http://pesisirtumpat.blogspot.com/2010/08/pesisir-astaghfirullah-anggota-dpr-ri.html

Astaghfirullah: Anggota DPR RI Perkosa SPG

 

Aparat Hukum harusnya menindak Muhammad Nazarudin, anggota DPR RI dari
Komisi X DPR RI, yg juga bendahara DPP Partai Demokrat ini.



Juga Partai Demokrat harus bertindak tegas pada anggotanya yang melakukan 
perbuatan yg sangat memalukan ini.



Bukan malah menutupi masalah dengan pembelaan pada Nazarudin bahwa
cewek yg berprofesi sebagai Sales Promotion Girl itu setelah diperkosa
lalu tidak diberi sesuatu (dibayar???) maka SPG lalu melaporkan kasus
ini.



Karena hal yang demikian ini sama saja melecehkan para marketing, sales
wanita, bahwa jika wanita2 Indonesia diperkosa kemudian dibayar, maka
wanita2 itu tidak akan melaporkan perkosaan itu. Ini melecehkan harkat
& martabat wanita Indonesia



Apa Partai demokrat takut menindak Nazarudin karena dia bendahara
partai, berarti dia yg pegang dana partai atau dia yang paling bisa
mencarikan dana untuk partai?



Atau tidak mau bertindak karena dia orang kepercayaan Anas Urbaningrum,
sekaligus penyandang dana Ketua umum Partai demokrat itu???



karena sudah rahasia umum bahwa Nazarudin yang memang pandai memainkan
perannya sebagai anggota DPR RI komisi X untuk menggali dana dan
didukung Anas Urbaningrum saat ini salah satunya adalah mengatur
Anggaran pendidikan untuk Perguruan Tinggi Negeri. Dimana salah satunya
adalah program perguruan tinggi negeri yang mempunyai fakultas
kedokteran harus memiliki Rumah Sakit Pendidikan, jadi tidak boleh lagi
mereka belajar praktek di rumah sakit umum daerah setempat.



dengan program inilah anggaran negara dimainkan. dimana untuk
pembangunan rumah sakit pendidikan itu baik pembangunan fisik maupun
pengadaan alat kesehatan yang jumlahnya ratusan milyar dimainkan.
Alasannya mungkin klasik, yakni untuk dana partai. tapi apakah benar2
untuk dana partai atau masuk kantong pribadi... siapa tahu???



Kita tunggu ketegasan & keberanian aparat hukum di Indonesia
menindak pejabat yang merupakan orang kuat di pusat kekuasaan ini.



Juga kita tunggu keberanian, kearifan & ketegasan presiden SBY yang
sekaligus juga ketua dewan Pembina Partai Demokrat, untuk menghilangkan
kutu kutu yang bisa merusak citra partai demokrat dan juga bisa merusak
citra pemerintahan yang ada saat ini.



From: "Bima Marzuki" <[email protected]>

Date: Mon, 9 Aug 2010 03:16:07



N = Nazarudin. Lengkapnya Muhammad Nazarudin, bendahara partai demokrat.

Hotel A = aston aquilla

Bulan M = bulan Mei

Juga heran, kenapa kok mesti pake inisial. Kalo polisi nya cuma ngasi
inisial, reporternya hrs mengulik siapa nama lengkapnya. Jangan cuma
pasrah sama kepolisian.

Salam



Bima Marzuki

Sent from Bima Marzuki's BlackBerry..!!



-----Original Message-----

From: "Megi Margiyono" <[email protected]>



Oknum N, Mayjen I, kader B dan S. Ini apa sih? Kecuali korban perkosaan, yg 
lain sebut saja namanya.



Megi

 

From: Al Faqir Ilmi <[email protected]>

Date: Mon, 9 Aug 2010 09:03:24



Pernah Dilaporkan DPP Tapi Gak Digubris Oknum Anggota DPR Perkosa SPG



JAKARTA – Kasus dugaan pemerkosaan oleh

oknum anggota DPR berinisial 'N' terhadap seorang SPG berinisial 'D'

ternyata pernah dilaporkan kepada Dewan Pimpinan Pusat Partai (DPP).

