Wakakakak.... lagi ngebayangin sony erricsson K-800 malah nulis K-310 jadi K-810
Tenkyu bro... --- Pada Kam, 15/1/09, Hafidz <[email protected]> menulis: Dari: Hafidz <[email protected]> Topik: RE: [www.suzuki-thunder.net] Tertawa Bisa Menyehatkan Tempat Kerja Kepada: "[email protected]" <[email protected]> Cc: "[email protected]" <[email protected]> Tanggal: Kamis, 15 Januari, 2009, 1:42 AM Mas bro Iwan, Sip artikelnya.. Hati-hati tertawa sendiri bisa membawa anda ke RS.Marjuki Mahdi! HA..HA..HA.. 30x Keep kosteRock' in! K-307 Bejater' s ps:bro nra lo (810) ga salah tuh? Mas Iwan wrote: > Ada tips berguna nih bro... > > Regards, > > Iwan K-810 > > > Tertawa > Bisa Menyehatkan Tempat Kerja > Jumat, 13 Juli 2007 - 17:11 > WIB > Tahukah Anda bahwa suasana yang penuh canda dan > tawa bisa mendatangkan pengaruh positif di tempat kerja? Dan, sudahkah Anda > menyadari bahwa suasana tempat kerja yang "ramai" seperti itu merupakan > tuntutan > karyawan dari generasi milenial saat ini, yang menginginkan kantor yang > supportive dan fun ? > Kenyamanan di tempat kerja merupakan isu yang > serius. Siapa mau bekerja di tempat yang membuat orang stres? Untuk itu, > organisasi perlu terus-menerus meningkatkan upaya menciptakan lingkungan > (tempat) kerja yang menyenangkan, sehat dan produktif. > Kolumnis David Granirer yang telah melakukan > presentasi "tertawa di tempat kerja" di ratusan organisasi di Amerika > menganjurkan, "Hidupkan tempat kerjamu dengan tawa!". > Umumnya organisasi menganggap "tertawa di tempat > kerja" bukankah ide yang bagus, dan melihat hal tersebut sebagai sesuatu yang > kontra produktif. "Tertawa selalu dipertentangkan dengan kerja," ujar > Granirer. > "Kita terbiasa mendengar ungkapan-ungkapan seperti > ' no pain, no gain ' atau 'bekerja bukan untuk bersenang-senang' ," tambah > dia. > Namun, menurut Granirer, dewasa ini kalangan dunia > usaha mulai menyadari bahwa ungkapan-ungkapan seperti itu cenderung menjadi > beban. "Di era perubahaan sekarang ini, ajaran-ajaran seperti itulah yang > justru > kontra produktif." > Granier mengutip riset yang dilakukan sebuah > lembaga keuangan di Kanada yang menemukan bahwa para manajer yang mampu > memfasilitasi kinerja karyawan hingga level tertinggi adalah mereka yang > paling > sering menggunakan humor. > "Data-data ilmiah juga membuktikan bahwa tertawa > merupakan bagian integral dari kenyamanan fisik," ungkap dia. > Kendati demikian, Granirer mengingatkan, kapan > saat yang tepat karyawan memerlukan humor. Granirer lalu mengutip psikolog > dari > Universitas St. Thomas, Thomas Kuhlman yang menyebut dua indikator khusus > yang > menandai bahwa sebuah perusahaan memerlukan humor. > Pertama, ketika perusahaan berada dalam > situasi-situasi yang tidak menguntungkan. "Misalnya, perusahaan harus > menyelesaikan proyek tertentu tapi sumber-sumber daya tak mencukupi, atau > ketika > ada permintaan yang sulit dari klien atau bos, atau dihadapkan pada regulasi > yang tidak populer," papar Granirer. > Kedua, adanya tekanan-tekanan yang tak terprediksi > atau tak terkontrol. Misalnya, jadwal yang padat atau beban kerja yang > melimpah. > "Dalam situasi-situasi di mana kita hanya memiliki > kontrol yang kecil atau tidak sama sekali terhadap keadaan di luar, > satu-satunya > kontrol terletak pada bagaimana kita bereaksi terhadapnya. Kita bisa memilih, > tertawa atau putus asa," tutur Granirer. > Dalam banyak hal, demikian Granirer, tertawa > adalah satu-satunya respon yang rasional untuk tetap bertahan. "Bisa tertawa > terhadap diri sendiri dan situasi yang dihadapi akan membantu kita menurunkan > tekanan, mendapatkan kembali perspektif kita dan menerima apa yang memang > tidak > bisa kita ubah." > "Tidak hanya itu, tertawa juga memberi kita energi > dan kegembiraan yang kita perlukan untuk bertahan," tambah > Granirer. > Menambah banyak teman sangatlah mudah dan cepat. Undang teman dari Hotmail, Gmail ke Yahoo! Messenger sekarang! http://id.messenger.yahoo.com/invite/
