Silahkan baca jadwal, dan silabus training ISD Indonesia dibagian bawah email
ini.
Informasi lebih lengkap, kunjungi www.isdtraining.com
Jadwal dan Biaya Training :
Internal Quality Audit (Pelatihan Audit ISO 9001)
tanggal 28-29 Juli 2007, Biaya Rp. 980.000,-
Total Productive Maintenance
tanggal 4-5 Agustus 2007, Biaya Rp. 950.000,-
Quality Management System ISO 9001:2000
tanggal 4-5 Agustus 2007, Biaya Rp. 900.000,-
Statistical Process Control
tanggal 11-12 Agustus 2007, Biaya Rp. 970.000,-
Failure Mode and Effect Analysis (FMEA)
tanggal 11-12 Agustus 2007, Biaya Rp. 1.010.000,-
Supply Chain Management (SCM)
tanggal 18-19 Agustus 2007, Biaya Rp. 950.000,-
Internal Quality Audit ISO 9001
tanggal 18-19 Agustus 2007, Biaya Rp. 980.000,-
Business Process Management
tanggal 25-26 Agustus 2007, Biaya Rp. 1.150.000,-
Production Planning and Inventory Control (MRP II - JIT Method)
tanggal 25-26 Agustus 2007, Biaya Rp. 950.000,-
Lokasi tiap Training :
Gedung Perpustakaan Pusat ITS, Lt. 2
Kampus ITS Sukolilo
Jalan Raya ITS
Surabaya 60111
Pendaftaran training, klik : www.isdtraining.com/pendaftaran_online.htm
Jadwal tahun 2007, klik : www.isdtraining.com/jadwal_training.htm
Konsultasi oleh ISD Indonesia, klik : www.isdtraining.com/konsultasi.htm
Pendaftaran training dapat juga dilakukan via fax, untuk informasi lain
silahkan menghubungi 031-71909366 (Bpk. Bobby) atau [EMAIL PROTECTED]
Production Planning and Inventory Control (MRP-JIT Method) Pelatihan
Perancangan Produksi dan Pengendalian Inventory dengan Metode MRP-JIT
Pengantar
Proses industri harus dipandang sebagai suatu perbaikan yang terus-menerus.
Diawali dari ide ide akan sebuah produk, hingga distribusi pada konsumen.
Berdasarkan umpan balik yang didapatkan dari pengguna produk tersebut, maka
dapat dikembangkan gagasan baru untuk memperbaiki produk lama, ataupun membuat
produk yang sama sekali baru.
Peran serta departemen PPIC/produksi sangatlah krusial dalam proses
tersebut diatas. Karena departemen tersebutlah yang merancang, mengefisienkan,
dan meningkatkan mutu dari suatu produk berdasarkan atas informasi tentang
konsumen dari departemen pemasaran. Tanpa adanya efisiensi, peningkatan mutu,
dan sistem distribusi yang unggul, maka sangatlah sulit bagi perusahaan untuk
bertahan dan bertarung menghadapi pesaing di era globalisasi sekarang ini.
Manfaat Pelatihan
Beberapa manfaat utama yang diharapkan dari pelatihan ini adalah :
Memahami peran penting departemen PPIC/produksi/pembelian dalam
perusahaan.
Mampu menilai kinerja perusahaan tempatnya bekerja demi
meningkatkan efisiensi dan produktivitas dalam perusahaan.
Mampu menyelaraskan lini PPIC perusahaan dengan kenginan pasar dan
strategi bisnis perusahaan secara global.
Outline Pelatihan PPIC
Dalam pelatihan ini akan disampaikan materi pelatihan sebagai berikut:
Introduction of PPIC (MRP-JIT)
Demand Management
Production Planning
Material Management and Capacity Planning (MRP-JIT)
Production Activity Control (PAC)
Fasilitas
Materi training (hard copy), alat tulis, blocknote, Sertifikat Attendance
dan Graduate, Lunch & Coffee Break, serta CD berisi Materi Training.
Target Peserta
Staff, Supervisor dan Manager tingkat mula dari departemen Produksi /
Operasional, Purchasing, dan Warehouse.
TEMPAT MAX 15 PESERTA
www.isdtraining.com
___________________________________________________________________
Supply Chain Management based JIT
Pengantar
Logistik (supply chain) pada awalnya merupakan cabang dari ilmu kemiliteran
yang digunakan untuk persiapan, pemeliharaan, pengangkutan (material, personil
dan fasilitas militer). Logistik merupakan bagian dari proses mata rantai
suplai yang berfungsi merencanakan, melaksanakan, mengontrol secara efektif
dan efisien untuk proses pengadaan, pengelolaan, penyimpanan barang,
pelayanan, dan informasi mulai dari titik awal hingga titik konsumsi dengan
tujuan memenuhi kebutuhan konsumen.
