Sebagai "pengamat" di kuli-tinta ini, perseteruan "dua saudara Novianti 
dan Novianto, --- tanpa punya tendensi apa-apa--- saya agak setuju 
dengan pendapat Novianto, bahwa bertambahnya jumlah majalah yang 
beredar, akan ikut mencerdaskan bangsa. Biarkan pembaca yang menyeleksi 
bacaannya sendiri. Bapak (ibu?) Novianti jangan jadi provokator antara 
TEMPO dan GAMMA. Bagiamanapun mereka tetap saudara. Juga dengan GATRA. 
Jangan karena anda berteman baik dengan salah seorang karyawan GATRA, 
lantas anda membela secara membabi buta. 

Saya jadi ingat pengalaman ketika mencoba menengahi dua orang bersaudara 
bertengkar. Maksud baik saya ditanggapi negatif oleh salah seorang. 
Begitu mereka berdamai, orang ini tetap memusuhi saya. 

saran saya, mari kita sambut media baru GAMMA dengan terbuka. Bersama 
media massa, kita teruskan reformasi yang kini makin melenceng ini. Kita 
dukung media yang menyuarakan hati nurani rakyat dan membela kepentingan 
orang banyak.

Terima kasih juga buat Bapak Yunus Yosfiah yang telah merubah wajah pers 
di negeri kita menjadi lebih meriah.

Wassalam,

Dewo
Mahasiswa

>Saya : Novianti Aktivanto, sempat memarahi rekan saya yang selalu
>membantu mengirimkan email-email saya. Karena saya menyangka dia
>mengacaukan nama saya dengan membalik-balikkan nama saya.
>Eeh..Ternyata ada netter yang menamakan dirinya hampir mirip dengan
>nama saya.
>Tapi saya tidak mempersoalkan. Nama anda itu palsu atau asli. Yang
>saya persoalkan informasi yang Anda buat.
>
>[EMAIL PROTECTED]
>----------------
>
>---Novianto Aktivanti <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>> Sudah sejak awal saya menyimak tulisan-tulisan Novianti Aktivanto di 
>> list ini. Konsens nya yang besar kepada masalah ''kewartawanan'' 
>-----------
>Terima kasih...dan sampai saat ini, ya..
>-------------
>> sayangnya, belakangan agak melenceng. Selalu saja tulisan-tulisannya 
>> membela GATRA, bukan membela nasib wartawan secara umum. 
>> 
>> Akibat dari pemihakan ini, semakin kentara, bahwa Novianti adalah
>orang 
>> GATRA (minimal orang-nya GATRA). 
>-------------
>Saya menunjukkan keberpihakan saya karena gamma mulai masuk ke daerah
>sensitif sebuah penerbitan yaitu besarnya tiras. Dan itu menyebarkan
>berita bohong.
>
>------------------
>Lihat saja tuduhan-tuduhan yang 
>> dilontarkannya kepada wartawan yang hengkang dari GATRA. 
>-----------
>Bukan tuduhan. ada buktinya yang bisa ditunjukkan jika Anda mau.
>-----------------
>Tak cukup 
>> kentara dengan tindakan itu, malahan belakangan policy pemasaran
>GAMMA 
>> (Nota bene eks GATRA) pun dihujat.
>> 
>> Namun Novianti rupanya mulai agak kehilangan rasa pe-de. Bermodal 
>> sebagai orang-nya GATRA, dirasanya tak cukup kuat menghadang GAMMA, 
>> lantas mencoba mencari simpati TEMPO. 
>----------------
>Saya bukan mencari simpati TEMPO, saya memang simpatisan TEMPO. Saya
>membela TEMPO karena GAMMA sudah mulai menyerempet-nyerempet ke
>majalah favorit saya. 
>-----------------------
>Mestinya Novianti (Adiknya Rudi 
>> Novrianto, wartawan Olah Raga?) sadar, bahwa kebencian orang TEMPO 
>> kepada kawan-kawannya dulu, hanya sebatas karena mereka mau gabung 
>--------
>Saya bukan adik Novrianto, saya adalah Novianti.
>------------
>> dengan Bob Hasan (baca: GATRA). Artinya, setelah awak TEMPO yang
>sempat 
>> numpang ngumbe di GATRA itu keluar, maka hubungan baik akan terjadi 
>> seperti sedia kala.
>> 
>> Novianti, biarkan saja GATRA, GAMMA, dan semua media bertempur. 
>------------
>Saya tidak akan  membiarkan GAMMA menghujat majalah-majalah yang sudah
>eksis. Apalagi Tempo ikut disikut. 
>Seandainya Anda salah satu pengikut Gamma, saya hanya ingin menitipkan
>pesan. Tolong sampaikan supaya para petinggi gamma itu stop menghujat
>gatra, dan jangan sekali-kali mengaitkan dengan Tempo.
>Tapi kalau Anda berada luarnya, cobalah datanglah ke gamma tanyakan
>apa yang terjadi sebnarnya lalu ke Tempo baru ke Gatra. Supaya Anda
>bisa dapat info yang benar.
>-----------------
>Tokh itu 
>> semua tujuannya adalah diversifikasi opini, yang pada akhirnya akan 
>> mencerdaskan bangsa. Kalau anda orang luar murni, pandanglah
>persoalan 
>> itu sebagai kompetisi antar media. Kecuali itu tadi, anda orang
>GATRA, 
>> atau setidaknya dibayar GATRA.
>> 
>> Novianto Aktivanti   
>> 
>-----------
>Semoga Anda tidak terlalu gampang menuduh orang.
>Saya bukan siapa-siapa dan dibayar oleh siapa. Saya membayar diri saya
>sendiri, Bapak Novianto.
>Yaitu informasi bayaran saya.
>( Rasanya lebih tepat Anda itu menjadi saudara kembar saya ketimbang
>Novrianto menjadi kakak saya)
>
>Terimakasih,
>
>Wassalam,
>
>aktivanto_20


______________________________________________________
Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com

______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Indonesia Baru: berkeadilan tanpa kekerasan!


Kirim email ke