Sayangnya, laporan 'D' sekitar Mei 2010 tidak digubris oleh pihak DPP.

kader Demokrat asal jatim



Menurut sumber terpercaya, saat itu pimpinan pusat partai tengah

menggelar rapat persiapan acara internal partai di Bandung, Jawa Barat,

Mei 2010.



"Waktu itu sekitar Mei sudah masuk laporan ke DPP soal adanya

pemerkosaan terhadap SPG oleh seorang kader di Bandung," ujar sumber

yang tidak bersedia disebutkan namanya, Minggu (8/8).



Namun menurut sumber tersebut, ketika itu DPP tidak mengetahui jika

pelakunya adalah 'Mr N'. "Pimpinan pusat hanya mendapat laporan ada

kader salah satu wilayah yang memperkosa SPG," terangnya.



Kini, DPP Partai Demokrat (PD), tempat pelaku dugaan pemerkosaan SPG

'D' bernaung, telah menunjuk Mayjen (Purn) 'I' untuk menyelesaikan

kasus asusila yang memalukan partai ini. Menurut sebuah sumber

terpercaya, DPP PD memilih Mayjen (Purn) 'I' sebagai ketua Tim Khusus

karena dia memiliki jaringan kuat di wilayah Bandung dan Jawa Barat.



"DPP memerintahkan kepada Mayjen (Purn) I untuk memimpin Tim Khusus

yang ditugaskan untuk menyelesaikan persoalan itu sampai clear,"

sambungnya.



Menurut sumber tersebut, dalam menjalankan misinya Mayjen (Purn) 'I'

dibantu oleh dua kader partai berinisial 'B' dan 'S'. Kader partai

berinisial 'B' dan 'S' adalah anggota tim sukses salah satu calon ketua

umum partai politik tersebut.



Berdasarkan hasil laporan Tim Khusus dari Partai Demokrat yang menangani kasus 
pemerkosaan

SPG di Bandung, persoalan itu muncul karena kader partai

tersebut tidak menepati janjinya memberikan sesuatu kepada SPG

tersebut.



"Karena merasa dibohongi akhirnya si SPG ini melapor ke Polisi, ketika

itu Tim dari partai demokrat sudah ditugaskan untuk menyelesaikannya
termasuk menalangi apa yang belum diberikan si kader kepada SPG itu,"
lanjut sumber tersebut,

Minggu (8/8).



Sebagaimana diberitakan, seorang oknum anggota DPR berinisial 'N'

diduga melakukan pemerkosaan terhadap seorang Sales Promotion Girl

(SPG) berinisial 'D' di hotel 'A' di Bandung. Peristiwa itu tak jauh

berselang dengan penyelenggaraan acara partai 'Mr N' pada Mei 2010.



Seorang petugas polisi di Sentra Pelayanan Kepolisian Polsek Kota

Sarijadi, Bandung, membenarkan bahwa pernah ada laporan seorang SPG

korban perkosaan seorang Anggota DPR.



"Dulu sih bikin laporannya di sini, tapi sekarang semua berkasnya sudah

diserahkan di Polresta Bandung Barat," akunya, Jumat (6/8) sore. n in



http://www.surabayapagi.com/index.php?p=detilberita&id=54282








 



  


    
      
      
      Oknum Anggota DPR Perkosa SPG



                                                
Kasus Perkosaan SPG Pernah Diselesaikan Secara Damai







INILAH.COM, Jakarta - Kasus dugaan pemerkosaan terhadap SPG
berinisial 'D' di Bandung sudah pernah diselesaikan secara kekeluargaan.



Sekretaris Dewan Kehormatan Partai Demokrat Amir Syamsuddin
menerangkan, ketika masih menjabat sebagai Plt Sekjen Partai Demokrat
dirinya telah memerintahkan kepada panitia kongres untuk menyelesaikan
kasus perkosaan SPG.