Manajemen logistik mengutamakan pengelolaan, termasuk arus barang dalam
perusahaan. Orientasi pada perencanaan dan kerangka kerja yang menghasilkan
rencana tunggal arus barang dan informasi di perusahaan.
Supply Chain Management mengutamakan arus barang antar perusahaan, mulai
dari awal kegiatan sampai produk akhir. Sedangkan orientasinya atas dasar
kerja sama dan mengusahakan hubungan serta koordinasi antar proses dari
perusahaan mitra guna menunjang kegiatan proses sampai ketangan konsumen. Hal
tersebut juga akan dikombinasikan dengan JIT system, dimana ketepatan waktu
menjadi tolak ukur utama keberhasilan manajemen dalam pengaturan Supply Chain.
Manfaat SCM based JIT
Berikut beberapa manfaat dari penerapan SCM based JIT :
keunggulan bersaing untuk organisasi sebagi hasil dari orientasi pasar
dan kegiatan efisiensi dan efektifitas dari operasional.
kegunaan waktu dan tempat yang lebih optimal
pergerakan ke konsumen yang efisien
peningkatan image perusahaan
Materi
SCM Basic Concept
Flow Of Information, Material, and Product
Stock Management
Just In Time Production System
SCM-JIT Operations
Study Case and Workshop SCM
Fasilitas
Materi training (hard copy), alat tulis, blocknote, Sertifikat Attendance
dan Graduate, Lunch & Coffee Break, serta CD berisi Materi Training.
Target Peserta
Staff, Supervisor dan Manager tingkat mula dari departemen Produksi /
Operasional, Purchasing, dan Warehouse.
TEMPAT MAX 15 PESERTA
www.isdtraining.com
___________________________________________________________________
STATISTICAL PROCESS CONTROL (SPC) Pelatihan Perancangan dan Pengendalian
Proses menggunakan Metode Statistik
Pengantar
Pemanfaatan SPC menempati posisi yang paling penting dalam operasi
perusahaan karena salah satu elemen penting dari manajemen mutu modern adalah
membuat keputusan berdasarkan data (fakta) dan bukan berdasarkan pada opini.
Manajemen harus memastikan bahwa setiap keputusan yang diambil merupakan hasil
analisa dari berbagai data yang menggambarkan performansi/kinerja yang
sesungguhnya.
SPC memiliki kemampuan untuk menggambarkan segala bentuk
penyimpangan/ketidaksesuaian maupun kesesuaian terhadap standar (produk,
proses maupun sistem). SPC berguna untuk mengidentifikasi permasalahan atau
kejadian yang tidak lazim, sehingga bisa diambil tindakan yang sesuai untuk
mengendalikan kinerja proses sekarang ini, serta meramalkan kinerja yang akan
datang dan menyarankan tindakan perbaikan yang diperlukan.
Manfaat
Setelah training ini, diharapkan peserta :
Memahami konsep dasar SPC dan manfaat penerapannya dalam perusahaan
Mampu menyiapkan lembar periksa untuk mengambil data
Mampu mengolah data dan membuat peta sesuai tujuannya
Mampu membedakan variasi Common Causes dengan variasi Special Causes
Mampu membaca dan mengkaji grafik untuk mendeteksi secara dini
ketidaksesuaian proses
Mampu melakukan tindakan korektif dengan segera sebelum terjadi produk
reject
Mampu menentukan prioritas masalah dan melakukan pemecahan masalah secara
sistematis termasuk peningkatan kinerja berkelanjutan (Continous Improvement)
Materi
Pengantar Statistical Process Control dan Continous Improvement
Variasi, histogram dan kemampuan proses
Peta kendali, kemampuan dan stabilitas proses
Contoh penerapan dan pemecahan masalah (Problem Solving)
Workshop SPC
Fasilitas
Materi training (hard copy), alat tulis, blocknote, Sertifikat Attendance
dan Graduate, Lunch & Coffee Break, serta CD berisi Materi Training.
Target Peserta
Staff, Supervisor dan Manager tingkat mula dari departemen Quality
Assurance, dan Produksi / Operasional.
TEMPAT MAX 15 PESERTA
www.isdtraining.com
___________________________________________________________________
Total Productive Maintenance (TPM) Pelatihan Sistem Produksi dan
Perawatan Mesin Produksi
Pengantar
Total productive Maintenance merupakan salah satu konsep inovasi dari
Jepang, dan Nippondenso adalah perusahaan pertama yang menerapkan dan
mengembangkan konsep TPM pada tahun 1960.
