tempat parkir motor emang sering sekedarnya bro, ga cuma di mall2,
di hotel2 dan rumah sakit juga banyak kita jumpai tempat parkir motor yang 
perlakuannya sangat beda ama mobil.

selain tempatnya jauh dari lobbi utama, juga keamanan yang disepelekan oleh 
pengelola parkir.

padahal tarifnya cuma beda Rp 500 perak (belum kalo kita nitip helm n jaket, 
bisa lebih mahal dari parkir mobil)

tapi, kalo perlakuan seperti yang bro alami (dibentak, harus nuntun motor 
dengan kondisi mesin mati) itu dah keterlaluan bro, tempat parkir 
didiskriminasi masih bisa ditolelir, tapi bukan berarti kita bisa dihina 
seperti itu, kalaupun ada larangn sebaiknya diberitahukan dengan baik-baik dan 
ada dispensasi untuk kasus-kasus tertentu.

saran buat sri wahyuni dkk : 
1.  ente harus ikut kursus sopan santun baru interaksi ama pelanggan
2.  ente bisa hamil ??? kalau ente bisa hamil napa ente ga liat kondisi 
pelanggan ente yang lagi hamil ???
3.  coba ente cari pacar orang alim, biar bisa bertutur sapa yang baik
4.  ente keliatannya mesti tes lagi deh pelajaran PMP (sekarang namanya apaan 
ya ?)
5.  satu pertenyaan terkahir, mba sri yang galak, ente lagi dapet ya ? kok 
marah-marah melulu

buat manajemen parkir :
merekrut tenaga apa merekrut preman bro ????




________________________________
From: Buyung Suprizal <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Wednesday, December 3, 2008 2:29:35 PM
Subject: Re: [www.suzuki-thunder.net] Fwd: -RSA- Diskriminasi apa lagi ini?


wah dongkol juga nih ane baca nya.....
wah petugasnya kurang ajar bgt tuh.... klo ane sih... ane gamparin tuh.....

--- On Tue, 12/2/08, gerry garsono <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

From: gerry garsono <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Re: [www.suzuki-thunder.net] Fwd: -RSA- Diskriminasi apa lagi ini?
To: [email protected]
Date: Tuesday, December 2, 2008, 9:51 PM


salam koster

bro dody, om ikut prihatin atas kejadian yg telah menimpa ente ama istri...
wah seandainya itu terjadi pada diri om , om akan bersikap seperti bro 
doddy...manusiawi kok bro...
Yg jelas manajemen perparkiran di gedung parkir sentra satu kelapa gading mall, 
harus bertanggung jawab atas kejadian tsb dan mendidik kembali para staff di 
bagian front liner nya yg bernama Sri Wahyuni. & rekan2 nya...
mungkin mereka tidak diberikan pelatihan /training tentang "service excelent" 
yg jelas , kemungkinan pas proses rekrutment asal comot aja yg penting lulusan 
SMU sederajat...!
Bila perlu pihak manajamen perparkiran di kelapa gading mall tsb menindak tegas 
bagi para frontliner di bagian parkir yg tidak sopan dan nggak peduli thd 
konsumen....( mana lagi hamil lagi istri nya bro doddy ) !
Mudah2an kejadian ini tidak terulang di kemudian hari...amin

bst rgds,
Gerry - Koster039
The Rea Thunder bear
081511571171
www.suzuki-thunder.net

 

--- Pada Rab, 3/12/08, mohammad syaefulloh <[EMAIL PROTECTED]> menulis:

Dari: mohammad syaefulloh <[EMAIL PROTECTED]>
Topik: Re: [www.suzuki-thunder.net] Fwd: -RSA- Diskriminasi apa lagi ini?
Kepada: [email protected]
Tanggal: Rabu, 3 Desember, 2008, 9:25 AM


Salam Bikers !

Turut prihatin atas apa yg telah terjadi pd bro Dody dan tigy-nya. Yg saya tau 
bbrp gedung perparkiran memang menerapkan aturan tidak menyalakan mesin di area 
parkirnya, salah satunya di Blok-M Plaza. Tp disana sy maklumi krn area parkir 
berada di basement yg beratap rendah sehingga jika bbrp motor saja menyalakan 
mesinnya maka ruang itu jadi sumpek krn bau knalpot.

Namun perlakuan dan sikap dari para petugas parkir tsb sangak tidak dapat 
ditoleransi, menunjukkan perilaku yg sama sekali tidak baik.
Smoga mereka mendapat petunjuk dan hidayah dr Yang Maha Kuasa 
 


> M.S. Eep --- SpiderKoster085 <





________________________________
From: "Eck0 [EMAIL PROTECTED] / 554" <[EMAIL PROTECTED]>
To: kings_club_djakarta <[EMAIL PROTECTED]>; [email protected]; 
[EMAIL PROTECTED]; "[EMAIL PROTECTED]" <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Tuesday, December 2, 2008 5:17:41 PM
Subject: [www.suzuki-thunder.net] Fwd: -RSA- Diskriminasi apa lagi ini?