"Waktu itu saya dilaporkan sudah clear, katanya itu hanya
salah pengertian karena ada sesuatu janji saja. Saya kaget kalau
sekarang ternyata muncul lagi," ujar Amir kepada INILAH.COM Minggu (8/8).



Sebagaimana diberitakan, seorang oknum anggota DPR berinisial 'N' diduga 
melakukan pemerkosaan terhadap seorang Sales Promotion Girl
(SPG) berinisial 'D' di hotel 'A' di Bandung. Peristiwa itu tak jauh
berselang dengan penyelenggaraan acara partai 'Mr N' pada bulan Mei.



Seorang petugas polisi di Sentra Pelayanan Kepolisian Polsek Kota
Sukasari, Bandung, membenarkan bahwa pernah ada laporan seorang SPG
korban perkosaan seorang Anggota DPR.



"Dulu sih bikin laporannya di sini, tapi sekarang semua berkasnya
sudah diserahkan di Polresta Bandung Barat," ujarnya kepada INILAH.COM,
Jumat (6/8) sore. [mah]







http://www.inilah. com/news/ read/politik/ 2010/08/08/ 724061/kasus- perkosaan- 
spg-pernah- diselesaikan- secara-damai/











Oknum Anggota DPR Perkosa SPG



                                                
Pelakunya Adalah Peserta Kongres Demokrat










INILAH.COM, Jakarta- Sekretaris Dewan Kehormatan Partai Demokrat
Amir Syamsuddin menuturkan berdasarkan laporan yang diterimanya, pelaku
pemerkosa adalah salah satu peserta Kongres Partai Demokrat.



Kepada INILAH.COM, Amir menceritakan, ketika Kongres Partai
Demokrat memasuki hari ketiga dirinya mendapatkan laporan bahwa pelaku
pemerkosa adalah delegasi dari luar Jawa.



"Waktu itu laporannya pelaku adalah delegasi Kongres dari luar Jawa,
saya tidak tahu siapa persisnya," ujar Amir ketika dihubungi Minggu,
(8/8).



Sebagaimana diberitakan, seorang oknum anggota DPR berinisial 'N' diduga 
melakukan pemerkosaan terhadap seorang Sales Promotion Girl
(SPG) berinisial 'D' di hotel 'A' di Bandung. Peristiwa itu tak jauh
berselang dengan penyelenggaraan acara partai 'Mr N' pada bulan Mei.



Seorang petugas polisi di Sentra Pelayanan Kepolisian Polsek Kota
Sukasari, Bandung, membenarkan bahwa pernah ada laporan seorang SPG
korban perkosaan seorang Anggota DPR.



"Dulu sih bikin laporannya di sini, tapi sekarang semua berkasnya
sudah diserahkan di Polresta Bandung Barat," ujarnya kepada INILAH.COM,
Jumat (6/8) sore. [mah]







http://www.inilah. com/news/ read/politik/ 2010/08/09/ 724021/pelakunya 
-adalah-peserta- kongres-demokrat /











LP  Kasus Perkosaan  Anggota DPR Demokrat  Bernomor 595







INILAH.COM, Jakarta - Oknum Anggota DPR dari Partai Demokrat berinisial 'N' 
dilaporkan telah memperkosa seorang Sales Promotion Girl (SPG) di Bandung. 
Berikut berkas laporan SPG itu.



Berdasarkan data yang ditelusuri INILAH.COM, Senin (9/8),
laporan atas tuduhan perkosaan itu disampaikan ke Sentra Pelayanan
Kepolisian Polsek Sukasari, Bandung, dengan nomor 595. Laporan
disampaikan korban berinisial 'D' pada 24 Mei 2010 pukul 12.35 WIB. 



Dalam laporan itu tertulis perkosaan terjadi pada pukul 06.30 WIB. Pasal yang 
dikenakan ialah 289, 53, 285, dan 335 KUHP. 



Tertulis juga dalam laporan itu alamat tempat tinggal korban di
daerah Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur. 'D' merupakan seorang SPG
yang bekerja pada saat acara besar sebuah partai di Bandung pada Mei
2010 lalu. Wanita kelahiran 17 Desember 1984 itu diperkosa 'N' di hotel
'A' di Bandung.



