SUARA PEMBARUAN DAILY ---------------------------------------------------------------------------- ---- Hendropriyono: Akar Penyebab Tawuran Pada Elite Politik Jakarta, Pembaruan Akar permasalahan atau penyebab utama tawuran dan kerusuhan, harus segera dipecahkan. Tawuran remaja dan kerusuhan massa akan terus berlangsung jika para tokoh nasional dan elite politik terus mempertahakan kepentingannya dan tidak mau melakukan dialog demi kerukunan rakyat. Hal itu dikatakan Menteri Transmigrasi dan Pemukiman Perambah Hutan, Hendropriyono, pada seminar ''Gerakan Islah (Kerukunan) Nasional dalam kaitannya dengan upaya penghindaran tindak kekerasan, anarkisme dan penyelesaian masalah tawuran'', di Jakarta, hari Sabtu (9/1). Menurut Hendropriyono, tawuran antarpelajar atau antarwarga masyarakat terjadi di mana-mana, semakin meluas dan sadis. Masyarakat yang terlibat tawuran semakin berani melawan petugas keamanan, cenderung merusak fasilitas umum dan menjarah barang milik orang lain. ''Sudah banyak jatuh korban tewas dan luka-luka. Tapi kejadian serupa terus terjadi di mana-mana. Ini berarti ada yang tidak beres di negera kita. Harus ada penyelesaian. Pertama-tama harus dari pihak pemerintah dan tokoh-tokoh elite bangsa, termasuk tokoh Angkatan 45,'' katanya. Menurutnya, tokoh-tokoh Angkatan 45 banyak yang masih hidup dan seharusnya bisa duduk bersama dan berdialog untuk mencari jalan keluar memecahkan masalah bangsa ini. Tokoh-tokoh tua, katanya, ikut bertanggung jawab pada keadaan bangsa Indonesia yang semakin kacau dan terpuruk ini. Ia mengusulkan segera dimasyarakatkan Gerakan Islah (Kerukunan) Nasional dengan bersilaturahmi, saling memaafkan, dan berdialog antargenerasi. Generasi tua, katanya, harus memberi contoh untuk bertemu dan berdialog, mencari jalan agar rakyat jangan sampai terpecah belah dan saling bunuh. Hentikan Contoh Jelek Mantan Pangdam Jaya yang terkenal terbuka dan akrab dengan masyarakat ini mengingatkan, generasi tua dan elite politik jangan memberi contoh jelek pad a masyarakat, seperti melakukan hujat menghujat, menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan, atau memaksa keinginan dengan cara kekerasan. Hendropriyono yang berpangkat Letnan Jenderal ini menyatakan mendukung sejumlah tokoh yang terus berupaya mengadakan dialog, daripada bersikeras memaksa kepentingan masing-masing yang akhirnya mengorbankan rakyat banyak, yang sekarang semakin terpuruk dan kehilangan akal sehat. Ia juga mengingatkan, semakin sulitnya ekonomi rakyat, semakin banyak orang susah dan teraniaya, mudah percaya pada isu yang menyesatkan dan mengadu domba. Sekarang ini, menurutnya, masalah sepele bisa membuat orang saling pukul atau saling bunuh yang kemudian menjadi kebiasaan di mana-mana. ''Tokoh-tokoh tua harus meminta maaf, kemudian duduk bersama-sama dan berdialog. Para elite pemerintah juga jangan merasa benar sendiri. Rakyat kini sudah lemah dan kehilangan kepercayaan. Kita harusnya memikirkan nasib generasi penerus bangsa yang masa depannya semakin suram, menghadapi ketidakpastian. Situasinya sudah gawat. Kita jangan diam saja,'' tegasnya. Anak-anak remaja dan pemuda, katanya, kini kehilangan panutan. Bapak-bapak, termasuk para pejabat di kabinet reformasi, harusnya memberi contoh yang baik bagi anak-anaknya, bukannya gontok-gontokan dengan memberi keterangan yang sepotong-sepotong dan tidak jelas yang akhirnya membingungkan rakyat. Di hadapan peserta seminar yang terdiri dari pejabat Depdikbud dan pengurus OSIS beberapa SMU DKI Jakarta itu, Hendropriyono mengajak semua unsur dalam masyarakat, bisa meredam amarah demi kepentingan dan kerukunan rakyat, apalagi di bulan suci Ramadhan ini yang seharusnya membuat hati sejuk dan damai. (S-26) ---------------------------------------------------------------------------- ---- Last modified: 1/10/99 --------------------Martin Manurung--------------------------- E-mail: [EMAIL PROTECTED] & [EMAIL PROTECTED] Homepage: http://www.cabi.net.id/users/martin _________________________________________ "If anyone wants to be first, he must be the very last, and the servant of all" ------------------------------------------------------------------------ For the absolute lowest price on software visit: http://www.bottomdollar.com/egroups/ eGroup home: http://www.eGroups.com/list/reformasitotal Free Web-based e-mail groups by eGroups.com
