Kalau benar mereka _dpr_ baru tahu 1/2 jam sebelum acara dimulai, dan 
saat itu mereka masih ada meeting, dpr itu tak bisa disalahkan. Semua 
ada tatacara. Mestinya para penghubung adat nusantara itu ngecek jauh 
hari sebelumnya, apakah rencana kunjungannya bisa lancar. Kita tak bisa 
hanya menyalahkan orang lain _dpr_ dengan mengatakan kami sudah mengirim 
pemberitahuan. 

Kita ini memang mudah sekali melihat kesalahan orang lain, sementara 
kita sendiri belum berupaya maksimal untuk mengeliminir kemungkinan 
salah yang terjadi. 

Janganlah niat baik dan rencana baik menjadi berantakan hanya krn pihak 
kita sendiri kurang "well-oroganized". Kalau Anda ingin melakukan 
kunjungan ke Capitol Hill, paling tidak seminggu sebelum acara kunjungan 
dilakukan, anda sudah harus mendapat jawaban dari Capitol Hill apakah 
pada hari yang Anda minta itu mereka bisa 
melayani atau tidak. Tolong dicatat: seminggu sebelumnya, sudah mendapat 
jawaban. 




Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com

______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Indonesia Baru: berkeadilan tanpa kekerasan!


Kirim email ke