Seperti diberitakan sebelumnya, Sekretaris Dewan Kehormatan Partai
Demokrat Amir Syamsuddin memberikan konfirmasi atas kabar yang
menyebutkan bahwa DPP Partai Demokrat pernah menerima laporan
pemerkosaan SPG di Bandung.



Amir menuturkan, ketika partainya tengah menggelar acara Kongres di
Bandung pada 21-24 Mei 2010, tiba-tiba dirinya mendapat laporan ada
perbuatan asusila pemerkosaan terhadap seorang SPG oleh kader partainya.



"Saat itu saya masih sebagai Sekjen, saya dapat laporan itu kaget
sekali karena bisa mencoreng kehormatan partai," ujar Amir ketika
dihubungi INILAH.COM. [nic]







http://www.inilah. com/news/ read/politik/ 2010/08/09/ 724841/lp- 
-kasus-perkosaan --anggota- dpr-demokrat- -bernomor- 595/











Alamat Oknum DPR 'Mr N' Hilang Saat Laporan Dimutasi







 INILAH.COM, Jakarta - Keanehan muncul dalam kasus laporan perkosaan Anggota 
DPR dari berinisial 'N' terhadap seorang sales promotion girl (SPG) di Bandung.








Keanehan itu terjadi pada saat laporan bernomor 595 itu dimutasikan
dari Polsek Sukasari, Bandung, ke Polresta Bandung Barat, Jawa Barat.
Karena hilangnya alamat tersebut, polisi pun dikabarkan kesulitan
menangkap pelaku.








Belum dapat dipastikan, apakah hilangnya alamat pelaku dalam laporan
perkosaan itu karena kesengajaan atau karena kurang telitinya polisi
yang menerima laporan tersebut.



Sebelumnya, berdasarkan data yang ditelusuri INILAH.COM,
Senin (9/8), laporan atas tuduhan perkosaan itu dilakukan di Sentra
Pelayanan Kepolisian Polsek Sukasari, Bandung, dengan nomor 595.
Laporan dilakukan korban berinisial 'D' pada 24 Mei 2010 pukul 12.35
WIB. 










Dalam laporan itu dituliskan, perkosaan terjadi pada pukul 06.30 WIB. Pasal 
yang dikenakan adalah 289, 53, 285 dan 335 KUHP. 










Tertulis juga dalam laporan itu alamat tempat tinggal korban di
daerah Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur. 'D' merupakan seorang SPG
yang bekerja pada saat acara besar sebuah partai di Bandung pada Mei
2010 lalu. Wanita kelahiran 17 Desember 1984 itu diperkosa 'N' di hotel
'A' di Bandung. [mut]







http://www.inilah. com/news/ read/politik/ 2010/08/09/ 724891/alamat- 
oknum-dpr- mr-n-hilang- saat-laporan- dimutasi/









Oknum Anggota DPR Perkosa SPG



                                                
Berkas Laporan Perkosaan SPG Masih Bisa Ditelusuri






INILAH.COM, Jakarta- Berkas laporan dugaan pemerkosaan yang
dilakukan oknum anggota DPR berinisial 'N' terhadap seorang SPG
berinisial 'D' masih bisa ditelusuri keberadaannya.








Menurut advokat senior yang juga Sekretaris Dewan Kehormatan Partai
Demokrat Amir Syamsuddin, jika memang laporan itu pernah dibuat di
Polsek Sarijadi maka keberadaannya saat ini masih bisa ditelusuri.



"Itu masih bisa dicari, tidak mungkin hilang. Kalau memang Sales Girl itu 
pernah membuat laporan," ujar Amir kepada INILAH.COM Minggu (8/8).



Sebagaimana diberitakan, seorang oknum anggota DPR berinisial 'N' diduga 
melakukan pemerkosaan terhadap seorang Sales Promotion Girl
(SPG) berinisial 'D' di hotel 'A' di Bandung. Peristiwa itu tak jauh
berselang dengan penyelenggaraan acara partai 'Mr N' pada bulan Mei.



