SUARA PEMBARUAN DAILY ---------------------------------------------------------------------------- ---- Gus Dur Ucapkan Selamat Merayakan Hari Natal Bagi Umat Kristen DOA BERSAMA - Persatuan Intelegensia Kristen Indonesia (PIKI), Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) dan Partisipasi Kristen Indonesia (Parkindo), Sabtu (26/12) melakukan doa bersama untuk bangsa dan kesehatan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) di kediamannya, Ciganjur dalam acara Open House selama 2 minggu di bulan suci Ramadhan. Jakarta, Pembaruan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Abdurrahman Wahid yang akrab dengan sapaan Gus Dur mengucapkan selamat merayakan Hari Natal bagi umat Kristen. Hal itu disampaikannya, Sabtu (26/12) di kediamannya, Ciganjur tatkala rombongan pengurus Persatuan Intelegensia Kristen Indonesia (PIKI), Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) dan Partisipasi Kristen Indonesia (Parkindo) berkunjung ke rumahnya dibilangan Ciganjur, Jakarta Selatan. Diakhir acara perbincangan, secara bersama-sama semua yang hadir di kediaman orang nomor satu NU ini menundukkan kepala dengan khusuk untuk berdoa bersama. Dalam doa yang sampaikan salah satu pengurus GMKI itu dimohonkan kepada Tuhan untuk keselamatan bangsa serta bagi kesehatan Gus Dur sebagai pemimpin bangsa masa depan. Rombongan organisasi kristen yang terdiri antara lain, Sekretaris Jenderal (Sekjen) dan Wakil Sekjen PIKI, Cornelus Ronowijaya dan Erick Leimena, Tigor Nainggolan (Pjs. Ketua Umum GMKI) serta Ronald Sihombing (Wakil Sekjen DPP Parkindo) mengunjungi Gus Dur juga berkaitan dengan Open House yang dilakukan Ketua Umum PBNU selama 2 minggu dibulan suci Ramadan ini. Dalam sillaturahmi yang juga berkaitan dengan hari natal tesebut, Gus Dur mengemukakan, bahwa bangsa kita yang sekarang sedang berproses menuju demokratisasi berbangsa dan bernegara masih perlu belajar termasuk untuk lebih mengerti atas konstitusi negara. "Hendaknya kita tidak mempertajam perbedaaan. Justru sebaliknya mari kita cari persamaan sebagai realitas dari bangsa yang majemuk," tandasnya. Selain itu, Gus Dur juga menegaskan atas prinsip hidupnya yang selama ini mempunyai hubungan "intim" dengan orang-orang atau anak bangsa yang beragama lain, yang terkadang disalahartikan oleh pihak lain. Menurutnya hal itu dilakukannya lantaran kepatuhannya kepada ajaran agama. "Saya bersikap baik kepada Kristen bukan karena lebih memperhatikan kaum minoritas tetapi karena patuh kepada agama," katanya. Menyinggung masalah yang terjadi di Ketapang, Kupang dan Ujungpandang, Gus Dur menegaskan, hal itu terjadi karena kesalahpahaman saja. "Itu terjadi karena belum adanya pengertian," ujarnya. Berkaitan masih adanya friksi antar ormas-ormas tertentu, Ketua PBNU ini mengimbau agar dihentikan dengan cara tidak melalui kekerasan. Tapi berupaya "mendidik" lawan kita agar lebih mengerti. "Mendidik lawan bukan perkerjaan yang gampang. Tapi hal itu harus terus-menerus kita lakukan," paparnya. Untuk itu Gus Dur berharap agar setiap orang betul-betul mengerti atas nilai-nilai agamanya dengan baik. "Hendaknya kita saling mempengaruhi dalam hal kebaikan, karena Tuhan ada dalam hati kita masing-masing," ucapnya mengakhiri.(M-14/D-9) ---------------------------------------------------------------------------- ---- Last modified: 12/27/98 ------------------------------------------------------------------------ Great gifts for the Holidays or birthdays or anyday for that matter Bugs Life action game, Thanksgiving Pooh, Disney videos, toys and CD-ROMs http://offers.egroups.com/click/143/4 E-group home: http://www.eGroups.com/list/reformasitotal Free Web-based e-mail groups by eGroups.com