TPM menjadi sangat popular dan tersebar luas hingga keluar jepang dengan
sangat cepat. Hal ini terjadi karena dengan penerapan TPM mendapatkan hasil
yang dramatis, yaitu peningkatan pengetahuan dan ketrampilan dalam produksi
dan perawatan mesin bagi pekerja.
Manfaat Pelatihan TPM
Setelah training ini, peserta dapat membantu perusahaan untuk :
meningkatkan equipment productivity
mengurangi equipment downtime
meningkatkan plant capacity
menurunkan maintenance dan production cost
mendekati zero defect
meningkatkan kepuasan kerja
meningkatkan return on investement
Materi Training :
Pengantar dan Manfaat TPM
Mengetahui gambaran dasar dari TPM dan keuntungan dari penerapan TPM
3 Fase dan 12 Langkah penerapan TPM
Memahami tahapan dan langkah langkah yang diperlukan untuk
mengimplementasikan TPM dalam Corporate Culture
Aktivitas TPM
Memahami tools dasar untuk menghitung dan meningkatkan OEE, mengurangi
Loss, serta cara yang diperlukan dalam mengembangkan Autonomous Maintenance
Aktivitas TPM (lanjutan)
Memahami tools dasar untuk menghitung dan meningkatkan OEE, mengurangi
Loss, serta cara yang diperlukan dalam mengembangkan Autonomous Maintenance
Small Groups Activity
Memahami aktivitas grup kecil dalam implementasi TPM, dan pengenalan
berbagai tools yang digunakan oleh grup kecil
Membangun TPM kedalam QMS
Fasilitas
Materi training (hard copy), alat tulis, blocknote, Sertifikat Attendance
dan Graduate, Lunch & Coffee Break, serta CD berisi Materi Training.
Target Peserta
Staff, Supervisor dan Manager tingkat mula dari departemen Quality
Assurance, Maintenance, dan Produksi / Operasional.
TEMPAT MAX 15 PESERTA
www.isdtraining.com
___________________________________________________________________
Bussiness Process Management Pelatihan Manajemen Proses Bisnis dalam
Organisasi / Perusahaan
Pengantar
Di dalam dunia kompetisi bisnis yang semakin tajam saat ini, menuntut
perusahaan untuk terus melakukan inovasi dan evaluasi kinerja. Tidak cukup
hanya mengandalkan teknologi dan sumber daya yang ada. Suka atau tidak suka
perubahan dunia terus terjadi, kemudian bagaimana bisnis menyikapi hal
tersebut.
Pertanyaan-pertanyaan seperti:
Sudah cukupkah memberikan kepuasan kepada pelanggan?
Apakah mampu melakukan proses yang efektif dan effisien?
Seberapa cepat informasi di hasilkan?
Adakah competitor dalam bidang yang sama saat ini, dan bagaimana mereka
melakukannya?
adalah beberapa entry point yang dapat dijadikan evaluasi guna melakukan
perubahan dalam organisasi bisnis.
Bussiness Process management tergolong wawasan baru dalam dunia bisnis
(terutama di Indonesia), dimana praktek manajemen ini lebih memfokuskan dalam
peningkatan mutu proses/kegiatan Bisnis Object dalam perusahaan yang akhirnya
adalah untuk peningkatan mutu layanan, baik layanan di eksternal maupun di
internal organisasi.
Tujuan Pelatihan.
Mendapatkan pencerahan atau cakrawala baru tentang evaluasi Bussines
Process Management, guna menghindari kebuntuan proses dalam relasi fungsional
antar entitas dalam perusahaan yang memberikan pengaruh dalam peningkatan
mutu pelayanan baik secara horizontal, maupun vertikal dalam organisasi.
Menguraikan proses bisnis perusahaan ke dalam struktur hirarki bisnis
proses guna mendapatkan peningkatan mutu produk, produktifitas, effisiensi
maupun efektifitas proses untuk selanjutnya menjadi focus proses sekaligus
menentukan Process Owner.
Memberikan gambaran praktis tentang bagaimana langkah-langkah yang
diperlukan guna pengembangan proses bisnis serta bagaimana menyiapkan sumber
daya yang diperlukan untuk mendukungnya.
Topik Bahasan
Pengenalan dan pengertian Process Management, Bussiness Process
Management, serta Change Management
Ruang Lingkup Bussiness process Management
Bagaimana melakukan bussiness proses mapping, serta bagaimana
menganalisa dekomposisi proses untuk melakukan peningkatan effektifitas yang
terjadi.