Seorang petugas polisi di Sentra Pelayanan Kepolisian Polsek
Sukasari, Bandung, membenarkan bahwa pernah ada laporan seorang SPG
korban perkosaan seorang Anggota DPR.



"Dulu sih bikin laporannya di sini, tapi sekarang semua berkasnya
sudah diserahkan di Polresta Bandung Barat," ujarnya kepada INILAH.COM,
Jumat (6/8) sore. [mah]







http://www.inilah. com/news/ read/politik/ 2010/08/08/ 724031/berkas- 
laporan-perkosaa n-spg-masih- bisa-ditelusuri/











Oknum Anggota DPR Perkosa SPG



                                                
Komandan Satpam Hotel 'A' Kaget Informasi Bocor










INILAH.COM, Bandung - Koordinator Satpam Hotel 'A' di wilayah
Pasteur, Bandung, bernama Agus Firdaus kaget dengan mencuatnya
pemberitaan kasus pemerkosaan SPG oleh oknum anggota DPR.



Saat dihubungi INILAH.COM, Agus dengan nada heran mempertanyakan bagaimana 
informasi kasus tersebut itu bisa bocor.



"Tahu dari mana soal itu mas?" Ujar Agus bertanya balik saat dihubungi 
INILAH.COM.



Saat ditanya lebih lanjut mengenai kasus yang menghebohkan jagat perpolitikan 
nasional itu, Agus juga kembali bungkam. 



"Kalo bisa tanya saja yang bersangkutan, saya nggak bisa ngasih keterangan," 
tandasnya, sambil menutup telepon. 



Sebagaimana diberitakan, seorang oknum anggota DPR berinisial 'N' diduga 
melakukan pemerkosaan terhadap seorang Sales Promotion Girl
(SPG) berinisial 'D' di hotel 'A' di Bandung. Peristiwa itu tak jauh
berselang dengan penyelenggaraan acara partai 'Mr N' pada bulan Mei.



Seorang petugas polisi di Sentra Pelayanan Kepolisian Polsek Kota
Sarijadi, Bandung, membenarkan bahwa pernah ada laporan seorang SPG
korban perkosaan seorang Anggota DPR.



"Dulu sih bikin laporannya di sini, tapi sekarang semua berkasnya
sudah diserahkan di Polresta Bandung Barat," ujarnya kepada INILAH.COM,
Jumat (6/8) sore. [iaf/mah]







http://www.inilah. com/news/ read/politik/ 2010/08/08/ 724041/komandan- 
satpam-hotel- a-kaget-informas i-bocor/











Partai Demokrat Benarkan Ada Laporan Perkosaan SPG







INILAH.COM, Jakarta- Sekretaris Dewan Kehormatan Partai Demokrat
Amir Syamsuddin membenarkan kabar yang menyebutkan bahwa DPP Partai
Demokrat pernah menerima laporan pemerkosaan SPG di Bandung.



Amir menuturkan, ketika partainya tengah menggelar acara Kongres di
Bandung pada tanggal 21-24 Mei 2010 tiba-tiba dirinya mendapat laporan
ada perbuatan asusila pemerkosaan terhadap seorang SPG oleh kader
partainya.



"Saat itu saya masih sebagai Sekjen, saya dapat laporan itu kaget
sekali karena bisa mencoreng kehormatan partai," ujar Amir ketika
dihubungi INILAH.CO, Minggu (8/9).



Sebagaimana diberitakan, seorang oknum anggota DPR berinisial 'N' diduga 
melakukan pemerkosaan terhadap seorang Sales Promotion Girl
(SPG) berinisial 'D' di hotel 'A' di Bandung. Peristiwa itu tak jauh
berselang dengan penyelenggaraan acara partai 'Mr N' pada bulan Mei.



Seorang petugas polisi di Sentra Pelayanan Kepolisian Polsek
Sukasari, Bandung, membenarkan bahwa pernah ada laporan seorang SPG
korban perkosaan seorang Anggota DPR.