 


---------- Forwarded message ----------
From: Rio digitaLmbuL <[EMAIL PROTECTED]>
Date: 2008/12/2
Subject: -RSA- Diskriminasi apa lagi ini?
To: [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED]



Diskriminasi apa lagi ini?     
 
Written by Rio     
Tuesday, 02 December 2008 10:43  
From:[EMAIL PROTECTED] This e-mail address is being protected from spambots. 
You need JavaScript enabled to view it [mailto: [EMAIL PROTECTED] This e-mail 
address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view 
it ] On Behalf Of Doddy Himawan
Sent: 01 Desember 2008 10:14
To: [EMAIL PROTECTED] This e-mail address is being protected from spambots. You 
need JavaScript enabled to view it 
Subject: [honda-tiger] Pengalaman Menjengkelkan di Parkir La Piazza
 
Dear Temen-2

Selamat pagi, 

Dengan email ini saya hendak minta maaf atas kelakuan saya yang mungkin tidak 
pantas, sekaligus curhat atas kejadian yang saya alami berdua dengan istri di 
parkiran La Piazza, GEDUNG PARKIR SENTRA SATU KELAPA GADING. Kronologisnya:

Saya bersama istri hendak refreshing nonton film hari Minggu kemaren, karena 
tidak membawa junior-junior, kita memutuskan untuk bawa si tigy saja karena 
pertimbangan macet dan susah cari parkir kalau bawa mobil. Saya sampai di La 
Piazza sekitar jam 11:30, Saya bertanya pada satpam menanyakan lokasi parkiran 
motor, padahal di samping gedung La piazza ada lahan parkir liar, tapi saya 
berpikir untuk mendapatkan parkir yang aman buat tigy saya. Satpam menunjukkan 
gedung Parkir Sentra Satu Kelapa Gading dan parkir motor terletak di basement. 
Wah senang hati saya, motor pasti aman nieh. 

Tapi kenyataan yang saya dapat ternyata jauh dari bayangan. Sampai di parkiran 
motor di basement, ketika saya ambil karcis dari gardu, tiba-2 dua orang wanita 
penjaga parkir dengan ketus menyuruh saya mematikan mesin motor. Oh mungkin 
mereka terganggu oleh suara motor saya (knalpot standar). Saya minta maaf pada 
mereka, tapi ketika saya menyalakan mesin motor saya lagi, ternyata, mereka 
menyuruh saya menuntun motor saya sampai dapat lahan parkir!. Ini sungguh 
peraturan yang konyol menurut saya. Saya bilang baik-2 pada mereka bahwa motor 
saya berat dan untuk mendorong dengan jarak sekitar 50-70 meter sampai dapat 
parkiran yang kosong sungguh menguras tenaga, dikarenakan ban motor saya gambot 
dan dengan sidebox dan center box, mereka tetap dengan ketus dan mulai 
membentak tetap tidak mau perduli bahkan dengan kasar mereka bilang "kalo gak 
mau nuntun motor jangan parkir di sini!!".

Saya masih sabar saat itu, tapi istri sudah panas dan berdebat dengan mereka, 
saya lalu berkata pada mereka, "mbak , saya ijin yah, sampai di tempat 
penitipan helm saja, nanti dari sana saya tuntun deh, karena parkiran motornya 
yang kosong di daerah situ" Jarak dari gardu sampai ke tempat penitipan helm 
sekitar 50-70 meteran, lumayan jauh kalo untuk dorong, sementara, jalan yang 
dilalui juga agak sempit, karena sudah penuh oleh motor yang parkir. Saya lalu 
menjalankan motor saya pelan-2, eh ternyata masalah tidak berhenti sampai di 
situ saja, di tempat penitipan helm tiba-2 ada seorang laki-2 penjaga parkir, 
berteriak kepada saya dengan kasar, "woii!!!, matiin mesin motornya!!, 
tolol!!". 
Wah di sini saya langsung tidak bisa menahan emosi. Saya pun berteriak lantang 
kepadanya;"Hei mas, sopan sedikit, kalau kamu maksa saya nyuruh ndorong motor 
saya, kamu aja sini saya bayar buat ndorong motor saya!" (maaf jadi sombong). 
Dia pun makin nyolot dan bertolak pinggang sambil menunjuk-2 muka saya "Hei 
Pak!, kalo gak mau matiin gak usah parkir di sini!!" . Saya sudah sangat emosi 
dan berkata "Baik, saya gak akan parkir di sini!" 
Lalu saya menggas motor saya sambil adegan stunt, tanpa saya sadari motor berat 
itu bisa saya balikkan 180 derajat dengan ban berdecit, ppfftt. Ternyata istri 
saya di sana sedang berjalan ke arah saya dengan memanggil saya, "mas, gak usah 
parkir disini!". Mana istri saya sedang hamil lagi, tapi kayaknya dia sudah 
emosi banget, terbukti dia jalan setengah belari :(, duh takut aja istri saya 
kenapa-2.