Bagaimana melakukan perbaikan terhadap proses bisnis utama, termasuk
konsep dan alat2 yg digunakan.
Metode Training
Metode yang digunakan dalam Pelatihan ini adalah Lektur, Diskusi, studi
kasus/ Artikel, Presentasi
Fasilitas
Materi training (hard copy), alat tulis, blocknote, Sertifikat Attendance
dan Graduate, Lunch & Coffee Break, serta CD berisi Materi Training.
Target Peserta:
Supervisor, Manager, Konsultan Manajemen dari latar belakang Produksi /
Operasional, Quality Assurance, Marketing, Accounting, dan lain-lain.
TEMPAT MAX 15 PESERTA
www.isdtraining.com
___________________________________________________________________
Project Management for Manufacture Production Development Pelatihan
Manajemen Proyek untuk Pengembangan Lini Produksi Perusahaan
Pengantar
Setiap perusahaan yang berkembang, pastilah suatu waktu membutuhkan
pengembangan pada lini produksi atau penambahan kapasitas produksi. Program
training ini digunakan untuk mengendalikan pelaksanaan proyek tersebut,
sehingga didapatkan perencanaan dan pelaksanaan, serta pengawasan proyek yang
sesuai dengan kebutuhan riil perusahaan.
Selain itu, training ini juga dapat diaplikasikan dalam perusahaan
pelaksana proyek, khususnya yang menangani proyek di bidang manufaktur dan
permesinan. Dengan terkendalinya jalannya proyek maka stabilitas dalam
pelaksanaan dan penyelesaiannya akan memberi kepercayaan yang kuat ke konsumen
(customer).
Tujuan Pelatihan.
Memberikan gambaran praktis-aplikatif tentang bagaimana
langkah-langkah yang diperlukan guna pengembangan lini produksi, atau
penambahan kapasitas produksi.
Memberikan gambaran praktis-aplikatif tentang pelaksanaan dan
pengendalian proyek pengembangan tersebut.
Menyiapkan sumber daya yang diperlukan untuk mendukung jalannya
proyek.
Topik Bahasan
Sistem dan Organisasi Proyek
Penjadwalan Proyek
Perencanaan sumber daya
Penganggaran proyek
Pengendalian Proyek
Metode Training
Metode yang digunakan dalam Pelatihan ini adalah Lektur, Diskusi, studi
kasus/ Artikel, Presentasi
Fasilitas
Materi training (hard copy), alat tulis, blocknote, Sertifikat Attendance
dan Graduate, Lunch & Coffee Break, serta CD berisi Materi Training.
Target Peserta:
Supervisor, Manager, dari latar belakang Produksi / Operasional,
Engineering, Quality Assurance, Marketing, Accounting, dan semua lini yang
terlibat dengan pelaksanaan suatu proyek.
TEMPAT MAX 15 PESERTA
www.isdtraining.com
___________________________________________________________________
Quality Management System ISO 9001 Pelatihan Standar Manajemen Kualitas
ISO 9001:2000
Pengantar
ISO 9001:2000 adalah suatu standar internasional untuk sistem manajemen
kualitas. ISO 9001:2000 menetapkan persyaratan persyaratan dan rekomendasi
untuk desain dan penilaian dari suatu sistem manajemen kualitas. ISO 9001:2000
bukan merupakan standar produk, karena tidak menyatakan persyaratan
persyaratan yang harus dipenuhi oleh sebuah produk (barang atau jasa). ISO
9001:2000 hanya merupakan standar sistem manajemen kualitas. Namun,
bagaimanapun juga diharapkan bahwa produk yang dihasilkan dari suatu sistem
manajemen kualitas internasional, akan berkualitas baik (standar).
Sehingga dapat disimpulkan bahwa Quality Management Systems (ISO 9001:2000)
ialah :
Merupakan sekumpulan prosedur terdokumentasi dan praktek praktek standar
untuk manajemen sistem, yang bertujuan menjamin kesesuaian dari suatu proses
dan produk (barang atau jasa) terhadap kebutuhan atau persyaratan tertentu,
dimana kebutuhan atau persyaratan tertentu tersebut ditentukan atau
dispesifikasikan oleh pelanggan dan organisasi.
