At 08:47 AM 12/16/98 -0000, �� wrote:
>
>Kini mereka akan membentuk Ratih secara reaktif pula karena jumlah polisi
>dirasa perlu ditambah untuk mengamankan daerah. Pembicaraan menjadi semakin
>tidak keruan ketika istilah yang digunakan adalah Rakyat Terlatih dan
>pembenaran-pembenaran dilakukan terhadap kehadirannya padahal kita baru saja
>dihebohkan oleh kehadiran Pam Swakarsa.

Ini penguasa memang paling getol menciptakan simbol-simbol kekerasan untuk
menakut2i rakyat: mulai dari Wanra, Opstib, Satpam, Kopkamtib, Hansip, Pam
Swakarsa, Bakortranasda, 
Dewan Penegakan Keamanan dan Sistem Hukum Nasional sampai Pembentukan
Rakyat Terlatih (Ratih). Dan kabarnya, setelah Ratih ditolak sana-sini,
akan diganti lagi dengan nama baru. Baik nama lama atau nama baru, yang
sudah pasti, sama-sama menakuti rakyat. Sekaligus bikin bingung.:-)

>
>Meskipun demikian, kalau pembentukan Ratih itu tetap dipaksakan maka
>silahkan mengumpulkan data sebanyak-banyaknya mengenai ucapan para pejabat
>yang mendukung dan memutuskan agar kalau nanti terjadi ekses besar maka
>tuntutan itu jelas arah dan saksinya. Bukankah selama ini nyawa telah
>berterbangan tanpa ada penyelesaian siapa yang harus bertanggung jawab?
>Bukankah kini, orang sedang beramai-ramai membersihkan diri seakan-akan
>tidak terlibat dalam keputusan-keputusan masa lalu.
>
>Salam
>��
>

Hahahaha....:-) kita masih inget kok, dulu sebagian dari mereka  kan sempat
malu2 mengakui Pam Swakarsa sebagai hasil binaannya. Baru sekarang saja
mereka terang2an enggak tahu malu, mengusulkan Ratih. Kita catet saja.
Rakyat kan tidak buta tuli.:-)
>



kj/
[EMAIL PROTECTED]
ICQ UIN 23276722







_______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
HI-Reliability low cost web hosting service - http://www.IndoGlobal.com

Indonesia without violence!

Kirim email ke