Kalangan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang melakukan kegiatan ekspor
diminta menggunakan rupiah dalam transaksi pembayaran bisnisnya. Mereka juga
diminta melepas cadangan dolarnya karena dinilai tidak terlalu membutuhkan.
Demikian ditegaskan Menteri Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah
(UMKM) Suryadharma Ali dalam keterangan pers tertulisnya, Jumat
(21/11/2008).
"Memang pelaku sektor UKM biasanya tak terlalu banyak mengoleksi dolar
karena unit usahanya terbatas," kilahnya.
Suryadharma menjelaskan, tidak banyak UKM yang menggunakan dolar dalam
transaksi bisnisnya. Namun kalangan UKM mengaku mendukung pengurangan
penggunaan dolar dan meningkatkan transaksi dalam rupiah.
"Sebagai himbauan untuk menekan nilai tukar rupiah, tentu kita mendukung
langkah ini," katanya.
Dikatakannya himbauan Gubernur BI terkait penggunaan rupiah, tentunya
melalui pertimbangan yang matang, ditengah terpuruknya rupiah terhadap
dollar, walaupun ia mengakui sektor UKM tidak terlalu besar dalam
bertransaksi dollar.
Sehingga ia belum tahu pasti seberapa besar pengaruh imbauan tersebut
terhadap nilai rupiah termasuk terhadap langkah sektor UKM. Suryadharma
optimistis langkah itu mempunyai pengaruh. "Seperti apa pengaruhnya saya
tidak tahu persis," ujarnya.
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------------------
********************
Situs untuk Jual Beli Barang
untuk keluar dari mailing list ini silahkan kirim email kosong ke:
[EMAIL PROTECTED] Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/kolom/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/kolom/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED]
mailto:[EMAIL PROTECTED]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/