>Saya mendengar informasi bahwa kalangan petinggi TNI Angkatan Darat sangat >gusar dengan menanjaknya popularitas Korps Marinir di kalangan masyarakat, >rakyat, mahasiswa dan para demonstran. > >Oleh karena itu, Pangdam Jaya Mayjen Djaja Suparman sejak hari Jum'at >tanggal 20 November jam 00:00 telah memerintahkan Korps Marinir yang >bertugas di Jakarta untuk mencopot baret ungunya dan menukarnya dengan topi >jungle (rimba). Dengan demikian para demonstran diharapkan tidak bisa >membedakan setiap pasukan apakah itu PHH Kodam Jaya, Kostrad, Artileri, >Kavaleri atau Korps Marinir. > >Namun demikian, Korps Marinir masih mempunyai ciri tertentu yaitu: Tali >yang tergantung di badan disilangkan di bagian depan sehingga tulisan di >dada TNI AL dapat jelas terlihat, celana dipanjangkan sehingga menutup >sepatu boot (tidak seperti prajurit lain yang digulung diatas sepatu boot) >dan lengan baju digulungkan, serta membawa tongkat rotan berwarna. > >By the way, Mendikbud Juwono Sudarsono juga mengakui berkeliarannya para >sniper yang berlokasi di atas gedung-gedung di Jalan Sudirman dan >sekitarnya baik saat Tragedi Semanggi maupun sampai saat ini. > >Demikian sekedar info. info tambahan : perbedaan antara marinir dengan TNI-AD dalam seragam loreng bila tidak memakai baret. dapat dilihat secara kasat mata yaitu pada pakaian loreng yg digunakan pada kedua angkatan tsb. bila lengan bajunya digulung pada TNI-AD nampak bahan dalamnya berwarna putih ataupun lainnya, sedangkan pada anggota marinir bila lengan bajunya digulung maka bahan dalamnya akan tetap loreng. BiG --------------------------------------------------------------------- To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED] To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] HI-Reliability low cost web hosting service - http://www.IndoGlobal.com