Saya lalu berniat keluar dari parkiran itu, sampai di gardu saya masih ditagih 
biaya parkir, saya tidak mau bayar, dan 2 gadis ketus itu berkata, "heh, kalo 
loe gak mo bayar, gw gak akan buka palang pintunya!", saya bilang,"saya bisa 
keluar cari dengan cara lain" karena saya liat antara gardu masuk dan gardu 
keluar ada jarak dan cukup buat motor saya keluar, tiba-2 datang satpam yang 
menghalangi saya, cuman suaranya lebih ramah, dia bertanya
"ada apa pak?",
"saya mau keluar"
"tapi bapak mesti bayar dulu"
"saya gak akan bayar, karena saya gak parkir", kayaknya itu satpam setuju 
dengan saya, terbukti dia langsung mempersilahkan saya keluar parkiran, sampai 
saya masih mendengar 2 gadis itu berteriak dan bertingkah dengan konyol "iya 
sono!, pergi aja loe!, biar mampus!", duh Gusti, biar kata saya panas banged 
dengernya, saya masih berusaha untuk tetap tenang, tapi istri saya ternyata 
berbalik karena tidak terima dan bertanya kepada salah satu gadis untuk 
menanyakan namanya. Dia menjawab Sri Wahyuni. 

Saya tanya pada satpam "Pak, manajemen parkir di mana pak?", "Oh hari minggu 
tidak masuk pak, dengan Pak Michael, lagi libur", Ya sudah lah, tadinya hendak 
saya perkarakan dengan manajemen parkir, setidaknya saya mau bertanya alasan 
untuk menuntun motor dan minta mereka untuk mendidik karyawannya biar lebih 
sopan. 

Saya dan istri lalu berlalu dari tempat itu dengan perasaan dongkol banget, 
akhirnya saya parkir si tigy di parkiran liar itu, walapun hati was2 tapi saya 
minta satu orang untuk mengawasi motor saya sampai saya dateng, tentunya saya 
kasih uang extra, tapi hati saya lebih puas, karena si Tigy khusus di jaga satu 
orang dan saya minta ruang untuk memberi jarak di kanan kiri si tigy. Terbukti 
sampai saya pulang, saya menemukan orang itu duduk dekat motor saya dan samping 
kiri kanannya pun di beri jarak cukup. Kalo tau begini dari awal aja saya 
parkir di sini :P

Sekali lagi saya mohon maaf atas kelakuan saya, karena stiker bernomor ID yang 
ada di my Tigy. tapi saya sungguh tidak mengerti perlakuan diskriminasi yang di 
terima pengendara motor, karena saya melihat sendiri mereka juga membentak 
pengendara motor yang lain yang menyalakan mesinnya. Apa kalo bawa mobil juga 
harus matikan mesin dari pertama kali masuk gardu dan dorong deh tuh mobil 
sampe dapet lahan parkir??. :P. Mudah-2an aja ada orang manajemen parkir La 
Piazza yang memantau milist ini. 

Pak Moderator, maaf artikelnya kepanjangan. 

Doddy H. TRIYASA
Documentation Department.
CMA CGM Indonesia
Phone: +6221-28546800 Ext.6931
Fax: +6221-28546900 
E-mail: [EMAIL PROTECTED] This e-mail address is being protected from spambots. 
You need JavaScript enabled to view it 
www.cma-cgm.com
---------------------
tambahan : ini juga terjadi di Blok M Mall.....  
 
 
 
 
 
 
Regards, 
 
 
Rio "digitaLmbuL"
http://digitaLmbuL.com |  http://rsa.or.id |  http://RAPIjakarta0506.com |  
http://my-dtc.org
 
 
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=========================================================== 
+ RSA memberi kebebasan untuk posting message. 
+ Mohon kedewasaan anda untuk tidak mengirimkan email yg tidak berhubungan     
   dengan Topik. 
+ Apabila anda hendak mengirim email selain info SR or info bikers. harap   
   sertakan OOT (out of topic) pada Subject email. 
+ OOT Day diberlakukan bebas pada hari Jumat. Senin-Kamis OOT hanya boleh 
   diposting utk informasi Berita Duka . 
+ Gunakan hak akses anda sebaik-baiknya, untuk mengirimkan info penting 
   seputar Safety Riding 

-mod- 
Road Safety Association 
===========================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---




-- 
Eck0 [EMAIL PROTECTED]

Bikers Aston Rasuna Community / BARAC
King's Club Djakarta / KCDj 554 / www.kcdj.org
Road Safety Association / RSA / www.rsa.or.id
0856 9957 386 / 021 9250 5522
[EMAIL PROTECTED]

* Mari Perangi Krisis Disiplin di Negeri Ini
 
 
________________________________
Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru! 



      

Kirim email ke