Manfaat
Manfaat dari penerapan sistem manajemen kualitas ISO 9001:2000 telah
diperoleh banyak perusahaan. Beberapa yang dapat dicatat adalah :
meningkatkan kepercayaan dan kepuasan pelanggan melalui jaminan kualitas
yang terorganisasi dan sistematik
perusahaan yang telah bersertifikat ISO diperbolehkan beriklan di
media massa, bahwa sistem manajemen kualitas perusahaan tersebut telah
berstandar internasional. Hal ini dapat meningkatkan brand image perusahaan
serta daya saing dalam memasuki pasar global.
meningkatkan kualitas dan produktivitas dari manajemen melalui
kerjasama dan komunikasi yang lebih baik, sistem pengendalian yang konsisten,
serta pengurangan dan pencegahan pemborosan karena operasi internal menjadi
lebih baik.
memberikan pelatihan pelatihan secara sistematik kepada seluruh
karyawan dan manajer organisasi melalui prosedur prosedur dan instruksi
instruksi yang terdefinisi secara baik.
perusahaan yang telah memperoleh sertifikat ISO 9001:2000 secara
otomatis terdaftar pada lembaga registrasi, sehingga apabila pelanggan ingin
potensial ingin mencari pemasok bersertifikat ISO 9001:2000, akan menghubungi
lembaga registrasi.
menghemat biaya dan mengurangi duplikasi audit sistem kualitas oleh
pelanggan
terjadi perubahan positif dalam hal kultur kualitas dari anggota
organisasi, karena manajemen dan karyawan terdorong untuk mempertahankan
sertifikat ISO 9001:2000 yang umumnya hanya berlaku selama tiga tahun.
Topik Bahasan
Hari 1 Quality & ISO 9001:2000 Awareness
Sistem Dokumentasi dan set-up
Prosedur Wajib Persyaratan ISO 9001:2000
Hari 2 Rencana Mutu dan Sasaran Mutu
Pemahaman Klausul ISO 9001:2000
Set-up, Sertifikasi, dan Memelihara Implementasi ISO 9001:2000
Metode Training
Metode yang digunakan dalam Pelatihan ini adalah Lektur, Diskusi, studi
kasus/ Artikel, Presentasi
Fasilitas
Materi training (hard copy), alat tulis, blocknote, Sertifikat Attendance
dan Graduate, Lunch & Coffee Break, serta CD berisi Materi Training.
Target Peserta:
Staff, Supervisor, hingga level Manager dari latar belakang Produksi /
Operasional, Quality Assurance, Administrasi, dan bagian lain yang terkait
dengan kebijakan manajemen kualitas.
TEMPAT MAX 15 PESERTA
www.isdtraining.com
___________________________________________________________________
Internal Quality Audit Pelatihan Internal Audit ISO 9001 berdasarkan ISO
19011
Pengantar
Bagi organisasi yang menerapkan ISO 9001:2000, wajib untuk melakukan audit
terkait dengan pelaksanaan sistem manajemen kualitas dalam organisasi itu
sendiri. Kesesuaian dan efektifitas dari system manajemen kualitas merupakan
tanggung jawab manajemen. Bagaimanapun, implementasi yang efektif dari
persyaratan persyaratan dalam Standar Internasional ISO 9001:2000, harus
diuji lebih sering daripada hanya mengandalkan peninjauan-ulang oleh
manajemen.
Program audit internal organisasi, termasuk setiap jadwal, harus
berdasarkan pada status dan kepentingan dari aktivitas yang diaudit, hasil
hasil audit terdahulu, dan ukuran ukuran sistem yang lain.
Dalam pelatihan ini, peserta akan mendapatkan pengetahuan dan teknik-teknik
praktis yang dapat langsung dipraktekkan di lapangan.
Topik Bahasan
Hari Pertama
Pemahaman persyaratan ISO 9001:2000 untuk auditor
Konsep audit pendekatan proses
Teknik dan metode audit
Hari kedua
Audit kecukupan
Audit plan
Check list
Praktek audit on-site
Menulis temuan dan klasifikasi temuan
Metode Training
Metode yang digunakan dalam Pelatihan ini adalah Lektur, Diskusi, studi
kasus/ Artikel, Presentasi
Fasilitas
Materi training (hard copy), alat tulis, blocknote, Sertifikat Attendance
dan Graduate, Lunch & Coffee Break, serta CD berisi Materi Training.
Target Peserta:
Staff, Supervisor, hingga level Manager dari latar belakang Produksi /
Operasional, Quality Assurance, Administrasi, dan bagian lain yang terkait
dengan kebijakan manajemen kualitas.
TEMPAT MAX 15 PESERTA
www.isdtraining.com
---------------------------------
Looking for earth-friendly autos?
Browse Top Cars by "Green Rating" at Yahoo! Autos' Green Center.
[Non-text portions of this message have been removed]
********************
Situs untuk Jual Beli Barang
untuk keluar dari mailing list ini silahkan kirim email kosong ke:
[EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/kolom/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/kolom/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED]
mailto:[EMAIL PROTECTED]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/