
> Latin saja). Mereka diajari untuk berhati-hati ketika berada di Arizona.
> Mengapa Arizona? Ada apa dengan Arizona?
>
> Selasa 13 April 2010, legislator Arizona meloloskan SB 1070,
> Undang-Undang Anti-Imigrasi yang paling keras.
>
> Menurut Ramona Ripston dalam tulisannya, polisi di Arizona diberikan
> kewenangan yang luas dan tidak segan untuk menciduk siapa pun yang
> mereka anggap patut dicurigai sebagai pendatang ilegal. Sasaran utamanya
> adalah mereka yang berwajah Latin, sekalipun dia bukan orang Latin.
>
> Kata Ripston, kekuasaan polisi Arizona sangat besar, hingga menciptakan
> sebuah kejahatan baru: driving while Latino. Anda dianggap melanggar
> hukum bukan karena melanggar rambu lalulintas, tapi karena Anda orang
> Latin atau berwajah Latin.
>
> Ketika merayakan hari kemerdekaannya, sebagian warga Amerika Serikat
> justru direnggut kemerdekaannya, hanya karena mereka muslim atau kaum
> minoritas. El día de la Independencia?
> [dija/huff/wrd/www.hidayatullah.com]
>
> On Mon, 2010-07-05 at 05:09 -0400, [email protected] <reezbm%40gmail.com>wrote:
>
> >
> >
> > Menunjukkan kebodohan intelijen ataukah proyek diskriminasi baru?
> > Mencari pembenaran atas tindakan berdasarkan issue terror
> >
> >
> http://www.hidayatullah.com/cermin-a-features/f/12413-tidak-merdeka-di-hari-kemerdekaan-amerika
> >
> > ---
> > This message was sent by [email protected] <reezbm%40gmail.com> via
> http://addthis.com.
> > Please note that AddThis does not verify email addresses.
> >
> > Make sharing easier with the AddThis Toolbar:
> > http://www.addthis.com/go/toolbar-em
> >
> >
> >
> >
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>  
>


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

______________________________________________________________________
http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir dan 
KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda harus 
meninggalkan forum ini silakan kirim email ke: 
[email protected] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke