-----Original Message-----
From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED]] On Behalf Of
Yanvantius Tulai
Sent: 30 Desember 1998 15:55
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: Jemaat Bangun Tenda
Teman-teman semua,
Pukul 14.30 wita saya tiba di lokasi Gereja Oikumene Iradat Puri yang
dibakar. Tidak ada sisa bangunan yang bisa diselamatkan. Di sudut kiri depan
api masih menyala memakan sisa-sisa bangunan. Dengan mata kepala sendiri
saya melihat bahwa bangunan gereja habis dilalap api.
Untuk dokumentasi, saya sempat mengambil beberapa foto yang nantinya akan
saya kirim ke FKKI. Hati saya makin terharu ketika melihat anggota jemaat
memikul balok dan papan, untuk membuat tenda darurat yang akan dibangun
persis disamping bangunan yang terbakar. Ada yang membentangkan tali
pengukur, ada yang menggali lobang untuk membuat tiang tenda dsb. Pdt.
Madong Mbou, (Gembala Jemaat yang memang saya telah kenal dengan baik)
berkata, "Kami harus segera membuat tenda, kalau tidak, kami tidak memiliki
tempat untuk acara tahun baru dan ibadah pada hari Minggu". Tak terasa, air
mata saya berlinang ketika mendengar ucapan pendeta tersebut.
Oleh Pdt. Madong Mbou saya diminta untuk memimpin doa atas dimulainya
pembangunan tempat ibadah darurat tersebut, sekaligus berdoa bagi jemaat
agar diberi kekuatan dan penghiburan dari Tuhan, dan juga berdoa bagi pelaku
pembakaran dan aparat yang menangani kasus tersebut.
Puji Tuhan, ada beberapa orang Kristen yang menyumbangkan kayu, terpal, paku
dll. untuk pembangunan tempai ibadah darurat tersebut.
Petugas telah menemukan dan mengamankan sebuah botol Aqua yang masih berisi
sisa bensin yang diduga digunakan untuk membakar gedung gereja tersebut.
Aparat juga telah memfoto bekas jejak kali pelaku. Namun hingga saat ini
pelakunya belum diketahui.
Harapn dan doa kita, kiranya Gereja Oikumene Iradat Puri dai Palu ini adalah
gereja yang terakhir dibakar di bumi Indonesia khususnya.
Setelah memperhatikan data-data yang diberikan oleh FKKI, maka menurut
catatan saya, hingga hari ini Rabu 30 Desembar 1998 sudah 529 buah gereja
yang dibakar/dirusak di Indonesia.
- Zaman presdien pertama RI - Soekarno 2 gereja
- Zaman presiden kedua RI - Soeharto 455 gereja
- Zaman presiden RI ketiga - BJ. Habibie 72 gereja (baru 7 bulan bertugas).
Ini terjadi di zaman kemerdekaan dan juga zaman di mana orang menjunjung
tinggi HAM.
Terima kasih atas perhatian dan dukungan doa dari teman-teman semua.
Salam keprihatinan,
Pdt. Y. Tulai
Jl. Patimura 48 Palu, 94112 Sul-Teng
Telp. 0451-28290 Fax: 0451-53608
______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
** Jadual puasa Ramadhan @ http://www.indoglobal.com/puasa.html **
Indonesia without violence!