"Dulu sih bikin laporannya di sini, tapi sekarang semua berkasnya
sudah diserahkan di Polresta Bandung Barat," ujarnya kepada INILAH.COM,
Jumat (6/8) sore. [mah]







http://www.inilah. com/news/ read/politik/ 2010/08/08/ 724011/partai- demokrat- 
benarkan- ada-laporan- perkosaan- spg/











Mayjen 'I' Ditugaskan Tangani Kasus Perkosaan SPG







INILAH.COM, Jakarta- Dewan Pimpinan Pusat (DPP) partai politik
tempat pelaku dugaan pemerkosaan SPG 'D' bernaung telah menunjuk Mayjen
(Purn) 'I' untuk menyelesaikan kasus asusila yang memalukan partai
tersebut.



Sumber terpercaya INILAH.COM mengungkapkan, DPP partai
tersebut memilih Mayjen (Purn) 'I' sebagai ketua Tim Khusus karena dia
memiliki jaringan kuat di wilayah Bandung dan Jawa Barat.



"DPP memerintahkan kepada Mayjen (Purn) I untuk memimpin Tim Khusus yang 
ditugaskan untuk menyelesaikan persoalan itu sampai clear," ujar sumber yang 
tidak bersedia disebutkan namanya itu.



Menurut sumber tersebut, dalam menjalankan misinya Mayjen (Purn) 'I'
dibantu oleh dua kader partai berinisial 'B' dan 'S'. Kader partai
berinisial 'B' dan 'S' adalah anggota tim sukses salah satu calon ketua
umum partai politik tersebut.



Sebagaimana diberitakan, seorang oknum anggota DPR berinisial 'N' diduga 
melakukan pemerkosaan terhadap seorang Sales Promotion Girl
(SPG) berinisial 'D' di hotel 'A' di Bandung. Peristiwa itu tak jauh
berselang dengan penyelenggaraan acara partai 'Mr N' pada bulan Mei.



Seorang petugas polisi di Sentra Pelayanan Kepolisian Polsek
Sukasari, Bandung, membenarkan bahwa pernah ada laporan seorang SPG
korban perkosaan seorang Anggota DPR.



"Dulu sih bikin laporannya di sini, tapi sekarang semua berkasnya
sudah diserahkan di Polresta Bandung Barat," ujarnya kepada INILAH.COM,
Jumat (6/8) sore. [mah]







http://www.inilah. com/news/ read/politik/ 2010/08/08/ 723751/mayjen- 
i-ditugaskan- tangani-kasus- perkosaan- spg/















Oknum Anggota DPR Perkosa SPG



                                                
Endapkan Kasus Perkosaan, DPP Bentuk Tim Khusus










INILAH.COM, Jakarta - Begitu mendapatkan laporan adanya dugaan
pemerkosaan terhadap seorang SPG berinisial 'D', dewan pimpinan pusat
partai (DPP) langsung membentuk Tim Khusus untuk mengendapkan kasus
tersebut.








Menurut sumber terpercaya INILAH.COM, DPP ketika itu menugaskan tiga orang 
pengurus DPP untuk mengamankan kasus tersebut agar tidak sampai muncul ke 
permukaan.



"Begitu mendapat laporan, DPP kaget sekali dan langsung membentuk
tim khusus untuk mengendapkan tidak boleh muncul kasusnya. Karena
partai akan ada acara sebentar lagi," ujar sumber yang enggan
disebutkan namanya itu, Minggu (8/8).



Sebagaimana diberitakan, seorang oknum anggota DPR berinisial 'N' diduga 
melakukan pemerkosaan terhadap seorang Sales Promotion Girl
(SPG) berinisial 'D' di hotel 'A' di Bandung. Peristiwa itu tak jauh
berselang dengan penyelenggaraan acara partai 'Mr N' pada bulan Mei.
[mah]







http://www.inilah. com/news/ read/politik/ 2010/08/08/ 723711/endapkan- 
kasus-perkosaan- dpp-bentuk- tim-khusus/


    
     

    
    


 



  






      


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke