rekans, saya bener2 prihatin setelah baca tiga edisi terakhir sebuah koran terkemuka nasional tentang upaya pemerintah (dikomandani Menteri Agama dengan restu presiden - katanya) 'menggagahi' SITUS bersejarah 'batu tulis' di Bogor.
semua elemen bangsa ini pasti sedang prihatin dengan situasi krisis berkepanjangan di negeri ini, tapi dalam mencari jalan keluar dari kemelut ini, mestinya dilakukan dengan cara2 yang elegan dan realistis, walaupun belum sanggup mengandalkan keberadaan teknologi (khususnya TI), mbok ya jangan dengan cara yg primitif lah. padahal banyak negara sibuk mengibarkan visi bangsa-nya dengan mengandalkan kemampuan teknologi (khususnya, TI) di era informasi (digitalisasi) yang sudah tdk terelakan lagi sebagai 'format' pergaulan antar bangsa masa depan. Masak di era seperti ini masih ada saja yg berpikiran cari petunjuk dukun untuk mendapatkan harta karun untuk digunakan sebagai bayar hutang negara?? Sialnya, itu dilakukan oleh segelintir pemimpin bangsa ini. saya berharap, pemimpin tersebut bersedia melakukan upacara tobat dan mohon ampun kepada Tuhan-nya (kalau punya Tuhan), karena telah berlaku musyrik !! Tidak perlu mundur kok, saya rasa bangsa ini punya kemampuan untuk memaafkan........... saya berdo'a, semoga tdk ada "faktor kebetulan" di Situs tersebut, meski se-gram emas-pun.... -hn- _______________________________________________ Milis Komunitas Sekolah2000 (A.K.A [EMAIL PROTECTED]) Untuk posting kirim email ke : [EMAIL PROTECTED] Untuk mengubah mode langganan anda, berhenti langganan kunjungi: http://milis.sekolah2000.org/mailman/listinfo/komunitas

