Fyi :

Forum Warga Ketapang
         c/o Dewan Dakwah, Jakarta, Indonesia

Assalamu'alaikum wr wb

Berikut ini keterangan warga Ketapang ttg kerusuhan yang
terjadi di daerahnya. Sebagai tambahan informasi, selain
yang kita dapatkan dari koran.

Salah satu hal penting: "Bagaimanapun juga pembakaran
rumah ibadah merupakan perbuatan tercela".

Semoga bermanfaat.

Wassalam,

From: Forum Warga Ketapang
         c/o Dewan Dakwah, Jakarta, Indonesia
Fax : 62 21 3103693
Date: 23 November 1998


                         "FORUM KERUKUNAN WARGA KETAPANG"

                             Bismillahirrahmanirrahim

Sehubungan dengan peritiwa keributan  di seputar Gajah Mada Plaza  pada
hari Ahad, 22 Nopember 1998, kami warga masyarakat yang tergabung dalam

Forum Kerukunan Warga Ketapang menyampaikan kronologi kejadian tersebut
sebagai berikut:

1. Sabtu-Ahad,  tgl 21-22 Nopember,  pukul 08.00-12.30 WIB 
   Tabligh Isra Mi'raj  di Masjid Khairul Biqa', Ketapang, Jakart Pusat,
   dengan  penceramah  KH.Al Habib  Al Riziq Shihab  berlangsung  secara
   aman dan tertib.

2. Ahad, 22 Nopember, pukul 02.00
   Pemukulan terhadap seorang  pemuda  warga  Jalan  Pembangunan I  oleh
   preman-preman yang kebetulan bersuku Ambon yang biasa membekingi per-
   judian di sepanjang  Jalan Gajah Mada.  Bapak si pemuda  yang  keluar
   rumah,   akhirnya juga dipukuli preman.  Pemuda  dan  Bapaknya  bukan
   anggota jamaah Isra Mi'rad Ketapang,  jadi perkelahian in  tidak  ada
   hubungannya dengan Tabligh sebelumnya.

3. Ahad,22 Nopember, pukul 03.00
   RW setempat mendamaikan kedua belah pihak yang terlibat perkelahian.
   Dengan demikian persoalan tersebut dianggap selesai.

4. Ahad, 22 Nopember, pukul 06.30
  Sekitar 300 preman yang kebanyakan bersuku Ambon (sebagian diantaranya
  ada yang bersuku Batak, bermarga Simatupang),dengan menggunakan 10
  mobil menyerbu  warga Ketapang.  Mereka membawa senjata tajam seperti 
  samurai.  Seratus  orang  diantaranya  merengsek  ke  pemukiman  warga.
  Mereka  lalu  merusak masjid  Khairul Biqa', dan rumah-rumah serta ken-
  daraan  milik warga setempat.  Dengan arogan  mereka menantang,  "Mana 
  orang-orang Betawi, mana orang-orang Islam, biar kita bantai!".  Warga
  muslim yang kebetulan  minoritas diwilayah  tersebut  (mayoritas warga
  keturunan Cina),  tidak menduga bakal diserang,  sehingga banyak  yang 
  jadi korban.  Tercatat 2 warga mengalami kritis dan puluhan luka-luka.

5. Ahad, pukul 08.00
   Warga muslim Ketapang dan sekitarnya, mulai berkumpul di Gajah Mada.
   Mereka bermaksud mengusir para preman dan menuntut ditutupnya
   tempat-tempat perjudian dan pelacuran yang selama ini menjadi sarang
   para preman.

6. Ahad, pukul 11.00
   Warga menguber para preman.  Para preman bersembunyi di gedung Gajah
   mada Plaza.  Warga meminta  aparat mengevakuasi  para preman,  namun
   tidak mendapat tanggapan yang semestinya. Warga marah, lalu membakar
   salah satu tempat bilyard yang menjadi persembunyian sebagian preman.
   Kebetulan tempat bilyard inbi berdekatan dengan gereja Ketapang.
   Gerejapun turut terbakar. Para preman yang berhamburan keluar, dihajar
   warga. Akibatnya, 10 diantaranya tewas.

7. Ahad, 22 Nopember, pukul 12.15
   Sekitar 20 Kiayi, termasuk Al Habib Al Riziq Shihab , datang
   menenangkan massa di Jalan Gajah Mada.  Mereka lalu bernegosiasi dengan
   Bapak Hendarji  (Kodam)  dan  Bapak Bambang  (Polres).  Tapi tampaknya 
   aspirasi para Kiayi agar para preman dievakuasi secepatnya, tidak 
   mendapat tanggapan.

8. Ahad, 22 Nopember,pukul 12.30-17.00
   Meski kecewa dengan aparat, para Kiayi bertahan untuk menenangkan
   massa.  Pada saat itu, situasi di Jalan Gajah Mada terkendali. Tidak
   ada pembakaran, tidak ada penyerangan.

9. Ahad, 22 Nopember, pukul 17.00
   Karena  merasa tidak  digubris,  Al Habib Al Riziq Shihab  memutuskan
   untuk pulang ke rumahnya. Bapak Kaharuddin dari kesatuan Marinir, mencoba
   menahan beliau  karena takut massa akan bergejolak kembali.

10. Ahad, 22 Nopember, pukul 09.00 - 12.00
   Aparat memblokade jalan-jalan menuju Ketapang. Masyarakat yang tertahan
   lalu membakar Santa Maria dan Santa Ursula. Para Kiayi dan warga Muslim
   Ketapang tidak tahu-menahu soal pembakaran ini.

Demikian kronologi peristiwa Ketapang berdasarkan kesaksian secara
langsung di lokasi kejadian. Kami mengimbau agar hal ini diberitakan
secara ARIF dan ADIL, sehingga tidak lagi-lagi menyalahkan warga muslim
khususnya yang tinggal di Ketapang.  Pemeberitaan yang menyudutkan umat
Islam, dikhawatirkan akan menghabiskan kesabaran sebagian umat Islam,
sehingga dikhawatirkan menimbulkan hal-hal yang semakin memperkeruh
keadaan. Terima kasih.

Jakarta, 22 Nopember 1998.
FORUM WARGA KERUKUNAN WARGA KETAPANG


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
FirmanNya:

 ..
 Alloh telah menolong kamu dalam banyak medan pertempuran,
 dan dalam  perang Hunain;  ingat ketika kamu membanggakan
 jumlahmu yang besar, tetapi sama sekali tidak berarti apa
 apa buat kamu.  Bumi yang begitu luas menjadi sempit bagi
 kamu; kemudian kamu lari tunggang langgang.
 ..

 QS 9:25

_________________________________________________________________
YIMSA (Young Indonesian Muslim Students' Association)
www.isnet.org/~kpdi/yimsa





---------------------------------------------------------------------
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
HI-Reliability low cost web hosting service - http://www.IndoGlobal.com 

Kirim email ke