>  Selasa, 29
>  Desember 1998
>
>
>                   
>                   
>
>                          Habibie Gagal Beli Ummat
>
>                                        detikcom. Jakarta. Majalah
>                                        Ummat yang semula bakal dibeli
>                                        oleh Timmy Habibie, akhirnya
>                                        gagal. Setelah saling menjajagi
>                                        sekitar sebulan, akhirnya 'kencan'
>                                        antara Ummat dengan Timmy,
>                                        putus di tengah jalan. Dan kini,
>                          Ummat mulai dilirik oleh beberapa investor. 
>
>                          Wakil Pemred Ummat M Syafi'i Anwar kepada
>                          detikcom, Selasa (29/12) membenarkan
>                          batalnya kerjasama dengan PT Media Utama
>                          Dharmajaya (perusahaan milik Timmy yang
>                          membidangi media massa). 
>
>                          Dijelaskan, bahwa rencana kerjasama itu
>                          resmi batal akhir pekan lalu. Ada beberapa
>                          yang membuatnya gagal, antara lain faktor
>                          saham. Semula, saham yang diharapkan
>                          dimiliki Timmy adalah 40 persen. "Tapi dalam
>                          perkembangannya, pihak Timmy meminta 50
>                          persen," jelas mantan wartawan Panjimas ini. 
>
>                          Faktor lain, semual disepakati, dalam
>                          beberapa kali penerbitan Timmy mengucurkan
>                          dana sebesar Rp 40 juta. Pada kali pertama
>                          dana segar itu didapat, lalu pada terbitan
>                          berikutnya juga sehingga dua kali terbit PT
>                          Media Utama Dharmajaya sudah mengeluarkan
>                          Rp 80 juta. 
>
>                          "Tapi pada saat ketiga kalinya, kami
>                          mendapatkan dana sudah sangat terlambat,
>                          sehingga Ummat justru nombok dulu. Padahal
>                          uang sebesar itu kan cuma untuk ongkos cetak
>                          saja," katanya. Ini yang mempengaruhi
>                          penilaian Ummat terhadap niat baik Timmy
>                          untuk mendanai majalah bernuansa Islami itu.
>
>                          Hanya itu? Ternyata belum. Masih menurut
>                          Syafi'ie, pihaknya juga kurang sreg dengan
>                          gaya dan penampilan Timmy yang bernama
>                          lengkap Sujatim Abdurrahman Habibie itu.
>                          Apakah itu? "Wah susah ya mengatakannya,
>                          barangkali dia itu terlalu impulsif gitu,"
>                          tegasnya. 
>
>                          Puncaknya, ketika pihak manajemen Timmy
>                          mau masuk ke Ummat dengan niat akan
>                          melakukan rasionalisasi, terutama PHK
>                          karyawan. Inilah yang paling sulit diterima
>                          para awak Ummat. Sebab, menurut pakar
>                          etika jurnalistik (Jurnalisme Profetik) ini,
>                          Timmy dianggap tidak memiliki wawasan
>                          cukup soal penerbitan majalah. 
>
>                          "Masak kita disamakan dengan manajemen
>                          Tabloid, dimana mereka memiliki Adil.
>                          Sehingga ingin melakukan rasionalisasi
>                          karyawan. Saya rasa nggak bisa. Ini yang
>                          sangat berat. Dan akhirnya saya bersama
>                          teman-teman akhirnya bersepakat untuk batal
>                          saja," katanya. 
>
>                          Menurut Syafi'ie, adalah wajar dalam masa
>                          penjajagan itu akhirnya gagal. Sebab, dia
>                          mengibaratkan seperti halnya kencan antara
>                          seorang pria dan wanita. Sebelum benar-benar
>                          memutuskan untuk menikah, tentu saling
>                          menjajagi. "Kalau di tengah jalan ternyata
>                          nggak cocok, mau diapain," paparnya dengan
>                          perumpamaan. 
>
>                          Menurut sebuah sumber, ide agar Ummat itu
>                          didanai oleh Timmy adalah dari Parni Hadi,
>                          anggota dewan redaksi Ummat yang juga
>                          Pemred Republika. Waktu itu, Haidar Bagir
>                          sebagai pemilik saham Ummat mengutarakan
>                          kesulitan keuangan majalahnya. Lantas Parni,
>                          yang memiliki hubungan dekat dengan Habibie
>                          dan keluarganya, menawarkan ide bagaimana
>                          bila Timmy menjadi investor. Lantas dilakukan
>                          beberapa pertemuan, sebelum akhirnya batal. 
>
>                          Namun, Syafi'ie yang dikonfirmasi soal ini
>                          mengelak. "Wah saya ngak ngerti soal itu.
>                          Barangkali Anda lebih tahu," tuturnya. Yang
>                          pasti, katanya, saat ini Ummat akan terbit
>                          dengan kekuatannya sendiri lagi. 
>
>                          Mampukah bertahan lama? Menurut dia, tak
>                          masalah. Buktinya Ummat masih mampu
>                          menggelar penganugerahan Tokoh Ummat
>                          1998 terhadap Munir SH Senin lalu. Dalam
>                          penerbitan beberapa bulan ke depan pun,
>                          katanya nggak masalah meski agak berat. 
>
>                          Namun demikian, yang membuat Syafi'ie
>                          kaget, adalah ternyata banyak pihak yang
>                          kemudian simpati dengan Ummat. Begitu
>                          dipastikan Timmy cabut, ternyata ada lima
>                          investor tertarik untuk membiayai Ummat. 
>
>                          Dari lima investor itu, dua yang tampaknya
>                          sangat serius. Sekarang masih dalam
>                          penjajagan, diharapkan Januari mendatang
>                          sudah deal. "Saya mohon jangan ditulis dulu
>                          kedua investor itu, sebab saya khawatir gagal
>                          di tengah jalan," katanya. Yang pasti, investor
>                          itu benar-benar baru dalam bidang media
>                          massa. "Pokoknya bukan pengusaha minyak
>                          atau tanker." 
>
>                          Nah siapakah juragan baru itu?



______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
** Jadual puasa Ramadhan @ http://www.indoglobal.com/puasa.html **

Indonesia without violence!

Kirim email ke